Bandung Miliki Destinasi Wisata Asah Berlian

Ririn Indriani

Senin, 15 Februari 2016 | 08:59 WIB
Bandung Miliki Destinasi Wisata Asah Berlian
Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. (Shutterstock)

Suara.com - Objek wisata edukasi produksi atau proses asah berlian menambah destinasi pariwisata di Kota Bandung yang diharapkan menjadi ikon Kota Kembang.

Pengelola Indo Wisata Permata, Yofi Mesa Yudi mengatakan selama ini Indonesia dikenal sebagai penghasil berlian yang berkualitas, tapi proses pengasahan dan pemotongannya masih tradisional sehingga kurang bersaing di pasar dunia.

"Namun mulai saat ini kami membuka untuk umum bagi siapa saja pecinta permata untuk melihat langsung proses berlian mentah menjadi sebuah batu permata yang berkualitas dan bernilai tinggi dengan menggunakan mesin terbaik dan tenaga ahli yang terampil di bidangnya," jelasnya di Bandung, Minggu (14/2/2016).

Yofi mengatakan wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan berlian yang dilakukan oleh tenaga terampil yang didatangkan dari India.

Lebih lanjut ia menjelaskan Indonesia khususnya Kalimantan sebenarnya memiliki berlian yang tidak kalah baiknya dengan Afrika Selatan, tapi karena prosesnya masih dilakukan secara tradisional, batu mulia asal Indonesia kurang bersaing di dunia.

Untuk itulah Yofi mengajak wisatawan berbagi pengetahuan melihat langsung proses pembuatan berlian dari awal hingga akhir yang hanya dibatasi dengan kaca tembus pandang.

"Tidak ada yang dirahasiakan di sini, kalau karena dari awal bahan baku batu permata menjadi berlian kualitas wahid bisa disaksikan langsung dari dekat," ujar dia.

Yofi juga berkeinginan untuk mengangkat berlian Indonesia di dunia internasional dan dengan harga yang bersaing. "Khusus di Bandung wisatawan bisa memilih berlian berkualitas tinggi dengan harga Rp1 juta hingga Rp1 miliar," katanya.

Menurut dia, ini merupakan lokasi wisata edukasi permata pertama di Asia.

"Jika datang ke negara lain, memang ada wisata seperti ini. Namun di sana tidak diperlihatkan secara terbuka tentang proses pengerjaan berlian mulai dari bongkahan hingga berlian yang indah," katanya.

Di sini, kata Yofi, pihaknya juga ingin memberi edukasi kepada masyarakat, agar tidak asal beli saja dengan harga mahal. "Untuk datang ke lokasi wisata ini, pengunjung hanya perlu membayar Rp 50.000 dan akan memperoleh voucher dengan senilai harga tiket tersebut. Nantinya voucher tersebut bisa ditukarkan dengan makanan atau minuman yang disediakan di lokasi tersebut," terangnya.

Sementara itu sejumlah penggemar dan pecinta berlian menyambut antusias dibukanya wisata edukasi berlian tersebut, karena dengan destinasi wisata baru ini, para pecinta berlian bisa mengetahui proses pembuatan batu permata secara terbuka.

"Di sini berbeda dengan kita melihat di toko berlian. Kita bisa mengetahui secara langsung proses pembuatan berlian mulai dari tahap awal hingga akhir. Semua diperlihatkan kepada kita," ujar Yuni (40) salah seorang penggemar batu permata.

Di lokasi ini, sambung dia, para pengunjung diberikan pengetahuan yang lebih banyak tentang berlian. "Hal itu jelas sangat berbeda jika kita hanya datang ke toko berlian atau toko emas permata," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aceh Barat Kembangkan Wisata Sejarah

Aceh Barat Kembangkan Wisata Sejarah

Lifestyle | Kamis, 11 Februari 2016 | 19:17 WIB

Rayakan Valentine di Empat Destinasi di Selandia Baru Ini

Rayakan Valentine di Empat Destinasi di Selandia Baru Ini

Lifestyle | Selasa, 09 Februari 2016 | 19:31 WIB

Libur Imlek, Wisata di Bandung Padat Pengunjung

Libur Imlek, Wisata di Bandung Padat Pengunjung

Lifestyle | Senin, 08 Februari 2016 | 13:06 WIB

10 Hotel Paling Romantis Ini Pilihan Tepat Merayakan Valentine

10 Hotel Paling Romantis Ini Pilihan Tepat Merayakan Valentine

Lifestyle | Rabu, 03 Februari 2016 | 10:36 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×