Suara.com - Adri Chroin Ade Oktami, perempuan kelahiran Demak, Jawa Tengah 24 Oktober 1992 ini, jauh lebih macho daripada lelaki kebanyakan.
Dia mahir menggunakan senjata, bahkan menembakkan peluru tepat sasaran.
Keahlian yang dimiliki perempuan berparas manis itu didapat usai bergabung dengan Kepolisian, tepatnya pasukan Brimob Polda Yogyakarta.
Adri yang ditemui suara.com mengaku telah kepincut dengan Kepolisian sejak kecil. Inspirasi datang dari sosok sang ayah yang merupakan purnawirawan TNI AD.
Dan akhirnya, pada 2012 lalu, Adri pun menggapai cita-citanya, bahkan kini telah menyandang pangkat Bripda. Dia menempati posisi Bagian Min Operasional, yang bertugas menyiapkan anggota Brimob.

"Kalau lulus SMA, saya tahun 2010. Tapi baru daftar Polwan 2011. Setelah selesai pendidikan di Ciputat, saya mendapat penempatan di Polda Yogyakarta," kata Adri.
Meski jago menembahk, Adri masih enggan dicap sebagai sniper. Julukan tersebut, kata Adri, hanya boleh diucapkan oleh pimpinan.
"Kalau jago menembak, insyaallah. Saya diajarkan menembak dengan sasaran yang tepat," kata Adri.
"Sniper itu pimpinan yang menyebut. Dan menembak hanya untuk pengamanan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Adri mengatakan kalau dirinya pernah menggunakan berbagai jenis senjata. Setidaknya jenis Revolver, Steyr, SS1, AK101, US Army, dan Block, pernah dijajal oleh Adri.
Namun, dari seluruh jenis tersebut, Adri mengaku amat menyukai jenis Revolver. Alasannya, jenis tersebut adalah senjata pertama yang digenggam Adri.
"Dari sekian beberapa yang pernah saya gunakan, saya lebih suka senjata Revolver. Itu senjata pertama saya," ujar Adri yang kini tengah mempersiapkan diri untuk menjalani tes tarung drajat guna mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Briptu. (Wita Ayodhyaputri)