Menteri Yohana Luncurkan Program "Wanita Indonesia Hebat"

Ardi Mandiri

Kamis, 18 Juni 2015 | 05:51 WIB
Menteri Yohana Luncurkan Program "Wanita Indonesia Hebat"
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam kunjungan ke NTT beberapa waktu lalu. (Antara/Kornelis Kaha)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise meluncurkan program "Wanita Indonesia Hebat" di Ambon, Rabu.

"Program ini dikhususkan untuk mendidik tenaga kerja perempuan yang trampil, terdidik dan berkualitas, dan Maluku ditetapkan sebagai pilot project dari program ini," kata Menteri Yohana saat peluncuran program tersebut, di Ambon, Rabu.

Program tersebut, tahap pertama dilakukan di lima provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Menurut Menteri, Maluku tidak termasuk dalam wilayah perekrutan atau kantong tenaga kerja Indonesia (TKI), tetapi dipilih dan dijadikan proyek percontohan karena dinilai lebih siap dari provinsi lainnya, terutama dalam melatih dan mempersiapkan tenaga kerja perempuan.

"Maluku memang bukan kantong TKI, tetapi dinilai sangat siap dalam menyiapkan tenaga kerja perempuan terdidik dan berkualitas dibanding daerah lainnya," ujarnya.

Program Wanita Indonesia Hebat digagas Kementerian PPA bekerja sama dengan yayasan Taher Foundation.

Menurut menteri, peluncuran program tersebut sebagai salah satu peluang bagi kaum perempuan, dengan sasaran bukan untuk menjadi pembantu rumah tangga di luar negeri.

"Jadi program ini bukan untuk menyiapkan kaum perempuan terdidik yang dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di luar negeri, tetapi dipersiapkan bekerja sebagai pengasuh anak, pramuniaga, kasir, tenaga teknologi informasi (IT), pemasaran atau perawat rumah sakit yang khusus untuk merawat orang tua jompo," katanya.

Saat ini, tandas Menteri Yohana, tercatat lima negara yang telah mengajukan permintaan tenaga kerja perempuan terdidik asal Indonesia yakni Singapura, Korea, Malaysia, India dan Australia.

Dia menegaskan, program Wanita Indonesia Hebat yang digagas kementerian PPA, diharapkan mampu menjawab dan memenuhi permintaan tenaga kerja perempuan asal Indonesia ke luar negeri, sekaligus menjadi solusi terhadap keputusan pemerintah Indonesia menghentikan pengiriman TKI untuk menjadi pembantu rumah tangga disejumlah negara.

Yohana Yembise berharap melalui program tersebut berbagai kasus yang menimpa para TKI di luar negeri yang mencoreng nama dan wibawa bangsa Indonesia tidak terulang lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Yohana: Satgas Perlindungan Anak Masih dalam Rencana

Menteri Yohana: Satgas Perlindungan Anak Masih dalam Rencana

News | Sabtu, 13 Juni 2015 | 04:16 WIB

Menteri Yohana Puji Pemprov DKI Bangun Ruang Publik Ramah Anak

Menteri Yohana Puji Pemprov DKI Bangun Ruang Publik Ramah Anak

News | Jum'at, 05 Juni 2015 | 10:50 WIB

Menteri Yohana: Di Aceh Masih Sedikit Sekali Daerah Layak Anak

Menteri Yohana: Di Aceh Masih Sedikit Sekali Daerah Layak Anak

News | Minggu, 26 April 2015 | 22:19 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×