Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Chyntia Sami Bhayangkara, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 28 Mei 2026 | 12:05 WIB
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
Ilustrasi Hantavirus. [Suara.com/Emma]
baca 10 detik
  • Ancaman kesehatan siklon tropis memicu penyebaran virus zoonotik dari tikus.
  • Penyakit diabetes melitus memperparah risiko ancaman kesehatan siklon tropis tersebut.
  • Kebersihan lingkungan pasca-bencana mencegah ancaman kesehatan siklon tropis mematikan.

Suara.com - Cuaca ekstrem akibat siklon tropis tengah membayangi sejumlah wilayah. 

Siklon tak hanya soal angin kencang dan banjir, ancaman kesehatan serius kini mengintai di balik genangan air dan tumpukan sampah. 

Mulai dari Hantavirus yang dibawa tikus, hingga fakta mengejutkan soal Diabetes Tipe 2 yang kian mengincar generasi muda.

Bagaimana fenomena alam ini berkaitan dengan risiko penyakit mematikan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Dampak Siklon: Bukan Sekadar Banjir

Siklon tropis di Indonesia (BMKG)
Siklon tropis di Indonesia (BMKG)

Siklon tropis memicu curah hujan tinggi dan gelombang pasang yang berujung pada kerusakan infrastruktur. 

Namun, masalah sebenarnya muncul pasca-bencana saat kebersihan lingkungan menurun drastis. 

Beberapa penyakit yang langganan muncul antara lain:

  • ISPA & Influenza: Akibat cuaca dingin dan daya tahan tubuh drop.
  • Diare: Karena akses air bersih yang tercemar bakteri E. coli.
  • Demam Berdarah (DBD): Genangan air menjadi hotel bintang lima bagi nyamuk Aedes aegypti.
  • Leptospirosis: Penyakit dari urine tikus yang masuk lewat luka terbuka saat banjir.
  • Penyakit Kulit: Infeksi jamur dan gatal-gatal akibat kontak dengan air kotor.

Hantavirus: "Teror" dari Kotoran Tikus yang Menguap

baca juga
hantavirus di Indonesia (dibuat menggunakan AI)
hantavirus di Indonesia (dibuat menggunakan AI)

Di tengah lingkungan yang kotor pasca-banjir, Hantavirus menjadi ancaman nyata.

Virus zoonotik ini ditularkan dari hewan pengerat (tikus) ke manusia. 

Di Indonesia, jenis yang paling sering ditemukan adalah Seoul virus (SEOV).

Tikus rumah bisa membawa virus ini tanpa terlihat sakit. Namun, bagi manusia, dampaknya bisa fatal hingga menyebabkan kematian. Penularannya tergolong unik tapi berbahaya:

  • Terhirup (Aerosol): Saat Anda menyapu kotoran atau urine tikus yang sudah kering, partikel virus bisa terbang ke udara dan terhirup masuk ke paru-paru.
  • Kontak Langsung: Menyentuh benda yang terkontaminasi lalu memegang hidung atau mulut.
  • Gigitan: Meski jarang, gigitan tikus juga bisa menularkan virus ini.

Hantavirus dapat menyebabkan gangguan jantung dan paru-paru (HCPS) atau menyerang ginjal (HFRS). 

Kemenkes mencatat bahwa setidaknya 1 dari 10 orang di Indonesia pernah terpapar virus ini tanpa disadari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Siaga Hantavirus: 4 ABK dari Somalia Masuk RSUD Cengkareng, Begini Kondisinya

Jakarta Siaga Hantavirus: 4 ABK dari Somalia Masuk RSUD Cengkareng, Begini Kondisinya

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:34 WIB

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:51 WIB

Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula

Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula

Opini | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:10 WIB

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:51 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Terkini

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98

PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang

Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang

Banten | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Gunung Geulis Sukabumi Terbakar, 4 Hektare Lahan Hangus Api Mendekati Pemukiman

Gunung Geulis Sukabumi Terbakar, 4 Hektare Lahan Hangus Api Mendekati Pemukiman

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:54 WIB

Ramalan Shio 26 Agustus 2026, 4 Shio Ini Mulai Melihat Jalan Keluar

Ramalan Shio 26 Agustus 2026, 4 Shio Ini Mulai Melihat Jalan Keluar

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Kecelakaan Depan Alfamart Ciheuleut Bogor, Mobil Seruduk Kios hingga Papan Reklame

Kecelakaan Depan Alfamart Ciheuleut Bogor, Mobil Seruduk Kios hingga Papan Reklame

Bogor | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Mampu Tampung 700 Sapi, Pasar Hewan Jonggol Diperkuat untuk Peternak Bogor

Mampu Tampung 700 Sapi, Pasar Hewan Jonggol Diperkuat untuk Peternak Bogor

Bogor | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:39 WIB

×