PELNI Tawarkan Paket Wisata Bahari Terjangkau

Pebriansyah Ariefana, Dinda Rachmawati

Sabtu, 01 Agustus 2015 | 00:00 WIB
PELNI Tawarkan Paket Wisata Bahari Terjangkau
Labuan Bajo. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki keindahan alam yang eksotis, khususnya dalam hal wisata bahari, menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama para wisatawan dalam dan luar negeri. Ini dimanfaatkan PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI).

PT. PELNI menawarkan berbagai program wisata ke beberapa tujuan eksotis Indonesia. Program ini bernama 'Tujuh Destinasi Bahari PT. PELNI'. Ini bertujuan mengajak wisatawan untuk dapat menikmati wisata bahari unggulan tanah air. Tentunya dengan biaya yang cukup terjangkau.

"Untuk mendukung pariwisata bahari Indonesia, kami telah mempersiapkan tujuh paket wisata untuk jalan-jalan ke tiap pulau yang punya potensi wisata bahari yang indah," kata Direktur Utama Pelni, Elfien Goentoro, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2015).

Salah satu paket sudah dilakukan Juli lalu, dengan tujuan Karimun Jawa. Adapun paket lainnya yang akansegera diluncurkan, yakni perjalanan 1 dengan tujuan Labuan Bajo, Takabonarate, dan Wakatobi. Kawasan itu memiliki objek unggulan wisata bawah airnya.

Sementara untuk perjalanan 2, tujuannya adalah Bunaken, Togian atau Tomini yang memiliki air laut yang jernih dengan keindahan terumbu karang. Untuk perjalanan 3, akan dibuka paket wisata ke Bunaken, Morotai, Raja Ampat dengan objek wisata bawah laut, diving dan snorkeling.

Bagi yang ingin menikmati objek wisata sejarah zaman kolonial dengan benteng-benteng terkenalnya, ikuti saja perjalan 4 ke Banda Neira.

Untuk perjalanan 5, cocok bagi Anda yang ingin menikmati suasana eksotis dan romantis di Derawan. Dan perjalanan ke 6 ialah Anambas yang dikenal sebagai habitat ikan Napoleon yang mulai punah. Sedangkan di tahun 2014, PT. PELNI sudah sukses melakukan perjalan dengan tujuan Raja Ampat.

Paket-paket wisata ini akan dijual melalui kerjasama PT. PELNi dan 250 agen perjalanan. Di dalam paketnya, wisatawan bisa menikmati sensasi tidur di atas kapal dan mengikuti berbagai kegiatan ke berbagai pulau, mulai snorkeling hingga diving

"PT. PELNI sudah melakukan program wisata bahari ke Raja Ampat dan Wakatobi pada tahun lalu. Kalau dihitung-hitung, ke sana itu harusnya Rp. 7-8juta, kita cuma buka harga disekitar Rp 3,5juta," tambah Elfien

Untuk harga, lebih lanjut dikatakan Elfien, pihaknya masih dalam proses pengkajian lebih lanjut. Namun jika Anda ingin mulai menikmati paket wisata ke Karimun Jawa, PT. PELNI membuka harga dari Rp 1,5juta selama tiga hari.

Tertarik?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wisata Bahari Target Beri Pendapatan 1 Miliar Dolar AS di 2019

Wisata Bahari Target Beri Pendapatan 1 Miliar Dolar AS di 2019

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2015 | 21:22 WIB

Ini Barang yang Wajib Dibawa saat Bepergian

Ini Barang yang Wajib Dibawa saat Bepergian

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2015 | 18:19 WIB

Terkini

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:09 WIB

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

×