Indigofera, Pewarna Biru Alami Untuk Batik

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 27 Oktober 2015 | 17:57 WIB
Indigofera, Pewarna Biru Alami Untuk Batik
Indigofera yang dikenal pula dengan sebutan tanaman indigo. (Shutterstock)

Suara.com - Batik merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang kini menjadi sorotan dalam dan luar negeri, karena keragaman motif dan filosofi yang disematkan di dalamnya.

Wajar jika kini baik tua maupun muda tak lagi menganggap bahwa batik adalah pakaian yang kuno karena terus mengalami perkembangan dari corak, desain maupun warna.

Berbicara mengenai pewarnaan, sebagian besar batik di Indonesia menggunakan bahan kimia untuk membubuhi kain dengan beragam motif sesuai asal pembuatannya. Hal ini dikarenakan revolusi industri yang turut mempengaruhi teknik pembuatan batik.

"Jadi memang dulu masyarakat membuat batik menggunakan pewarna alami dari tanaman-tanaman yang sangat mudah ditemukan. Sayangnya karena revolusi industri, masuklah bahan kimia untuk pewarna sintetis yang kemudian dipakai dalam pembuatan batik," ujar Nita Kenzo pemilik Galeri Batik Jawa pada bedah buku 'Batik Kudus The Heritage' di Jakarta, Senin (26/10/2015).

Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk membatik adalah tanaman indigo (indigofera) yang menghasilkan warna biru. Tanaman ini tumbuh liar dan kini cukup sulit ditemukan.

Padahal, kata Nita, Indonesia dulunya hampir ditutupi oleh tanaman ini karena saking banyaknya.

"Sekarang cukup sulit ditemukan. Padahal warna biru yang dihasilkan sangat indah dan cocok dipadupadankan oleh warna lainnya," lanjutnya.

Sebagai produsen khusus batik berwarna biru, Nita pun membudidayakan tanaman Indigo ini agar bisa melestarikan sekaligus memudahkannya untuk mengolah sebagai pewarna alami.

Menurutnya, pewarna sintetis lebih diminati karena praktis dan memberikan warna yang mentereng dan lebih tahan lama. Selain itu minimnya persediaan bahan pewarna alami menjadi hambatan tersendiri bagi pengrajin untuk menggunakannya.

Namun Nita memilih tetap melestarikan batik indigo sebagai warisan budaya bangsa.

"Secara harga tentu yang alami lebih mahal karena butuh proses yang lebih panjang. Tapi kita bangga karena bisa melestarikan batik yang asli Indonesia dari motif hingga bahan pembuatan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Batik Kudus The Heritage" demi Menjaga Warisan yang Nyaris Punah

"Batik Kudus The Heritage" demi Menjaga Warisan yang Nyaris Punah

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2015 | 08:06 WIB

Kunjungi Yogya, Ratu Denmark Mengaku Sangat Terkesan

Kunjungi Yogya, Ratu Denmark Mengaku Sangat Terkesan

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 19:22 WIB

Uniknya Batik Dengan Pewarna Alami

Uniknya Batik Dengan Pewarna Alami

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2015 | 14:45 WIB

Cantiknya Batik Alami dari "Flo Natural Dyes"

Cantiknya Batik Alami dari "Flo Natural Dyes"

Lifestyle | Kamis, 27 November 2014 | 20:03 WIB

Terkini

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:32 WIB

×