Mengintip Kehidupan Hotel Cinta di Jepang (2)

Esti Utami

Senin, 22 September 2014 | 23:59 WIB
Mengintip Kehidupan Hotel Cinta di Jepang (2)
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Fenomena hotel cinta marak di Jepang. Diperkirakan ada 37.000 hotel cinta yang menyewakan kamarnya per jam atau maksimal semalam. Sedangkan jumlah orang yang berkunjung ke hotel cinta disebut mencapai 2,5 juta orang per hari. Dan perputaran uang yang beredar di bisnis juga tak main-main mencapai 25 miliar poundsterling atau sekitar Rp500 triliun. Wow!

Mengapa konsep hotel cinta yang dikembangkan sejak jaman Kekaisaran Edo ini begitu populer di negeri matahari terbit? Phil Cox, salah satu sutradara film dokumenter "Love Hotel" menduga warga Jepang membutuhkan tempat untuk membiarkan semuanya keluar dan bersenang-senang.

"Orang Jepang memiliki etos kerja yang keras, budaya yang sangat konvensional dan ruang hidup yang ketat. Tekanan yang begitu keras, jadi sangat manusiawi jika mereka membutuhkan ruang untuk privasi dan keintiman," ujarnya kepada telegraph.co.uk.

Keberadaan hotel cinta, dalam sebuah kota metropolis, mewakili tempat untuk melarikan diri dan bermain. Sesuatu yang mungkin tidak di kenal di negara lain.

Cox mengisahkan satu pasangan yang sudah 20 tahun menikah, yan ditemuinya di sebuah hotel cinta. Pasangan ini bekerja begitu keras setiap hari, sehingga kehilangan gairah yang pernah mereka miliki. "Untuk menghidupkan gairah itu, mereka pergi ke hotel cinta," terangnya.

Cox mengisahkan ia dan timnya mulai mencari hotel cinta di Osaka yang masih mempertahankan keagungan dan unsur-unsur fantasi dari hotel cinta di masa lalu. Hotel dengan dekorasi visual fantastis dan menawarkan dunia yang lain.

"Kami mencari di beberapa buku fotografi yang menampilkan banyak hotel yang dimiliki oleh perusahaan yang menjalankan Angelo Love Hotel di pusat kota Osaka. Jadi kami menghubungi mereka, dan bertemu dengan manajer kepala," paparnya.

Mengejutkan, lanjutnya, mereka langsung mengizinkan dan mengantar kami ke salah satu hotel yang menawarkan paling banyak 'konsep' kamar yang termasuk ruang Mesir, ruang hewan dan ruang tinju, di antara banyak lainnya.

Namun demikian pengelola hotel cinta ini harus berjuang menyiasati aturan ketat pemerintah Jepang. Beberapa tahun ini hotel cinta dimasukkan di bawah peraturan baru yang ketat melalui undang-undang kontroversial yang disebut 'The Entertainment Law' yang dengan ketat mengatur kehidupan yang telah berlangsung ratusan tahun ini.  (telegraph.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengintip Kehidupan Hotel Cinta di Jepang (1)

Mengintip Kehidupan Hotel Cinta di Jepang (1)

Lifestyle | Senin, 22 September 2014 | 16:39 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×