MUI: 'Demam' Batu Akik Ditakutkan Rusak Akidah

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2015 | 22:23 WIB
MUI: 'Demam' Batu Akik Ditakutkan Rusak Akidah
Pajak Batu Akik

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Jawa Barat mengkhawatirkan 'demam' batu akik yang saat ini menjadi fenomena di tengah masyarakat dikhawatirkan bisa merusak akidah atau akhlak seseorang.

"Di Islam menggunakan batu akik tidak dilarang atau haram asalkan tidak dibalut dengan cincin emas. Tapi yang kami khawatir demam batu akik ini menyebabkan masyarakat rusak akidahnya, yang dikhawatirkan pecinta batu perhiasan ini percaya batu mempunyai kekuatan yang mengarah ke syirik atau musrik," kata Seketaris MUI Kota Sukabumi, M Qoshoy kepada Antara, di Sukabumi, Kamis (26/2/2015).

Menurutnya, dari pantauan pihaknya memang sudah ada gejala di sebagian masyarakat yang mulai mendewakan batu akik, seperti percaya batu akik itu mempunyai khodam, dapat menyembuhkan sesuatu, bisa menarik rizki secara mudah, menggaet wanita dan lain-lain.

Dengan fenomena ini, pihaknya menjadi khawatir karena batu akik bukan sebatas sebagai perhiasan, tetapi di-Tuhankan oleh segelintir orang yang men-Tuhankan benda mati bernilai ekonomi tinggi itu.

Lebih lanjut, ini yang menjadi tugas pihaknya, ulama dan organisasi Islam untuk meluruskan kembali para pecinta batu akik, agar batu perhiasan tersebut tetap memberikan manfaat tanpa merusak akidah.

Dia mengakui pula bahwa saat ini dengan adanya demam batu akik sangat membantu perekonomian masyarakat, karena biasanya perajin hanya mendapatkan keuntungan terbatas, tetapi setelah fenomena ini keuntungannya berlebih, dan bisa membantu orang lain dalam mendongkrak ekonominya.

"Kami juga akan memanggil 40 ulama dari berbagai elemen untuk membahas fenomena batu akik ini agar tidak merusak akidah, karena salah satu tugas MUI adalah meluruskan akidah dan memberikan pemahaman terhadap ajaran Islam yang benar," tambahnya.

Sementara, Wali Kota Sukabumi, M Muraz mengatakan, dengan fenomena batu akik ini pertumbuhan ekonomi masyarakat cukup terbantu, walaupun di Kota Sukabumi tidak mempunyai tambang atau galian batu perhiasan tersebut, tetapi bisa merasakan manfaatnya seperti melalui jasa pemotongan, pembentukan sampai penggosokan.

Namun, pihaknya juga tidak ingin dengan demam batu akik ini di daerah penghasil menjadi rusak ekosistemnya, karena maraknya penggalian tambang apalagi sampai akidahnya rusak seperti percaya bahwa batu akik mempunyai kekuatan magis. "Demam batu akik ini mempunyai dua dampak, yakni positif dan negatif," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konsultasi: Apakah Batu Akik Bisa Dijadikan Investasi?

Konsultasi: Apakah Batu Akik Bisa Dijadikan Investasi?

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2015 | 12:00 WIB

Duh, Situs Bersejarah Jadi Sasaran Pemburu Batu Akik

Duh, Situs Bersejarah Jadi Sasaran Pemburu Batu Akik

News | Rabu, 25 Februari 2015 | 01:42 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB