Cincin Emas yang Hilang Selama 70 Tahun Kembali ke Pemiliknya

Doddy Rosadi

Kamis, 12 Maret 2015 | 05:55 WIB
Cincin Emas yang Hilang Selama 70 Tahun Kembali ke Pemiliknya
Ilustrasi: Cincin. (Shutterstock)

Suara.com - Pada  29 Oktober 1944, 14 pesawat tempur Inggris mendapatkan tugas untuk memberikan supply kepada pejuang antifasis di Albania. Hanya 12 pesawat yang kembali ke pangkalan di Italia. Satu pesawat gagal membongkar muatannya dan satu lagi diduga jatuh.

Selama tujuh dekade, pesawat tempur Handley Page Halifax itu diduga berada di dasar laut Adriatic. Hingga pada Oktober lalu, tim Amerika dan Inggris mendaki ke gunung di Albania dan menemukan reruntuhan pesawat yang diduga jatuh di laut itu.

“Dari reruntuhan itu kami yakin bahwa pesawat itu adalah pesawat bomber yang hilang pada Perang Dunia kedua,” kata Chris Casey, dokter di Kedutaan Besar Amerika di Tirana.

Casey melakukan pencarian di internet untuk mencari tahu identitas dari kru pesawat itu. Namun, tidak ada hasil. Satu-satunya kunci adalah cincin emas denagn tulisan Joyce & John yang disimpan oleh salah satu penduduk di Albania.

Jaho Cala menemukan cincin itu pada 1960 ketika tengah mencari kayu di bukit. Jaho kemudian memberikan cincin itu kepada anaknya Xhemil. Namun, Jaho berpesan kepada anaknya untuk mengembalikan cincin emas itu kepada pemiliknya.

Saat menjadi polisi, Xhemil sempat menitipkan cincin itu kepada atasannya yang pergi ke Inggris. Namun, cincin itu kembali lagi karena atasan Xhemil tidak bisa menemukan pemiliknya.  Akhirnya, Xhemil meminta bantuan pemerintah Albania untuk memberitahu Kedutaan Besar Inggris tentang cincin emas itu, dua tahun lalu.

Casey mengatakan, cincin emas itu yang berhasil memecahkan teka-teki dari identitas pilot dari pesawat yang jatuh di bukit Albania tersebut. Insinyur penerbangan John Thompson menikah dengan Joyce Mozley pada Juni 1944. Namun, mereka hanya sempat bulan madu selama seminggu sebelum harus bertugas ke luar negeri.

Beberapa waktu lalu, Xhemil berlutut sambil memberikan cincin emas itu kepada Dorothy Webster, kakak tertua John yang berusia 92 tahun.  Joyce sempat menkah lagi setelah John hilang dan meninggal pada 1995.

“Adik Anda telah membantu negara ini merdeka. Dia tidak akan pernah dilupakan,” kata Menteri Pertahanan Albania, Mimi Kodheli kepada Dorothy.

“Saya masih ingat dia, seperti baru kemarin. Ini sesuatu yang luar biasa, bisa mendapatkan cincin ini adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan,” ujar Dorothy. (Emirates24/7)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Perlakuan Keji di Lokasi Jatuhnya MH17 Terekam Kamera

Ibunda Benarkan Video Bugil Chelsea Islan

5 Hal yang Belum Anda Tahu Soal Wina, Si Penjual Rumah Siap Nikah

Manajer Larang Artis TS Pakai Kolor saat Tidur

Ini Surat Terakhir Kayla Mueller Sebelum Tewas di Markas ISIS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arti Mimpi Dikasih Cincin Emas oleh Seseorang, Benarkah Pertanda Jodoh?

Arti Mimpi Dikasih Cincin Emas oleh Seseorang, Benarkah Pertanda Jodoh?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:58 WIB

The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II

The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

Ancaman Belum Usai! Mortir dan Amunisi Aktif PD II Ditemukan di Lokasi Ledakan Maut Biak

Ancaman Belum Usai! Mortir dan Amunisi Aktif PD II Ditemukan di Lokasi Ledakan Maut Biak

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:18 WIB

Jojo Rabbit: Ketika Komedi Gelap Membedah Kengerian Perang Dunia II

Jojo Rabbit: Ketika Komedi Gelap Membedah Kengerian Perang Dunia II

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:00 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Mengenang Penyintas PD II dan Tenggelamnya Gustloff dalam Salt to The Sea

Mengenang Penyintas PD II dan Tenggelamnya Gustloff dalam Salt to The Sea

Your Say | Minggu, 15 Februari 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×