Indahnya Batu-batu Aceh, Sekeping Bisa Berharga Rp600 Juta

Arsito Hidayatullah

Rabu, 04 Februari 2015 | 02:51 WIB
Indahnya Batu-batu Aceh, Sekeping Bisa Berharga Rp600 Juta
Pameran batu-batu indah asal Aceh di ajang Atjeh Batee Festival. [Suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Bagi seorang kolektor batu, harga ratusan juta rupiah bisa jadi biasa saja. Namun bagi mereka yang awam akan dunia batu, ini tentu cukup mengejutkan. Tapi itulah kenyataannya di Aceh, di mana seorang pencinta batu sekaligus kolektor, Aman Aga, berhasil menjual batu gioknya senilai Rp600 juta.

Dikatakan Aman, giok jenis Natural Gold itu mahal, karena memiliki warna yang indah yaitu bening kekuning-kuningan. Giok ini juga menurutnya memiliki kadar kekerasan mencapai lebih 7 Mohs. Sebab itulah, harga batu seberat 16 kilogram itu bisa dibanderol Rp600 juta.

"Ini batu Natural Gold sudah ditemukan sekitar 20 tahun yang lalu," ungkap Aman, saat ditemui di salah satu stan di ajang Atjeh Batee Festival yang digelar di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa (3/2/2015).

Menurut Aman, beberapa kolektor sebelumnya sudah pernah menawar batunya tersebut senilai Rp300 juta. Namun dia tetap mempertahankan harga patokannya, dengan alasan kualitas super-nya, selain bahwa batu itu juga tak bisa ditemui di tempat lain.

"Sudah ada yang tawar Rp300 juta, tapi kami tetap mempertahankan Rp600 juta," katanya.

Koleksi batu milik Aman sendiri tidak hanya itu. Dia juga punya berbagai jenis batu lain yang memiliki harga fantastis. Misalnya saja batu Idocrase jenis solar super. Batu ini warnanya kecokelatan, serta memiliki giwang (air yang mengitari batu) yang bagus, serta cukup bening.

“Kalau solar super ini harganya Rp300 juta seberat 13 kg. Solar ini juga tergolong batu mulia yang memiliki kekerasan bisa mencapai 7 Mohs,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Atjeh Batee Festival sendiri merupakan sebuah pameran dan ajang kompetisi batu mulia yang pertama kali diadakan di Aceh. Ajang ini sengaja digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, bekerja sama dengan Hermes Palace Hotel, hingga 8 Februari mendatang.

General Manager Hermes Hotel Banda Aceh sekaligus Penanggung Jawab Atjeh Batee Festival, Octowandi menuturkan, Aceh merupakan salah satu produsen batu permata jenis Idocrase di dunia. Masyarakat Aceh menyebut batu ini dengan nama Lumut Aceh, selain membaginya ke beberapa jenis lagi seperti neon dan solar.

"Batu ini juga diproduksi di negara lain seperti Pakistan dan India. Tapi Aceh punya kualitas terbaik di dunia," ujar Octowandi.

Selain Idocrase, Aceh juga disebut memproduksi batu cempaka atau yang lebih dikenal dengan nama Chalcedony. Batu ini, kata Octowandi pula, memiliki banyak nama, antara lain yakni Obi di NTT, Kladen di Pacitan, serta Raflesia di Bengkulu.

Dikatakan Octo, festival ini sendiri terbagi menjadi dua, yakni pameran dan kompetisi. Pameran hingga saat ini diisi oleh 50 stan, baik dari perajin batu Aceh, maupun dari luar kota seperti Jakarta. Di pameran ini, masyarakat dapat melihat dan membeli langsung batu yang akan dijadikan cincin.

"Untuk kompetisi, antusiasme kontestannya tinggi sekali. Target kami mulanya hanya 100-150 orang, tapi sampai saat ini sudah lebih dari 300 kontestan," katanya.

Kompetisi batu di ajang ini sendiri terdiri dari beberapa kelas, di antaranya Idocrase neon dan solar, baik kecil maupun besar. Lalu ada kelas Calcedony yellow dan colourless (tanpa warna), serta batu akik bebas unik, gambar badar, serta kristal. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyelundupan Batu Mulia Senilai Setengah Triliun Digagalkan

Penyelundupan Batu Mulia Senilai Setengah Triliun Digagalkan

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2014 | 15:42 WIB

Terkini

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

×