Perempuan Ini Nyatakan Perang pada Toilet Kotor

Esti Utami, Firsta Nodia

Senin, 01 Desember 2014 | 11:14 WIB
Perempuan Ini Nyatakan Perang pada Toilet Kotor
Naning Adiwoso, penggagas Asosiai Toilet Indonesia (suara.com/Firsta Nodia)

Saat mendirikan Asosiasi Toilet Indonesia pada 2001 silam, Naning Adiwoso banyak ditertawakan dan diejek banyak rekannya sesama arsitek.

"Mereka menanyakan kepada saya, apa sih manfaatnya berurusan dengan kotoran dan kencing orang lain. Kan jorok dan bau," kenangnya.

Namun, perempuan yang kini berumur 60 tahun ini tak mundur, karena ia percaya bahwa kunci bangsa yang besar tak semata diukur dari pemimpin yang berkarisma atau pemerintahan yang bersih, tapi juga bagaimana mengelola urusan bagian belakang alias toilet yang bersih. Dan lulusan International Institute of Interior Design, Washington DC ini serius dengan pemikirannya. 

Naning tak pernah gentar mengunjungi berbagai pelosok daerah di Nusantara untuk menyuarakan dan bergerak langsung untuk menjaga kebersihan dan kesehatan toilet.  Jijik, bau, becek dan kotor mungkin sudah berulang kali Ia hadapi saat meninjau toilet yang tak layak selama 13 tahun terakhir. Naning tak peduli ejekan dari temannya sendiri saat melakukan pekerjaan yang dianggapnya mulia tersebut.

Dan kini, setelah 13 tahun berlalu resonansi gerakan kampanyekan pentingnya "Toilet Higienis di Indonesia" kian terasa. Secara bertahap, Naning bersama ATI berhasil menyadarkan berbagai pihak, baik masyarakat, pemerintah dan swasta untuk turut mengambil andil dalam kampanye ini.

Banyak sudah program yang dilakukan untuk merealisasikan toilet higeinis baik di rumah, instansi pemerintah maupun di tempat umum. Asosiasi ini bersama Kementerian Pariwisata rutin memberi penghargaan untuk bandara internasional yang memiliki toilet paling bersih dan higeinis.

"Kami telah melihat banyak perbaikan dalam toilet di bandara dan stasiun. Masyarakat juga sudah mulai menyadari pentingnya memiliki toilet bersih," katanya.



Namun ia melihat sederet tantangan. Dukungan pemerintah terhadap pentingnya toilet yang bersih, masih minim. Tempat-tempat keramaian seperti halte busway dan tempat rekreasi tidak memiliki toilet yang layak. Jumlah yang terbatas dan kondisi yang tak memadai menjadi alasan masyarakat untuk menahan buang air di tempat umum.

Akibatnya muncul gangguan di saluran kencing. Padahal menurutnya kencing merupakan kebutuhan alami manusia.

"Setiap orang pasti memerlukan toilet, minimal lima kali sehari. Tapi tidak semua peduli dengan toilet," tegasnya. Terus terang ia mengakui mengalami kesulitan untuk memberikan informasi kepada jajaran pemerintah yang masih menganggap toilet tak begitu penting. 

Meski telah menapaki usia senja, Naning seperti tak kehilangan semangatnya dalam membahas toilet. Perempuan yang tak suka berdandan ini, mengakui ingin tetap mengurus toilet setelah pensiun kelak.

"Saya berencana untuk pensiun dalam waktu dekat, tapi saya berharap masih bisa mengurus toilet," tambahnya.



Pandangan Naning pada toilet terbuka, kala sebagai desainer interior, diajak oleh salah satu produsen toilet ternama mengikuti "World Toilet Summit" di Kyoto, Jepang pada 1999 silam. Merasa tak ada yang menarik dari toilet, Naning pun menolak ajakan tersebut secara halus.

Namun perusahaan tersebut terus meyakinkan Naning hingga Ia pun 'terpaksa' mengikuti konferensi itu.

Mata Naning terbelalak ketika mendapatkan fakta bahwa Asia, sebagai benua dengan penduduk terbanyak justru masih memiliki kebiasaan buruk terkait uruasan buang hajat. Masih banyak warga Asia, Indonesia khususnya, yang BABS atau Buang Air Besar Sembarangan. Dalam konferensi itu juga disebutkan penyakit apa saja yang ditimbulkan dengan kebiasaan buruk ini.

"Saya kaget di jaman yang sudah maju seperti ini masih ada yang buang hajat sembarangan," ujarnya.

Sepulangnya dari konferensi, pikiran Naning pun semakin terbuka. Naning yang pernah memenangi penghargaan "Student Design Award, IIID" pada 1975 ini pun akhirnya antusias menggeluti toilet. Ia mengaku belajar banyak dari acara itu.

"Cara pandang saya pada ruang yang di Indonesia di sebut kamar mandi pun berubah. Peran toilet sangat penting bagi masa depan dunia, termasuk Indonesia. Banyak isu-isu penting seperti pertumbuhan penduduk dan perubahan iklim yang terkait dengan toilet," kata Naning dengan semangat.

Sebagai seorang arsitek Naning melihat pembangunan toilet di Indonesia banyak yang belum memenuhi standar. Masih banyak ditemukan toilet basah dan tidak tersedia air bersih. Indonesia tertinggal jauh dibanding negara-negara lainnya dalam pengurusan toilet.  Setelah konferensi di Kyoto itu, Naning makin rajin mengikuti konferensi tentang toilet, salah satunya konferensi tingkat tinggi "World Toilet Summit" di Beijing, Cina.

Pada 2004, terungkap fakta bahwa toilet bersih berpengaruh pada jumlah kunjungan wisatawan. Perempuan yang hobi traveling ini berpikir pentingnya menyebarkan virus ini pada pelaku industri  pariwisata.

"Saya semakin yakin bahwa toilet bersih merupakan kunci bagi masa depan bangsa. Toilet yang tak bersih bisa mempengrauhi produktivitas, bahkan mungkin menghalangi minat untuk berinvestasi di sini," katanya.

Oleh karena itu, melalui Asosiasi Toilet Indonesia, perempuan yang juga suka jalan-jalan ini mencoba mempromosikan toilet higienis yang tak hanya bermanfaat untuk aspek kesehatan dan lingkungan tetapi juga bagi perekonomian bangsa.

Kini perempuan penyuka aksesorie bergaya etnik ini, gemar mengampanyekan dua konsep besar yang digagasnya, yakni toilet ideal dan green toilet yang mempengaruhi pola pikir arsitek lain dalam mendesain toilet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lekat: Sosok Tisa TS yang Sukses Bikin Baper Masyarakat Indonesia dengan Karyanya

Lekat: Sosok Tisa TS yang Sukses Bikin Baper Masyarakat Indonesia dengan Karyanya

Video | Sabtu, 15 Juni 2024 | 09:05 WIB

Sukses Pecahkan Rekor Omzet Rp8 Miliar di Shopee Live, dr. Richard Lee Punya Kisah Perjuangan Hidup yang Inspiratif

Sukses Pecahkan Rekor Omzet Rp8 Miliar di Shopee Live, dr. Richard Lee Punya Kisah Perjuangan Hidup yang Inspiratif

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 08:00 WIB

Rangkaian Terakhir Perayaan HUT Ke-65 Astra Hadirkan Sosok-Sosok Inspiratif dalam Bidang Kesehatan

Rangkaian Terakhir Perayaan HUT Ke-65 Astra Hadirkan Sosok-Sosok Inspiratif dalam Bidang Kesehatan

News | Jum'at, 02 Desember 2022 | 22:11 WIB

Terkini

Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah

Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:05 WIB

3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya

3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

BRI Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Promo Istimewa di Merchant Pilihan

BRI Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Promo Istimewa di Merchant Pilihan

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan

Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ingin Awet Muda? Ini 5 Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Ingin Awet Muda? Ini 5 Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Kevin Diks Hilang dari Skuad Gladbach Meski Sempat Jadi Kapten

Kevin Diks Hilang dari Skuad Gladbach Meski Sempat Jadi Kapten

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini

Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Penguatan Alutsista TNI Jadi Bukti Dua Tahun Gerak Nyata, Tingkatkan Pertahanan Seluruh Indonesia

Penguatan Alutsista TNI Jadi Bukti Dua Tahun Gerak Nyata, Tingkatkan Pertahanan Seluruh Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:53 WIB

×