Liontin Motif Bunga Diberikan untuk Ibu Negara

Ardi Mandiri

Jum'at, 24 April 2015 | 06:09 WIB
Liontin Motif Bunga Diberikan untuk Ibu Negara
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama sebelum sesi Family Photo KTT APEC 2014 di Beijing, Cina, (10/11). (Antara/Setpres)

Suara.com - Koperasi Paguyuban Lasminingrat Gemstone Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyiapkan dua liontin batu akik motif mirip bunga untuk diberikan spesial bagi kedua ibu negara Indonesia pada peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung.

"Ada batu spesial khusus untuk ibu negara kita, selain disiapkan juga untuk ibu negara yang hadir dalam KAA nanti," kata Ketua Paguyuban Lasminingrat Gemstone Yudi Nugraha kepada wartawan, Kamis (24/4/2015).

Ia menuturkan, dua liontin dengan corak mirip bunga itu merupakan batu bongkahan asli dari Garut yang diukir oleh perajin asal Garut khusus untuk Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Negara Mufidah Jusuf Kalla.

Batu tersebut, lanjut dia, diikat oleh tali dari kulit domba hasil kerajinan warga Garut, kemudian dikemas menarik berikut disertifikatkan.

"Spesial dari liontin itu yakni dari ukuran ikatan, ketebalan batu, mungkin itu dan ada motif bunga," katanya.

Ia berharap, persembahan liontin batu akik kepada ibu negara itu menjadi suatu harapan masyarakat kecil di Kabupaten Garut kepada negara.

Ia menyampaikan harapan kepada ibu negara itu melalui bentuk tulisan yang disatukan dalam pengemasan liontin tersebut.

"Harapan kami selaku masyarakat kecil bisa 'go internasional', dan harapan kami itu ditulis langsung oleh saya," kata Yudi.

Paguyuban Lasminingrat Gemstone Garut menyiapkan 109 liontin batu akik untuk ibu negara yang hadir dalam peringatan ke-60 KAA di Kota Bandung.

Liontin yang sudah disertifikatkan tersebut diberikan secara gratis sebagai upaya untuk mengenalkan kepada dunia tentang keindahan batu Indonesia khususnya dari Garut.

Batu jenis Pancawarna itu memiliki nilai jual yang cukup tinggi yakni harganya berkisar Rp15 juta.

Proses pembuatan liontin dari batu bongkahan tanah Garut seberat 60 kg itu selama 10 hari mulai dari pemecahan, mengukir hingga diserahkan kepada Wali Kota Bandung, Rabu (22/4/2015)). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

24 April, Hari Jadi Asia Afrika

24 April, Hari Jadi Asia Afrika

News | Kamis, 23 April 2015 | 22:47 WIB

Parlemen Asia Afrika Deklarasikan Dukungan untuk Palestina

Parlemen Asia Afrika Deklarasikan Dukungan untuk Palestina

News | Kamis, 23 April 2015 | 21:55 WIB

Pidato Jokowi Diharapkan Bisa Membangun Tata Dunia Baru yang Adil

Pidato Jokowi Diharapkan Bisa Membangun Tata Dunia Baru yang Adil

News | Kamis, 23 April 2015 | 21:22 WIB

Sehari Jelang KAA, Tempat Hiburan Malam Tak Boleh Beroperasi

Sehari Jelang KAA, Tempat Hiburan Malam Tak Boleh Beroperasi

News | Kamis, 23 April 2015 | 16:37 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×