Ini Dia yang Unik dan Beda dari Kopi Vietnam

Siswanto

Kamis, 14 Januari 2016 | 07:00 WIB
Ini Dia yang Unik dan Beda dari Kopi Vietnam
pemilik restoran MonViet, Hang Thanh Hai [suara.com/Eva Aulia Rahmawati]

Di sini sudah berapa tahun?

Pada awal tahun 2000 saya dulu tinggal di Jakarta dekat perusahaan. Lalu  Sejak 2013 saya di sini dan saat ini saya tinggal di Singapura bersama keluarga, sat ini saya punya 2 anak.

Apa yang membedakan restoran Vietnam ini dengan restoran lainnya?

Lebih sehat tidak pakai minyak, dan memakai bumbu-bumbu tertentu, karena akan berbeda kualitasnya ketika bumbu-bumbu tersebut di tanam di Indonesia. Ketika bumbu ditanam di tanah Vietnam kulitasnya berbeda, lebih kuat kualitasnya. Dan yang kedua karena makanan di Vietnam kebanyakan memakai tambahan bumbu herbal  (mereka menanam herbal di Indonesia) untuk bumbu kering mereka mengimpor dari Vietnam.

Kenapa tertarik bisnis minuman kopi Vietnam di Jakarta?

Jadi kopi Vietnam di sini memakai kopi asli yang ditanam langsung di Vietnam, kopinya kami beli dari supplier, karena kebanyakan di Vietnam memakai kopi robusta. Pada April mendatang kami tidak lagi memakai kopi bubuk, kami akan mencoba biji kopi agar lebih fresh. Saat ini kami masih memakai bubuk kopi, tetapi untuk April mendatang kopi Vietnam di munViet ini akan memakai biji kopi perpaduan antara kopi arabika dan robusta karena arabika punya aroma yang bagus, sedangkan robusta punya rasa yang kuat.

Apa bedanya kopi Vietnam dengan kopi yang lain?

Konten (kandungan) kafein robusta 2,4-2,7 persen, Arabika 1,1-1,3 persen. Banyak orang Indonesia yang belum biasanya dengan cita rasa kuat dari kopi Vietnam jenis robusta.  Karena, Kopi Vietnam lebih banyak menggunakan biji kopi jenis robusta dan menurut saya 90 persen biji kopi dari Vietnam yang paling banyak di ekspor Vietnam adalah biji kopi jenis Robusta, karena rasanya yang lebih kuat. Jenis Arabika itu sudah banyak di pakai banyak orang.

Banyak orang suka kopi Vietnam, apa yang mereka sukai?

Karena berbeda dengan kopi lain, karena unik, dari segi penyajian dan rasa, tv channel Vietnam pernah memasukan restoran monViet menurut mereka restauran kami satu-satunya restauran di Indonesia yang memiliki cita rasa autentik atau benar-benar asli masakan Vietnam.

Apa ciri-ciri khas kopi Vietnam, rasanya?

Selain rasanya kuat, penyajiannya unik itu dua hal yang menonjol menurut saya.

Biji kopinya berasal darimana?

Biji kopinya dari Vietnam, kebanyakan jenisnya adalah robusta.

Kenapa pakai drip/filter?

Karena itu merupakan cara tradisional di Vietnam. Dan filternya berasal dari Vietnam..

Bagaimana membersihkan mesinnya? Pakai bahan pembersih apa?

Di restauran ini tidak menggunakan mesin expresso mereka hanya menggunakan filter atau penyaring atau drip

Bagaimana bijinya disimpan agar tetap berkualitas?

Dalam bentuk kemasan yang kedap udara sehingga kualitasnya tetap terjaga.

Siapa konsumernya?

Banyak orang Indonesia yang penasaran dengan rasa kopi Vietnam karena mereka ingin mencoba kopi yang ebih eksotik.  Pada enam bulan atau satu tahun mendatang kami percaya bahwa restoran akan menjadi paling terkenal untuk kopi Vietnamnya.

Biji yang dipakai, single origin (biji dari satu pertanian) atau campuran? 

Pada April kami akan memakai biji kopi campuran antara robusta dan arabika.

Bagaimana urut-urutan penyajian kopi Vietnam? 

Pertama, masukan susu kental sesuai selera ke dalam gelas. Kedua, haluskan bubuk kopi dengan mesin penghancur kopi (jangan teralu halus juga jangan terlalu kasar karena akan berpengaruh pada cita rasa, jadi harus seimbang).  Ketiga, masukan bubuk kopi sekitar 25 gram ke dalam drip dan taruh drip di atas cangkir atau gelas kemudian tutup drip lalu tuang air panas secukupnya kemudian tunggu kopi hingga 10 sampai 15 menit. Jika ingin disajikan dingin maka. Campuran kopi dan susu kental di kocok(shake) dengan cocktail shaker ala bartender. Kemudian kopi siap disajikan di gelas.

Supplier barunya merekomendasikan untuk memakai mesin penghancur kopi tertentu yang juga dari Vietnam.

Bagaimana cara membuat kopi yang benar?

Yang terpenting dari biji kopinya, harus menggunakan biji kopi yang alami. Tidak diganti dengan bahan lain.

Apa kesalahan-kesalahan dalam membuat kopi?

Salah satunya pemilihan campuran biji kopi yang seharusnya memakai biji kopi yang sebenarnya, bukan dari biji kopi sintetis dan tidak alami, sehingga kualitas kopi menjadi menurun, kadang ada beberapa supplier yang tidak memperdulikan kualitas biji kopinya, jadi ketika musimnya sedang buruk(tidak panen) mereka banyak yang melakukan hal itu. Kalau pakai susu kental yang lebih banyak gula sehingga lebih aman karena penyimpanan yang cukup bertahan lama ketika disimpan.

(Menurut kamus, Ohio University Press, bahan makanan yang banyak mengandung gula lebih tahan lama, karena gula merupakan pengawet alami)

Sebenarnya bisa nggak kopi membuat bahaya seseorang yang mengonsumsi?

Kopi saja jarang, tapi itu tergantung orang yang minum kopi, jadi jangan sampai meminum terlalu banyak kopi pasti akan jadi sakit. (Eva Aulia Rahmawati dan Meg Phillips)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ungkap Kasus Mirna, Polisi Ibaratkan Membuat Gado-gado

Ungkap Kasus Mirna, Polisi Ibaratkan Membuat Gado-gado

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 17:12 WIB

Ini yang Terjadi Jika Tak Ditemukan Unsur Pidana di Kasus Mirna

Ini yang Terjadi Jika Tak Ditemukan Unsur Pidana di Kasus Mirna

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 16:50 WIB

Titik Terang Kematian Mirna Sudah Didapat, Tapi Belum Benderang

Titik Terang Kematian Mirna Sudah Didapat, Tapi Belum Benderang

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 15:11 WIB

Terkini

Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya

Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:50 WIB

Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya

Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:00 WIB

Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat

Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:29 WIB

4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian

4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:05 WIB

30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna

30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:06 WIB

Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR

Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:59 WIB

25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna

25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:48 WIB

4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil

4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:38 WIB

Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya

Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:35 WIB

Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya

Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:26 WIB