Pasar Klewer Dipindah ke Jakarta, Kok Bisa?

Esti Utami

Senin, 06 Oktober 2014 | 17:13 WIB
Pasar Klewer Dipindah ke Jakarta, Kok Bisa?
Berbagai produk batik dijual di Pasar Klewer di lG Pasaraya Blok M hingga 2 November 2014 mendatang. (suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Kota Solo, tentu sudah tak asing lagi di telinga para pecinta batik, dari dalam maupun luar negeri. Kota Solo dikenal sebagai kota pengrajin batik. Solo juga memiliki batik khas yang membuat penyuka batik jatuh cinta, yakni warna coklat dengan motif kratonnya.

Tak hanya sampai di situ, Solo juga memiliki sebuah pasar tradisional yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan kain batik, yakni Pasar Klewer. Pasar yang letaknya bersebelahan dengan Keraton Surakarta ini juga menjadi rujukan para pedagang batik dari Yogyakarta, Surabaya, Semarang dan kota-kota lain di Pulau Jawa.

Dan menyambut Hari Batik Nasional tahun ini, Anda warga Ibukota, tak harus jauh-jauh lagi pergi ke kota Solo, karena Pasar Klewer kini 'pindah' ke Pasaraya Blok M, tepatnya di lantai Lower Grand.

Hadirnya Pasar Klewer di Jakarta ini, kata Medina Latief Harjani, Presiden Direktur Pasaraya, bertujuan untuk mengembangkan industri kreatif.

"Gagasan Pak Jokowi untuk mengembangkan industri kreatif memiliki visi yang begitu tajam. Hal ini diyakini akan membuat industri lebih berkembang menjadi lebih baik lagi," ujarnya dalam siaran pers yang diterima suara.com.

Pasaraya Tribute to Batik 2014 yang bertema Pasar Klewer ini juga menghadirkan beragam kejutan mulai dari hadirnya koleksi batik terbaik dari kalangan industri kreatif batik Solo, Yogyakarta, Cirebon, Pekalongan hingga Pesisir yang dibuat oleh 80 pedagang batik.

Koleksi batik ini juga dapat ditemui di Pusat Batik di venue Batik Negara, Kendedes, Kampoeng Batik, Radja Batik, Kabaya Kabaya dan Rumainda di Pasaraya Blok M lantai dua yang dimulai sejak akhir September silam hingga 2 November mendatang.

Soal harga, Anda tak perlu khawatir batik-batik Pasar Klewer di Pasaraya Blok M tak beda jauh dengan batik-batik di Pasar Klewer.

"Cukup lengkap sekali koleksi batiknya. Benar-benar mirip Pasar Klewer. Harganya juga beragam, bisa pilih sesuai budget dan keinginan," ujar Hasni, pengunjung Pasar Klewer Pasaraya Blok M.

Di sini, pengunjung bisa melihat koleksi kain, sepatu, tas, aksesoris, sarung bantal, taplak meja hingga kerudung cantik yang semuanya dari batik tentunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Resmikan Tribute to Batik

Jokowi Resmikan Tribute to Batik

Foto | Kamis, 02 Oktober 2014 | 16:32 WIB

Mengintip Kekayaan Batik Nusantara

Mengintip Kekayaan Batik Nusantara

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2014 | 14:56 WIB

Google "Doodle" Peringati Hari Batik Nasional

Google "Doodle" Peringati Hari Batik Nasional

Tekno | Kamis, 02 Oktober 2014 | 09:46 WIB

Hari Batik Nasional, 700 Perajin Batik Pecahkan Rekor MURI

Hari Batik Nasional, 700 Perajin Batik Pecahkan Rekor MURI

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2014 | 07:52 WIB

Mengangkat Nilai Batik Agar Tak Sekedar Menjadi Produk Mode

Mengangkat Nilai Batik Agar Tak Sekedar Menjadi Produk Mode

Lifestyle | Sabtu, 20 September 2014 | 12:39 WIB

Menjelajah Nisan-nisan Antik di Jakarta

Menjelajah Nisan-nisan Antik di Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:11 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×