Wayang Kulit Jadi 'Santapan' Baru Warga Amerika

Ardi Mandiri Suara.Com
Minggu, 03 Mei 2015 | 14:00 WIB
Wayang Kulit Jadi 'Santapan' Baru Warga Amerika
Ilustrasi Wayang

Suara.com - Pengamat dan pelaku seni budaya Bali, Kadek Suartaya, mengatakan, pementasan wayang kulit Bali kini sudah biasa dilakukan di Amerika Serikat, setelah Maria (60) dari California melakoni hal tersebut.

"Maria, seorang praktisi teater terampil mementaskan wayang kulit Bali, setelah cukup lama belajar mendalang pada I Wayan Nartha (73) di Sukawati, Gianyar." kata Kadek Suartaya yang juga dosen Fakultas Seni Pertunjukkan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Minggu (3/5/2015).

Ia mengatakan, Maria kini sering mementaskan wayang kulit Bali di negerinya Amerika Serikat. Sebelumnya, seorang sutradara film, Larry Reed, yang memperdalam seni pakaliran pada I Rajeg di Tunjuk, Tabanan, telah terbiasa menyuguhkan pertunjukkan wayang kulit.

"Maria dan Larry sering tampil dalam pementasan wayang kulit Bali di sekitar Los Angeles," ujar Kadek Suartaya yang sempat menyaksikan kedua seniman asing itu membawakan pertunjukkan wayang kulit.

Wayang kulit Bali mendapat apresiasi di negeri multi ras itu, karena dalang terkenal Bali I Wayan Wija (62) beberapa kali mendapat undangan pentas dan workshop di AS.

Wija bersama para penabuhnya tampil dalam pementasan wayang klasik, dan secara perorangan juga beberapa kali diundang seniman teater setempat untuk berinteraksi estetik dalam suatu kolaborasi, menggarap seni inovatif.

Konsep dan elemen wayang Bali yang dimainkan Wija diberi ruang yang cukup menonjol. Untuk berinteraksi dan menjalin komunikasi dengan masyarakat setempat, pertunjukkan wayang kulit Bali menggunakan bahasa Inggris.

Maria yang hampir setiap tahun datang ke Bali untuk mengasah ilmu pedalangannya, menggunakan bahasa Inggris untuk tokoh-tokoh punakawan seperti Malen, Merdah, Delem, dan Sangut.

Sedang tokoh-tokoh yang lainnya, baik saat dialog maupun monolog, dalang wanita ini tetap mempergunakan bahasa Kawi.

Tentang pemakaian bahasa Jawa Kuno ini, agar wayang kulit Bali tetap menunjukkan identitasnya, ujar Maria saat menjenguk gurunya, Wayan Nartha, di Banjar Babakan, Sukawati. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI