Ingin Bergaya Tanpa Kaus Kaki? Ini Aturannya

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Rabu, 28 Januari 2015 | 19:15 WIB
Ingin Bergaya Tanpa Kaus Kaki? Ini Aturannya
Ilustrasi sepatu (shutterstock)

Mengenakan sneaker tanpa kaus kaki, kini sedang populer di kalangan muda. Tren ini berkembang dari kebiasaan banyak orang yang bepergian saat musim hujan. Hasilnya, penampilan yang beda.   

Tapi ternyata bergaya dengan sepatu tanpa kaus kaki bukan perkara mudah. Bahkan, jika tidak dipakai dengan benar, bisa-bisa Anda justru akan tampil norak dan tidak nyaman.  Berikut adalah beberapa petunjuk untuk mengikuti tren ini.

Kenakan celana yang tepat.
Penampilan klasik tanpa kaus kaki, membutuhkan keliman atau jahitan di lipatan celana yang dekat dengan sepatu, namun jangan terlalu dekat. Selain itu, Anda tidak bisa berolahraga tanpa memakai kaus kaki dengan segala macam model celana. Celana baggy dan kargo tidak tepat digunakan ketika ingin bergaya tanpa kaus kaki. Dan mereka lebih menyarankan celana slim fit, katanya dapat membuat Anda terlihat trendi.

Pilih sepatu yang tepat.
Pemilihan sepatu menjadi faktor penting untuk gaya yang sedang ngetren ini. Sepatu yang disarankan dikenakan tanpa kaus kaki adalah sneaker. Sepatu kulit tidak akan cocok ketika Anda gunakan tanpa memakai kaus kaki karena tidak menyerap keringat dan membuat kaki lembab. Para ahli memyarankan untuk memilih sepatu berbahan kanvas atau sepatu karet.

Perawatan tubuh dan penampilan yang baik.
Sepasang kaki berbulu bukanlah pemandangan yang menarik untuk dilihat. Jika Anda akan menggulung keliman celana Anda agar terlihat lebih baik, pastikan bahwa kaki Anda terawat. Scrub kaki yang baik dan pelembab kini harus masuk dalam daftar properti Anda.

Kebersihan.
Bayangkan ketika Anda berjalan-jalan dengan kaki pecah-pecah dan berbau keringat. Ada beberapa cara untuk menghindari hal ini. Gunakan bedak kaki untuk mencegah keringat. Dianjurkan untuk memakai beberapa pasang sepatu bergantian, jangan memakai satu sepatu yang sama untuk waktu yang lama. Cuci kaki Anda dengan benar dan bedaki mereka secara sebelum memakai sepatu.

Kelemahan tren tidak memakai kaus kaki.
Kaki memiliki sejumlah kelenjar keringat, dan sering kali mereka berkeringat meskipun tanpa melakukan latihan fisik atau berjalan banyak dan berlari. Jika Anda memilih keluar tanpa mengenakan kaus kaki, semua keringat akan menumpuk di sol sepatu Anda. Dan butuh waktu untuk mengeringkannya. Akibatnya, sepatu Anda pasti akan berbau tidak sedap dan membuat tidak nyaman orang-orang di sekitar Anda. Tak hanya itu, kondisi ini juga dapat mengakibatkan infeksi. Jika kaki Anda sensitif, mereka mungkin akan gatal dan merah. Hal ini, dapat dihindari dengan menggunakan deodoran kaki atau krim anti-jamur. Sepatu yang tepat juga dapat meminimalkan infeksi dibandingkan dengan alas kaki yang normal. (timesofindia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:12 WIB

×