Pulkam Tak Lengkap Sebelum Cari Kuliner Khas Solo

Siswanto

Senin, 20 Juli 2015 | 16:40 WIB
Pulkam Tak Lengkap Sebelum Cari Kuliner Khas Solo
Sejumlah pemudik tengah menunggu minuman tradisional dawet telasih di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Senin (20/7/2015). [suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Kesempatan pulang kampung banyak dimanfaatkan para pemudik untuk mencicipi jajanan tradisional di Solo, Jawa Tengah. Hal tersebut karena Solo dikenal sebagai surganya kuliner. Ada kuliner serabi notosuman, dawet telasih, tengkleng, timlo Solo dan kuliner tradisional lainnya.

Salah seorang pemudik, Reni mengatakan, Solo merupakan surga kuliner di wilayah Jawa Tengah. Di samping banyak macamnya, kuliner Solo juga di kenal di berbagai daerah di Indonesia. Reni mengaku memanfaatkan pulang kampung ke Karangpandan, Karanganyar, untuk berburu minuman tradisional.

"Mumpung pulang kampung saya sama keluarga main ke Pasar Gede Solo untuk membeli oleh-oleh dan mencicipi minum es dawet telasih. Di samping rasanya enak, juga harganya terjangkau," terang Reni kepada suara.com di Pasar Gede Solo, Senin (20/7/2015).

Reni mengaku alasan mengajak keluarganya berburu kuliner dan minuman tradisional serta oleh-oleh di Pasar Gede tersebut, untuk mengenalkan keberadaan pasar tradisional. Sekarang ini masyarakat sudah mulai meninggalkan pasar tradisional dan beralih pasar modern.

"Sebenarnya di pasar tradisional itu juga banyak makanan yang higienis atau bersih. Hanya saja masyarakat gengsi dan memilih pasar modern," kata pemudik asal Cirebon.

Pemudik lain, Rasudin, mengatakan kesempatan pulang kampung tersebut juga dimanfaatkan untuk mengenalkan keluarganya terhadap minuman tradisional. Meski baru pertama kalinya, Rasudin mengaku senang bisa mengisi liburan Lebaran dengan mencicipi makanan tradisional.

"Tujuan awal ke Pasar Gede untuk mencari oleh-oleh buat balik ke Cirebon. Pas jalan-jalan kok saya lihat ada keramaian di dalam pasar, langsung saya dekati. Ternyata ada minuman tradisional dawet telasih khas Solo. Saya coba sama keluarga rasanya enak. Baru kali ini saya nyoba," imbuh dia.

Sementara, salah seorang penjual dawet telasih Pasar Gede Solo, Rutulus Subekti, mengaku dawet telasih buatannya sudah turun temurun. Saat ini sudah memasuki generasi ketiga. Dawet telasih miliknya dibuat menggunakan bahan alami tanpa bahan pengawet.

"Sehari bisa membuat 500 porsi. Harga per porsi dawet telasih saya jual Rp8.500. Semua bahannya tanpa pengawet dan dibuat secara tradisional," kata dia.

Dia mengaku, selama Lebaran penjualan dawet telasihnya mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat. (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Kuliner Populer di Pasar Gede Solo, Hidden Gems dengan Cita Rasa Legendaris

7 Kuliner Populer di Pasar Gede Solo, Hidden Gems dengan Cita Rasa Legendaris

Lifestyle | Rabu, 04 Januari 2023 | 18:00 WIB

Beredar Video Anies Baswedan Dicuekin Saat Blusukan di Solo, Ramai 'Digoreng': Gak Ada Doorprize Ya?

Beredar Video Anies Baswedan Dicuekin Saat Blusukan di Solo, Ramai 'Digoreng': Gak Ada Doorprize Ya?

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 22:44 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×