Menyantap Makanan di Sini Serasa Sedang Berkemah

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2015 | 14:51 WIB
Menyantap Makanan di Sini Serasa Sedang Berkemah
Travelmie, tempat makan yang menawarkan menu yang biasa disantap para pecinta alam saat berkemah. (Fotp: suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Camping atau berkemah merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan. Selain bisa menikmati udara segar, dekat dengan alam, berkemah juga bisa membuat kita merasakan keeratan dan kebersamaan dengan teman-teman.

Namun sayangnya banyak orang yang kini sulit memiliki waktu untuk berkemah, seiring dengan kesibukan yang mereka miliki. Nah, bagi Anda yang rindu dengan suasana berkemah, tapi tak memiliki waktu banyak, mungkin tempat ini bisa menjadi pilihan.

Travelmie, sebuah tempat makan yang berkonsep urban camping pertama di Indonesia, bahkan bisa jadi di dunia yang menghadirkan suasana berkemah, lengkap dengan makanan yang biasanya Anda santap saat berkemah.

Terletak di jalan K.H Asyhari KM 2,5, Cipondoh, Tangerang, Travelmie menjadi tempat makan dengan nuansa yang berbeda. Saat sampai di sana, beberapa pelayan yang mengenakan topi dan rompi gunung pun langsung menyambut saya. "Salam Lestari" ucapnya pada setiap pengunjung yang datang.

Tempat makan yang lengkap dengan deretan tenda berwarna oranye memang terbilang cukup sederhana, yakni berada di pelataran sebuah showroom dan bengkel mobil.

Ada 10 tenda yang masing-masingnya memuat sekitar empat orang. Di dalamnya, sebuah lampu petromak pun membuat nuansa berkemah semakin kuat.

Berawal dari Pecinta Alam
Bagi Anda yang tidak kebagian tenda, di pelataran tempat makan ini pun disediakan deretan meja dan bangku lipat yang juga biasa dibawa oleh para pecinta alam untuk berkemah.

Berawal dari kecintaan lima orang pemuda bernama Bara, Heri, Masruri, Mutiara dan Fatoni dengan kegiatan alam, Travelmie pun terbentuk pada Desember 2014. Menurut Bara, awalnya Travelmie adalah salah satu cara marketing untuk mengembangkan jasa travel agent dan kegiatan outbond yang mereka buat.

Travelmie diharapkan dapat menjaring orang-orang untuk mengikuti jasa tersebut. Namun ternyata, tempat makan ini lebih meledak dan dikenal hingga sekarang.

"Kalau ke gunung 'kan yang paling asyik itu ada dua hal, yakni liat sunset dan sunrise di puncak gunung dan yang kedua di saat kita bisa makan bareng teman-teman dalam tenda. Karena itulah kita menyiapkan itu semua, menghadirkan makanan yang biasa dimakan di gunung," kata dia mengawali cerita.

Terdapat tiga varian yang disediakan oleh travelmie. Yakni Mie instant, Roti panggang dan Ketan susu. Meski sederhana, tapi hidangan ini tetap istimewa, apalagi beberapa makanan disajikan dengan nesting, yakni perlengkapan masak yang biasa dibawa untuk kegiatan alam bebas.

Saya pun memutuskan untuk memesan beberapa 'hidangan gunung' tersebut. Tak berapa lama, Ketan susu keju yang disajikan di dalam wajan kecil pun datang. Berbeda dengan hidangan ketan di tempat lain, di Travelmie, selain susu murni, ketan dan taburan keju, hidangan ini dilengkapi dengan stroberi.

Tujuannya untuk menetralisir rasa susu, keju dan ketan agar tak terlalu pekat. Semuanya benar-benar menyatu di lidah saya.

Harganya Sangat 'Ramah' di Kantung
Setelah mencicipi ketan susu keju, Ropating (Roti Panggang Nesting) cheese factory milik saya pun datang. Melihatnya sungguh membuat saya tergiur. Roti yang disajikan dalam nesting bersama garpu khas gunung ini dihiasi taburan keju parut yang berlimpah.

Uniknya terdapat sebuah kue Recheese factory sebagai penghias, dan taburan kue tersebut yang dihancurkan. Rasanya semakin nikmat dan melumer begitu masuk dalam mulut.

Ada pula mie instant yang disajikan persis seperti bungkusnya. Sementara untuk minuman, Travelmie menyediakan beragam minuman seperti susu cokelat, es jeruk, lemon tea, Es teh manis dan lainnya di dalam sebuah tempat minum yang juga biasa dibawa untuk kegiatan alam.

Seluruh makanan di sini berkisar antara Rp12.000 hingga Rp18.000. Sedangkan minumannya berkisar mulai Rp4.000 hingga Rp9.000. Cukup murah bukan?

Jika Anda ingin mengunjunginya, Travelmie akan ada di tempat ini hanya sampai 29 Mei 2015 ini. Sementara selanjutnya akan pindah ke tempat yang lebih luas dan lebih terkonsep di wilayah Pasar Lama Tangerang, Jalan Kisamaun.

Bara melanjutkan, Travelmie yang baru, mulai 30 Mei, akan berkonsep seperti di pegunungan es. Jika di tempat yang lama ada 10 tenda, di tempat barunya nanti akan menyediakan 20 tenda.

"Pengunjung akan merasa seperti sedang camping di Gunung Everest. Bendera khas Nepal juga akan menghiasi di sana. Nanti ada wahana buat api unggun, live music, colokan listrik di tiap tenda, dan yang pasti menunya lebih banyak. Kita mau adain menu berat kaya nasi liwet, nasi bakar, mau ada kue cubit, kue pancong," ujarnya panjang lebar.

Menurut Bara, jika pengunjung datang setiap hari Kamis, mereka bisa sekalian beramal, karena seluruh keuntungan Travelmie pada hari itu, akan disumbangkan ke panti asuhan.

"Kita mau mengedepankan Tangerang. Biar orang tau Travelmie adanya pertama kali di Tangerang. Pengen memajukan Tangerang dulu, baru buka di kota lain," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menelusuri Jejak Pecel dalam Buku Katjang Tjina dalam Kuliner Nusantara

Menelusuri Jejak Pecel dalam Buku Katjang Tjina dalam Kuliner Nusantara

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 13:00 WIB

Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali

Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:25 WIB

Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit

Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 21:41 WIB

Mampir ke Warung Brodin Nganjuk: Menu Beragam, Rasa Tak Asal-asalan

Mampir ke Warung Brodin Nganjuk: Menu Beragam, Rasa Tak Asal-asalan

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 15:45 WIB

Jakarta dalam Sepiring Cerita Kuliner di Buku 'Jakarta A Dining History'

Jakarta dalam Sepiring Cerita Kuliner di Buku 'Jakarta A Dining History'

Your Say | Minggu, 05 April 2026 | 16:15 WIB

Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma

Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 15:57 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun

BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:38 WIB

Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA

Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA

Video | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:30 WIB

Dari Jalanan ke Meja Makan, Waoreng "Babeh" yang Kini Ramai di Mangga Besar

Dari Jalanan ke Meja Makan, Waoreng "Babeh" yang Kini Ramai di Mangga Besar

Video | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:00 WIB

Terkini

3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat

3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 21:05 WIB

Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!

Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 19:18 WIB

Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern

Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg

5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 17:27 WIB

6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan

6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB

5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung

5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:29 WIB

7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika

7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah

Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:13 WIB

Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK

Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:10 WIB

7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg

7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:01 WIB