Menristek Dikti: Tak Ada Diskriminasi terhadap Mahasiswa Difabel

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 18 September 2015 | 03:22 WIB
Menristek Dikti: Tak Ada Diskriminasi terhadap Mahasiswa Difabel
Hari Disabilitas Internasional

Suara.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengatakan, tidak ada diskriminasi bagi mahasiswa penyandang disabilitas yang sedang menimba ilmu di perguruan tinggi yang terdapat di Tanah Air.

"Kita tidak pernah membeda-bedakan mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) seperti di Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB) mau pun di Universitas Sumatera Utara (USU) dan lainnya," katanya menjawab wartawan usai memberikan ceramah pada Simposium Nasional Akuntasi (SNA) XVIII di Auditorium USU, Medan, Kamis.

Setiap mahasiswa yang kuliah di PTN, menurut dia, memiliki hak yang sama, baik itu penyandang disabilitas mau pun mahasiswa lainnya.

"Setiap mahasiswa yang memiliki prestasi bagus dan nilai akademik tinggi, akan mendapat bantuan beasiswa, termasuk bagi mereka penyandang disabilitas," ujar Nasir.

Selain itu, mahasiswa disabilitas tersebut, bisa saja diberikan kesempatan oleh pemerintah untuk melanjutkan pendidikan program magister (Strata-2) mau pun doktor (S-3) di luar negeri seperti yang selama ini dilakukan mahasiswa asal Indonesia.

"Jadi, pemerintah tidak pernah membatasi mahasiswa yang disabilitas, dan hal jelas tidak dibenarkan," katanya.

Ia menyebutkan, dalam pemberian bantuan terhadap mahasiswa yang cerdas itu, pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti) tidak ada pilih kasih.

Oleh karena itu, para mahasiswa penyandang disabilitas tersebut, jangan merasa tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah dalam bidang pendidikan.

"Pemerintah tetap memiliki kepedulian yang cukup tinggi terhadap mahasiswa disabilitas yang belajar di berbagai PTN," katanya.

Nasir menambahkan, bagi mahasiswa yang belajar di PTN harus selalu saling menghargai satu sama lainnya karena memang tidak ada perbedaan.

"Hal ini, kelihatannya kurang baik dan tidak mencerminkan calon-calon intelektual muda yang diharapkan dapat membangun bangsa dan negara," kata Menristek Dikti. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi VIII DPR Target UU Disabilitas Selesai Desember 2015

Komisi VIII DPR Target UU Disabilitas Selesai Desember 2015

DPR | Senin, 24 Agustus 2015 | 13:34 WIB

Inilah 11 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik di Indonesia

Inilah 11 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik di Indonesia

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 12:57 WIB

Karnaval Budaya Disabilitas

Karnaval Budaya Disabilitas

Foto | Selasa, 18 Agustus 2015 | 12:59 WIB

UU Nomor 4/1997 Belum Menjamin Hak Penyandang Disabilitas

UU Nomor 4/1997 Belum Menjamin Hak Penyandang Disabilitas

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 04:08 WIB

Terkini

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:55 WIB

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

×