Bersama Komunitas Turun Tangan Mereka Memotori Perubahan

Esti Utami, Firsta Nodia

Minggu, 06 Maret 2016 | 06:30 WIB
Bersama Komunitas Turun Tangan Mereka Memotori Perubahan
Komunitas Turun Tangan. (Dok. Komunitas Turun Tangan)

Suara.com - Kini bukan zamannya lagi anak muda berpangku tangan atau menunggu bimbingan untuk sebuah perubahan. Sebagai generasi penerus mereka pun juga ingin membawa perubahan yang lebih baik bagi tanah airnya, Indonesia.

Karena alasan itulah maka terbentuklah komunitas Turun Tangan. Komunitas ini digagas oleh Anies Baswedan sebelum dia didapuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Anies yang saat itu juga mengelola gerakan Indonesia Mengajar, ingin agar komunitas Turun Tangan menjadi sebuah gerakan kerelawanan yang mengajak masyarakat untuk peduli dengan permasalahan di sekitarnya.

Lewat komunitas ini kaum muda juga diajak untuk bergerak aktif memotori perubahan bagi lingkungan sekitarnya.  

"Teman-teman relawan diajak untuk melihat masalah di sekitar mereka dan ambil bagian. Jadi kami mengajak pemuda, jangan cuma mengecam kegelapan tapi juga harus menyalakan lilin harapan. Caranya dengan melakukan hal sekecil apapun untuk Indonesia," ujar Herry Dharmawan, koordinator Komunitas Turun Tangan saat berbincang dengan suara.com beberapa waktu lalu.

Komunitas ini, lanjut Herry, berperan sebagai platform yang menghubungkan para inisiator perubahan dengan para relawan di seluruh penjuru tanah air. Tak heran, dengan lingkup kerja yang begitu luas meski baru berusia dua tahun, komunitas ini telah menggandeng 50 ribu pemuda yang tergerak untuk menjadi relawan.

Dan di setiap aksi yang diadakan, ratusan bahkan ribuan relawan akan turun bersama.

"Anggota kita sudah mencapai 50 ribu di seluruh Indonesia. Hampir di setiap kabupaten dan kota ada. Dan siapapun bisa menjadi inisiator perubahan bagi daerahnya," imbuh Herry.

Anggota komunitas Turun Tangan bersama sang pendiri, Anies Baswedan. (Dok. Komunitas Turun Tangan)

Menurutnya, sumbangan untuk perubahan itu bisa berujud apa saja. Herry mencontohkan, seorang pemuda di Yogyakarta yang memiliki keahlian dalam membuat bentuk-bentuk unik dari origami. Ia berpikir, kemampuannya akan lebih bermanfaat jika ditularkan ke pengajar PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan TK (Taman Kanak-Kanak).

Akhirnya ia menjadi 'guru relawan' sehingga dapat membuat kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih dinamis dan menarik.

"Ide itu dia daftarkan ke Komunitas Turun Tangan dan kami akan memfasilitasi relawan-relawan di Yogyakarta untuk melakukan aksi mulia tersebut. Jadi idenya tidak selalu harus besar tapi yang penting berdampak luas," lanjut Herry.

Tak hanya menghubungkan dengan puluhan bahkan ratusan relawan di suatu daerah, Turun Tangan juga memfasilitasi para relawan dan inisiator dengan 'capacity building'. Mereka kerap
mengadakan pertemuan secara rutin untuk membagi informasi dan membahas isu-isu yang terjadi di sekeliling mereka.

Tak hanya bertumpu pada gerakan-gerakan sosial, komunitas Turun Tangan juga melibatkan aspek politik. Menurut Herry, ini untuk memberi dampak yang lebih besar. Karena sebuah aksi kecil akan lebih besar dampaknya jika juga mempertimbangkan aspek politik.

"Karena kalau gerakan sosial saja maka dampaknya hanya ke satu titik. Tapi kalau ditarik ke ranah kebijakan dampaknya akan meluas. Jadi kita dorong teman-teman relawan untuk juga peduli dengan politik," ia menambahkan.

Beragam aksi yang dilakukan komunitas Turun Tangan di ranah politik antara lain Kawal Pilkada, hingga dukungan terhadap KPK dalam gerakan #IndonesiaUntukKPK. Herry berharap pemuda
di Indonesia bisa tergerak untuk membangun Indonesia meski dengan hal sekecil apapun.

"Harapannya bisa mengajak semua orang untuk ambil bagian, turun tangan. Kalau semua pemuda Indonesia mau terlibat tentu dampaknya akan sangat besar," pungkasnya.

Bagi Anda, pemuda yang tergerak untuk ambil bagian membangun Indonesia, yuk gabung bersama komunitas Turun Tangan. Simak kegiatan mereka di akun Twitter maupun Facebook@TurunTangan.

Komunitas Turun Tangan dalam salah satu aksinya. (Dok. Komunitas Turun Tangan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya

Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:10 WIB

9 Orang Gugur saat Padamkan Karhutla, Puan Desak Negara Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan

9 Orang Gugur saat Padamkan Karhutla, Puan Desak Negara Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Sport | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Sehari Jadi Kakak Bimbing, Karyawan dan Jurnalis Temani Ribuan Anak Marginal Bermain dan Belajar

Sehari Jadi Kakak Bimbing, Karyawan dan Jurnalis Temani Ribuan Anak Marginal Bermain dan Belajar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Pertamina Buka Camping Ground, Jadi Alternatif Akomodasi Nonton Pertamina Grand Prix of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Jadi Alternatif Akomodasi Nonton Pertamina Grand Prix of Indonesia

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

×