Wow, Sebuah Batu Kecubung Karang Rp10 Juta

Siswanto

Minggu, 08 Maret 2015 | 19:15 WIB
Wow, Sebuah Batu Kecubung Karang Rp10 Juta

Suara.com - Tak hanya memamerkan ragam jenis batu mulia, pameran dan kontes batu nasional yang diselenggarakan Gabungan Pencinta Batu Alam Aceh, Minggu (8/3/2015), juga menampilkan ragam batu unik dan bergambar (pictorial agate).

Antara lain di booth milik Aryo. Ia memajang batu kecubung karang asli dari Brasil atau yang disebut lodolite quartz. Batu lodolite quartz terlihat bening. Di dalamnya terdapat semacam karang halus berwarna merah.

"Ini saya dapat dari kawan-kawan kolektor. Batu ini asli dari Brasil," kata Aryo saat ditemui suara.com.

Aryo mengatakan harga sebiji lodolite quartz dibanderol Rp10 juta.

"Saat ini masih segitu. Bisa jadi jika ini (batu kecubung karang) menang dalam kontes, harganya naik lagi," kata Aryo yang juga mengikutsertakan batu tersebut dalam kontes.

Selain kecubung karang, Aryo juga memiliki batu akik bergambar. Batu itu berwarna coklat. Di dalamnya seperti ada gambar seorang warga suku Indian sedang mengayunkan tombak.

"Kalau ini harganya juga masih sekitaran Rp10 juta," ujarnya.

Sementara itu di booth lainnya, Kato Gemstone, Nagan Raya, memamerkan berbagai jenis giok berukir. Salah satunya tongkat komando yang, katanya, milik Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Panjang tongkat komando tersebut 30 sentimeter dengan beberapa ukiran di bagian gagang. Sedangkan ujung tongkat meruncing. Warna giok pada ujung tongkat yang runcing diberi tinta emas agar terlihat lebih cerah.

"Ini harganya Rp10 juta, milik pak Wagub kita,” kata petugas booth Kato Gemstone, Fera.

Menurutnya, selain batu cincin, ada beragam aksesoris lain yang sekarang bisa dibuat. Misalnya, rencong beragam ukuran dan daun ganja.

Kemudian perajin batu giok juga membuat aksesoris, seperti cangkir untuk hiasan, gelang, kalung, tasbih, dan cincin.

“Untuk membuat aksesoris itu perajin harus sangat berhati-hati, karena salah-salah bisa hancur itu batu, tidak jadi aksesoris,” katanya.

Kata dia, adapun jenis giok yang bisa dibuat aksesoris, yakni giok jenis nefrit, black jade, dan giok anggur. Karena semua jenis giok tersebut keras dan tidak mudah pecah.

Mengenai harga, Fera mengaku tidak terlalu mahal – antara Rp300 ribu dan Rp10 juta. Aksesoris berupa gelang, cangkir, dan kalung harganya antara Rp300 ribu dan Rp2 juta.

“Kalau untuk rencong ukuran besar Rp7 juta sedangkan yang kecil hanya Rp300 ribu, termasuk aksesoris yang sengaja dibuat mirip kodok itu harganya Rp5 juta," katanya. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wah, Koleksi Batu Haji Lulung Mencapai Dua Tas

Wah, Koleksi Batu Haji Lulung Mencapai Dua Tas

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2015 | 14:01 WIB

Kumpulan Batu Akik Terbaik Dipamerkan di Sini

Kumpulan Batu Akik Terbaik Dipamerkan di Sini

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2015 | 22:27 WIB

MUI: 'Demam' Batu Akik Ditakutkan Rusak Akidah

MUI: 'Demam' Batu Akik Ditakutkan Rusak Akidah

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 22:23 WIB

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×