Begini Cara Memilih Bir Berkualitas

Esti Utami | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2016 | 08:53 WIB
Begini Cara Memilih Bir Berkualitas
Ilustrasi bir. (shutterstock)

Suara.com - Banyak bir yang diproduksi secara massal dengan mengorbankan rasa hanya untuk keuntungan besar.

Jadi bagaimana menghindarkan meminum bir dengan kualitas sembarangan? Berikut panduan untuk mengetahui tanda-tanda bir berkualitas dari Toby Knowles, seorang ahli bir, yang juga Managing Director dari pemenang penghargaan Harviestoun pembuatan bir dan avid MH reader,

1. Tampilan adalah segalanya
Anda dapat menilai kualitas dari kesan pertama. Ketika Anda mendapatkan segelas bir, lihatlah di bawah cahaya.

"Jika bir terlihat keruh, maka mungkin ini tidak bagus," kata Knowles. Mengapa? Karena ini merupakan indikasi kuat, telah ada masalah dalam proses penyaringan brews. Sebaliknya, jika Anda melihat bir tersebut jernih bercahaya, jelas Anda mendapatkan bir yang bagus.

2. Lihatlah permukaannya
Menurut Knowles, jika Anda menemui lapisan padat bergelembung kecil pada bir Anda, ini berarti bir sudah berkarbonasi dengan baik dan akan menghasilkan rasa yang penuh. Tapi bagaimana jika bir Anda terlihat encer tak bergelembung seperti air biasa? Ini bisa menjadi pertanda bahwa bir mengalami proses fermentasi terburu-buru, yang berarti (Anda tentu sudah dapat menebaknya), rasanya tak enak.

3. Bir yang baik dapat diuji lebih lama
Bir yang disimpan dalam waktu 48 jam memiliki rasa yang tak kuat dibandingkan bir yang disimpan selama enam bulan. Knowles menambahkan, bahwa bir yang baik harus memiliki rasa di awal, tengah dan akhir. Jika semua rasa itu hilang setelah Anda menelan, maka itu berarti bukan bir yang baik.

Lantas, bagaimana jika rasa yang tertinggal terakhir sampai hingga pikiran Anda? Semakin sedikit Anda mencicipi, maka semakin besar kemungkinan Anda meminum bahan kimia yang dapat membuat Anda mabuk.

4. Baui sebelum mencicipi
Gunakan indera penciuman Anda untuk menilai mana bir yang bagus dan mana yang bukan.

"Bir Inggris cenderung lebih duniawi, sejenis aroma hop, sedangkan Amerika biasanya memiliki aroma citrus dan Jerman cenderung memiliki jenis aroma berumput. Jadi, asah hidung Anda," ujarnya.

5. Udara = rasa
Cobalah tuang bir ke gelas. Jika Anda ingin mendapatkan rasa lebih tinggi, cobalah lakukan putaran pada bir di dalam gelas dan bernapaslah saat bir mengendap di mulut Anda untuk melepaskan lebih banyak rasa.

6. Apakah persentase mempengaruhi rasa?
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah, kita selalu berpikir, semakin besar persentasenya, rasa bir akan semakin bagus. Padahal itu salah. Tentu, tingkat alkohol memainkan bagian besar dalam hal rasa, tapi dia mengatakan bahwa itu bukanlah faktor penentu.

"Anda mungkin saja menemukan bir dengan rasa yang sempurna pada persentase 3 persen, karena sebenarnya, yang menandakan bir baik dan buruk adalah kualitas bahan dan bagaimana mereka telah dicampur. Intinya brewing mengalahkan persentase setiap waktunya," ujarnya. (menshealth.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mabuk, Berkelahi Akhirnya Tewas

Mabuk, Berkelahi Akhirnya Tewas

News | Sabtu, 02 Januari 2016 | 00:31 WIB

Terkini

Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri LCC 4 Pilar MPR RI Versi LHKPN, Tak Punya Kendaraan?

Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri LCC 4 Pilar MPR RI Versi LHKPN, Tak Punya Kendaraan?

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:47 WIB

DD Cream untuk Apa? Ini 4 Rekomendasi Mulai Rp30 Ribuan dari Brand Lokal

DD Cream untuk Apa? Ini 4 Rekomendasi Mulai Rp30 Ribuan dari Brand Lokal

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:30 WIB

Apa itu Fistula Perianal? Penyakit yang Diderita Nadiem Makarim

Apa itu Fistula Perianal? Penyakit yang Diderita Nadiem Makarim

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:20 WIB

Apakah Jumat 15 Mei 2026 Libur? Ini Keputusan Resmi Pemerintah Soal Cuti Bersama

Apakah Jumat 15 Mei 2026 Libur? Ini Keputusan Resmi Pemerintah Soal Cuti Bersama

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:10 WIB

6 Bedak Tabur Lokal Anti Luntur Kualitas High-End, Makeup No Geser Pori-pori Tersamar Sempurna

6 Bedak Tabur Lokal Anti Luntur Kualitas High-End, Makeup No Geser Pori-pori Tersamar Sempurna

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:53 WIB

9 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki untuk Haji, Nyaman Dipakai Tempuh hingga 50 Km

9 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki untuk Haji, Nyaman Dipakai Tempuh hingga 50 Km

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:51 WIB

Tak Cuma Ortuseight Hyperblast 2.0, Ini 6 Sepatu Lari Lokal 'Max Cushion' yang Super Empuk

Tak Cuma Ortuseight Hyperblast 2.0, Ini 6 Sepatu Lari Lokal 'Max Cushion' yang Super Empuk

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:39 WIB

Festival Raksha Loka, Buktikan Solusi Komunitas Sebagai Kunci Hadapi Krisis Iklim Global

Festival Raksha Loka, Buktikan Solusi Komunitas Sebagai Kunci Hadapi Krisis Iklim Global

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:21 WIB

Berapa Tarif Kamaruddin Simanjuntak yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo?

Berapa Tarif Kamaruddin Simanjuntak yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo?

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:16 WIB

Menyelamatkan yang Terbuang: Perjalanan Dr. Susana Membangun Pejaten Shelter

Menyelamatkan yang Terbuang: Perjalanan Dr. Susana Membangun Pejaten Shelter

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB