Array

Nikmatnya Krabe Janeng, Penganan Khas Aceh Saat Perang

Siswanto Suara.Com
Jum'at, 31 Juli 2015 | 06:31 WIB
Nikmatnya Krabe Janeng, Penganan Khas Aceh Saat Perang
Krabe Janeng siap santap, Kamis (30/7/2015) [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Boh Janeng. Begitulah masyarakat Aceh menyebutnya. Tumbuhan yang masuk dalam kategori umbi-umbian ini sebenarnya adalah ubi hutan. Dalam bahasa Indonesia, Janeng disebut ubi iwi atau ubi racun.

Sebagian masyarakat, ada pula yang menyebut janeng dengan gadung (Dioscorea Hispida Dennst).

Di Aceh, buah beracun ini disulap menjadi penganan nikmat. Namanya Krabe Janeng. Konon, pada masa perang, Krabe Janeng merupakan makanan utama pengganti nasi saat para pejuang berada dalam hutan.


"Di hutan, kan tidak ada makanan lain, janeng ini diolah. Tapi nggak bisa ini (krabe janeng) dimasak sembarangan. Janeng ini gatal dan beracun, salah olah bisa fatal akibatnya," ujar salah satu pembuat Krabe Janeng, Asma, saat ditemui di stand masakan tradisional pada acara peringatan satu abad Museum Aceh di Banda Aceh, Kamis (30/72015).

Asma menjelaskan membuat Krabe Janeng tidak begitu sulit. Hanya saja dibutuhkan sedikit kelihaian dan ketelitian agar terasa sedap. Bahan campuran yang digunakan juga sederhana.

"Yang sulit itu dapat buahnya. Di Aceh mulai langka. Kalau olahnya mudah," katanya.

Langkah pertama untuk membuat krabe, kata Asma, menyiapkan bahan-bahan berupa, buah janeng, kelapa, garam, dan gula. Kemudian janeng dikupas dan dibersihkan. Setelah itu, janeng direndam hingga 30 menit.

Usai proses perendaman, lalu iris atau parut kasar buah janeng. Hasil tersebut, kata dia, kemudian dimasukkan ke dalam sebuah goni atau wadah tertutup lainnya yang mampu menyerap dan mengeluarkan air.

"Baru rendam lagi parutan janeng parut itu dalam ember selama satu hari satu malam," katanya.

Setelah proses perendaman selesai, barulah janeng untuk dikeringkan. Proses pengeringan janeng harus dilakukan di bawah sinar matahari sampai warnanya sedikit berubah. Pengeringan janeng biasanya dilakukan minimal dua hari.

"Setelah kering ini baru bisa diolah jadi Krabe Janeng. Janeng kering direbus lagi hingga benar-benar matang, kayak ubi rebus," ujarnya.

Setelah matang, tiriskan janeng ke dalam wadah. Baru setelah itu, campurkan janeng dengan kelapa yang sudah diparut. Usahakan kelapa campuran tersebut tidak terlalu tua dan muda.

"Supaya bisa tahan sedikit lama ada baiknya kukus dulu kelapanya sebentar. Beri campuran garam dan gula sebelum diaduk dengan janeng," kata Asma.

Usai rangkaian tersebut dilakukan, maka jadilah Krabe Janeng. Di Aceh selain jadi krabe, janeng biasanya juga bisa diolah menjadi bubur yang dicampur dengan beras ketan.

Menurut Asma, janeng diyakini memiliki kandungan serat dan kalsium tinggi dibandingkan beras. Tertarik mencoba? (Alfiansyah Ocxie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI