Produsen Cincin Asal Bandung Ini Sudah Mendunia

Tomi Tresnady | Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 11 April 2015 | 10:40 WIB
Produsen Cincin Asal Bandung Ini Sudah Mendunia
Eastern Wolves jual kerajinan cincin di ajang Indonesia Greaser Party 2005 di Plaza Barat Senayan. [Suara.com/Dinda]

Cincin bagi kaum adam sudah menjadi aksesoris yang tak asing lagi. Bahkan kini, cincin sudah semakin diburu karena tren batu asli Indonesia yang sedang menjadu tren.

Namun bagi Anda yang kurang tertarik dengan cincin berbatu, mungkin kini bisa melirik cincin buatan Eastern Wolves. Dalam gelaran Indonesia Greaser Party 2015, stand produsen cincin asal Bandung ini cukup digemari oleh para greaser yang datang.

Ya, cincin itu memang jauh berbeda dari cincin pada umumnya dan sangat menarik perhatian. Cincin ini didominasi dengan ukiran kepala tengkorak, serigala hingga bentuk-bentuk lain yang dapat membuat siapapun yang memakai terlihat lebih gahar.

"Yang membuat beda karena kita benar-benar membuatnya secara handmade. Dari mulai proses mengukir hingga finishing, kita gak pakai mesin," kata Adit salah satu pemilik Eastern Wolves kepada suara.com.

Konsep dari cincin ini sendiri, kata Adit memang berkaitan dengan gaya hidup para rock n roll, greasers, bikers, musisi hingga tato.

Selain itu, produsen cincin yang baru satu tahun memulai usaha  ini juga bikin ukiran cincin dengan motif etnik Indonesia, seperti Bima dan Ganesha.

Tak hanya di dalam negeri, Eastern Wolves juga populer hingga keluar negeri. Adit mengatakan, bahwa usaha cincin miliknya ini sering berkolaborasi musisi luar, seperti Anti Flag, atlet skateboard, BMX dan berbagai komunitas lainnya.

"Terakhir kemarin kita kerjasama salah satu artist tato luar, dia yang tatoin Travis Barker, dia promoin kita di Amerika. Dan baru-batu ini dia meninggal ditembak. Akhirnya kita mutusin bikin tribute memorial, kasih 100 cincin ke keluarga berbentuk tato-tatoonya dia, untuk donasi," cerita Adit lebih lanjut.

Produk aksesoris fashion yang terlihat sangat detail ini berbahan baku pewter, satu jenis bahan baku dengan kualitas di atas timah namun di bawah perak yang diolah hingga menghasilkan cincin.

Dalam workshop yang terletak di kawasan Dago Pakar, Bandung ini, Adit mengatakan bahwa satu pengrajin ukiran bisa membuat satu buah cincin dengan waktu sekitar 3-4 minggu.

"Kalau desain sendiri sih kita bareng-bareng mau ukir bentuk apa. Biasanya kalau kolaborasi udah ada contohnya. Kalau gak, biasanya tengkorak dengan macem-macem jenis, ada yang pakai slayer, ikat kepala," jelasnya lagi.

Bagi Anda yang ingin custom, Eastern Woles juga menyediakan asa ini, agar sesuai dengan selera yang diinginkan. Cincin-cincin ini dibanderol mulai dari harga Rp250 ribu sampai Rp400 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jual Cincin Pengikat Akik, Lelaki Ini Raup Ratusan Juta Tiap Hari

Jual Cincin Pengikat Akik, Lelaki Ini Raup Ratusan Juta Tiap Hari

News | Senin, 30 Maret 2015 | 06:27 WIB

Cincin Emas yang Hilang Selama 70 Tahun Kembali ke Pemiliknya

Cincin Emas yang Hilang Selama 70 Tahun Kembali ke Pemiliknya

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 05:55 WIB

Isu Batu Akik Bakal Diharamkan, Perajin Resah

Isu Batu Akik Bakal Diharamkan, Perajin Resah

News | Selasa, 10 Maret 2015 | 09:07 WIB

Wow, Sebuah Batu Kecubung Karang Rp10 Juta

Wow, Sebuah Batu Kecubung Karang Rp10 Juta

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2015 | 19:15 WIB

Tak Perlu Cincin Berlian Untuk Melamarnya

Tak Perlu Cincin Berlian Untuk Melamarnya

Lifestyle | Senin, 03 November 2014 | 14:01 WIB

Terkini

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB