Menpar Jajaki Penerbangan Langsung Timur Tengah ke Lombok

Arsito Hidayatullah

Rabu, 10 Februari 2016 | 00:27 WIB
Menpar Jajaki Penerbangan Langsung Timur Tengah ke Lombok
Pantai Senggigi, Lombok. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan tengah menjajaki kemungkinan maskapai Timur Tengah bisa melakukan penerbangan langsung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Kita sedang mengusahakan adanya penerbangan langsung (direct flight) Timur Tengah-Lombok, begitu juga dari Malaysia dan Singapura. Karena dari Timur Tengah ke Bali sudah ada," kata Arief Yahya saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Selasa.

 
Ia menjelaskan, secara potensi wisatawan asal Timur Tengah cukup besar. Berdasarkan data wisatawan Timur Tengah ke Malaysia tahun 2015 mencapai 300 ribu orang, Thailand 600 ribu orang. Sementara, di tahun ini diproyeksikan ke Indonesia bisa mencapai 150 ribu orang.

"Kalau dulu dalam promosi halal Malaysia tidak bisa dikalahkan. Tetapi, sekarang bisa dikalahkan sebagai destinasi wisata halal dan terbaik itu ada di Indonesia diwakili Lombok," jelasnya.

Menurut dia, untuk bisa mencapai proyeksi 150 ribu wisatawan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus berusaha melakukan promosi dengan mengajak wisatawan Timur Tengah untuk datang ke Lombok.

Selain itu juga melakukan pengembangan destinasi wisata, seperti saat ini pemerintah melalui PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Persero sedang membangun sebuah kawasan hunian di KEK Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran pariwisata kepada provinsi seluruh Indonesia sebanyak Rp25 miliar. Sementara untuk pembangunan KEK Mandalika dibutuhkan total dana Rp36 triliun.

Arief mengatakan pada tahap satu yang dibutuhkan untuk KEK Mandalika sebesar Rp3 triliun untuk pembangunan dasar infrastruktur. Sedangkan, anggaran Rp250 miliar pada 2015 untuk KEK Mandalika akan dicairkan pada 2016.

Sementara, terkait perpanjangan runway bandara Lombok Internasional Airport (LIA) --sebelumnya Bandara Internasional Lombok (BIL)-- dari 2.700 meter menjadi 3.000 meter, Menpar mengatakan bahwa tidak ada masalah baik panjang maupun dekat "Persolan runway tidak ada masalah. Yang paling penting itu bagaimana menarik maskapai penerbangan untuk datang ke Lombok," tandas Arief. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bandara Internasional Lombok Direnovasi

Bandara Internasional Lombok Direnovasi

Bisnis | Sabtu, 23 Januari 2016 | 11:43 WIB

Wisata Lombok Tak Terusik Letusan Gunung Barujari

Wisata Lombok Tak Terusik Letusan Gunung Barujari

Lifestyle | Sabtu, 14 November 2015 | 11:42 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×