Pameran Seni Rupa Karya Penyandang Difabel Digelar di Yogyakarta

Yazir Farouk

Rabu, 03 Agustus 2016 | 05:44 WIB
Pameran Seni Rupa Karya Penyandang Difabel Digelar di Yogyakarta
Hari Disabilitas Internasional

Suara.com - Bentara Budaya Yogyakarta menggelar pameran seni rupa bertema Eksplorasi Titik karya tujuh anak penyandang difabel yang tergabung dalam Komunitas Perspektif. Pameran digelar hingga 8 Agustus 2016.

Koordinator Komunitas Perspektif Yogyakarta Sri Hartaning Sih melalui keterangan tertulis yang dikirim pengelola Bentara Budaya Yogyakarta kepada Antara di Magelang, Selasa (2/8/2016), mengatakan melalui seni rupa perspektif, mereka mengajak berkehidupan setara bersama difabilitas.

Sebanyak tujuh anak yang mengeksplorasi kemampuan diri melalui seni rupa tersebut, yakni Angger Gagat Raino (7), Maydea (12), Hepi Nafisa Mukholifah (8), Muhammad Haidar Arifin (7), Suryo Putro Legowo (8), Laksmayshita Khanza Larasati Carita (21), dan Okta Mahendra (18).

"Mereka berniat untuk bersama-sama membangun, menyebarkan, menanamkan pola pikir perspektif kesetaraan tentang penyandang disabilitas," katanya.

Sri mengemukakan disadari atau tidak, paham mengenai "kenormalan" telah melekat erat dalam masyarakat. Semua itu terbentuk karena ketidaksadaran kolektif masyarakat. Pandangan semacam itu memosisikan difabel lebih rendah daripada non-difabel.

Kata dia, mereka yang empat anak laki-laki dan tiga perempuan dengan beragam disabilitas itu, mencoba membongkar alam pikiran tersebut melalui kegiatan berseni rupa yang terkesan sederhana, yakni membuat "Titik".

Peserta pameran itu, antara lain penyandang difabilitas mental "retarded", difabel tuli, difabel daksa, dan "slow learner". Mereka ada yang tidak bersekolah, siswa sekolah dasar, dan mahasiswa.

"Di manapun dan dengan media apapun. Sesederhana itu," ujarnya.

Fasilitator Komunitas Perspektif Yogyakarta Moelyono mengatakan setiap anak mempunyai potensi sebagai seniman. Mereka tentu menguasai media seni, sedangkan salah satu pintu masuk menguasai media seni, adalah penguasaan rasa percaya diri.

"Setiap anak bisa menguasai 'Titik' menggunakan anggota bagian tubuh manapun, dengan bahan apapun yang ada dan mudah didapat di sekitar kehidupan mereka," ujar Moelyono yang juga perupa dan pegiat hak asasi manusia itu.

Moelyono menjelaskan tentang karya mereka, antara lain tentang kertas warna-warni dipotong bulat seukuran uang koin lima ratus rupiah, kemudian disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan tentang desain.

Hasil karya mereka, katanya, berupa deretan aneka bentuk dan ukuran namun ritmis, seirama dalam nada dan harmoni, sesuai tekstur serta warna bahan yang digunakan.

Dia menjelaskan setiap anak secara mudah membuat "Titik", misalnya dengan jari tangan, menggunakan pewarna kue lokal, dengan meletakkan dan menyusun bahan apapun di sekitar mereka, seperti kerikil, biji-bijian, kulit telur, daun, kulit kayu, bunga kering, buah, pasir, kerang, kulit tiram, kancing baju, kertas bekas, kain bekas, dan manik-manik.

"Pendampingan orang tua juga merupakan proses bersama demi saling membangun mental. Mereka mengerjakan sesuatu yang bagi awam mungkin sepele," ucapnya.

Pameran mereka di Bentara Budaya Yogyakarta pada 3-8 Agustus 2016 sebagai keempat kalinya diselenggarakan Komunitas Perspektif Yogyakarta yang dibentuk pada Oktober 2014. Pada pameran kali ini, Komunitas Perspektif Yogyakarta bekerja sama dengan Tutti Arts, organisasi seni para difabel terkemuka di Australia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UU Sudah Ada, Mensos Yakin Kaum Difabel Makin Terlindungi

UU Sudah Ada, Mensos Yakin Kaum Difabel Makin Terlindungi

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 20:32 WIB

Menristek Dikti: Tak Ada Diskriminasi terhadap Mahasiswa Difabel

Menristek Dikti: Tak Ada Diskriminasi terhadap Mahasiswa Difabel

News | Jum'at, 18 September 2015 | 03:22 WIB

UU Nomor 4/1997 Belum Menjamin Hak Penyandang Disabilitas

UU Nomor 4/1997 Belum Menjamin Hak Penyandang Disabilitas

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 04:08 WIB

RUU Disabilitas Tengah Disiapkan di Baleg DPR

RUU Disabilitas Tengah Disiapkan di Baleg DPR

DPR | Senin, 10 Agustus 2015 | 21:10 WIB

Perenang Indonesia Sukses Pecahkan Rekor Dunia

Perenang Indonesia Sukses Pecahkan Rekor Dunia

News | Kamis, 23 Oktober 2014 | 18:07 WIB

Pemprov DKI Akui TransJakarta Masih Belum "Ramah Difabel"

Pemprov DKI Akui TransJakarta Masih Belum "Ramah Difabel"

News | Kamis, 16 Oktober 2014 | 00:52 WIB

Terkini

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap

Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi

Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya

Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:19 WIB

×