Cara Tepat Merawat Kain dan Busana Tradisional

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Rabu, 17 Desember 2014 | 17:53 WIB
Cara Tepat Merawat Kain dan Busana Tradisional
Kain songket.

Suara.com - Saat ini, kain-kain di Indonesia terus diangkat oleh banyak desainer kenamaan yang membuat kekayaan wastra nusantara tersebut semakin populer, di dalam maupun luar negeri.

Sayangnya, masih banyak yang kurang mengerti bagaimana cara menangani dan merawat kain-kain indah seperti batik, tenun maupun songket.

Menurut ahli tekstil yang juga dosen Insitut Kesenian Jakarta (IKJ), Muhammad Fahmi, untuk merawat dan menjaga kain-kain tradisional sebenarnya hampir sama.

Kain-kain tersebut, kata dia, tidak perlu dicuci terlalu sering. Namun jika sudah terlihat kotor, bisa menggunakan sampo untuk membersihkannya.

"Kotor itu ada dua macam, yakni kotor debu dan kotor noda. Kalau debu saja, bisa menggunakan sampo yang dicampur dengan air hangat kuku dan dikocok hingga berbusa," ujar Fahmi dalam acara Philips Hadirkan Rumah Inovasi, Solusi Kebutuhan Rumah untuk Ibu, di Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Setelah itu, kain direndam maksimal 30 menit, bilas dan angin-anginkan. Sementara untuk kain yabg kotor karena noda, Fahmi menyarankan untuk membasahi bagian kain yang terkena noda tersebut, lalu kucek pelan dengan sabun mandi hingga hilang, dan bilas.

"Kain tradisional apapun tidak boleh dijemur dibawah sinar matahari langsung, karena akan merusak warna. Warna dari kain tradisional itu biasanya warna alami. Jadi harus dijaga dengan baik. Jadi, sebaiknya jemur di tempat teduh dan angin-anginkan saja," imbuhnya.

Mencuci kebaya pun, kata Fahmi, sama caranya seperti mencuci kain tradisional. Yang perlu diperhatikan, adalah saat menyimpan kebaya tersebut. Kebaya yang biasanya berbahan brokat atau tile, tidak diperbolehkan untuk digantung karena akan membuat kebaya melar pada bagian bahu tangan dan badan.

"Kebaya itu dilipat. Melipatnya juga sebaiknya dengan cara khusus. Yakni digelar dulu, di alas dengan kertas koran atau kertas lebar, baru dilipat beserta koran-korannya semuanya," kata dia.

Kertas tersebut, kata Fahmi, berfungsi agar bahan-bahan dan payet yang terdapat di kebaya, tidak saling tersangkut dan merusak bahan dan payet pada kebaya. Kain dan busana tradisional ini juga perlu perhatian khusus ketika ingin menyetrikanya.

"Saat ini kita sangat diuntungkan oleh teknologi setrika yang mengimbangi perkembangan produk perawatan tekstil berkualitas tinggi seperti kain dan busana tradisional, yakni dengan hadirnya setrika kering dan uap garment steamer," kata dia.

Garment steamer bisa digunakan untuk menstrika kain dan busana tradisional agar tidak merusak tekstur, bentuk dan warna kain dan busana tradisional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warna-warni Indonesia dari Obin

Warna-warni Indonesia dari Obin

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2014 | 07:51 WIB

Cara Nadine Chandrawinata Angkat Kain Tradisional

Cara Nadine Chandrawinata Angkat Kain Tradisional

Lifestyle | Kamis, 06 November 2014 | 14:40 WIB

Cantiknya Jumputan Khas Palembang

Cantiknya Jumputan Khas Palembang

Lifestyle | Sabtu, 25 Oktober 2014 | 16:03 WIB

Beginilah Cara Anak Muda Mengangkat Kain Tradisional Nusantara

Beginilah Cara Anak Muda Mengangkat Kain Tradisional Nusantara

Lifestyle | Rabu, 08 Oktober 2014 | 19:01 WIB

Kiat Didiet Maulana Memadukan Kain Tradisional

Kiat Didiet Maulana Memadukan Kain Tradisional

Lifestyle | Jum'at, 05 September 2014 | 08:17 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×