Pebalap Iran Dominasi Etape 2 "Tour de Singkarak"

Madinah

Senin, 08 Agustus 2016 | 16:01 WIB
Pebalap Iran Dominasi Etape 2 "Tour de Singkarak"
Tour de Singkarak 2015

Suara.com - Pishgaman Cycling Team Iran mendominasi kejuaraan balap sepeda internasional, Tour de Singkarak (TdS) 2016 pada etape dua. Etape ini melaju dari Lembah Harau, Limapuluh Kota hingga Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar, Minggu (7/8/2016).

Tim asal Iran itu menempatkan dua wakilnya di tiga besar, yaitu Rahim Emami di posisi pertama dan Reza Hosseini, di posisi tiga. Posisi kedua direbut oleh pebalap 7-Eleven Filipina, James Ewart.

Emani merupakan salah satu pebalap yang diunggulkan pada kejuaraan yang masuk kalender Union Cycliste Internationale (UCI) ini. Selain berlomba dengan serius sejak awal, Emani juga memiliki  kemampuan kuat di sprint dan hebat di tanjakan.

Meski mampu menjuarai etape dua, perjuangan Emami tidak mudah. Pebalap dengan nomor start  dua ini harus beradu sprint dengan Ewart. Namun, Emami sukses masuk finish terlebih dulu dengan catatan waktu 02:55:34.

Saat masuk finish, Emami terlihat gembira, karena mampu menunjukkan tim juara bertahan, setelah pada etape pertama harus mengakui keunggulan pebalap Australia yang memperkuat tim Data #3 Cisco, Dylan Newberry.

Indonesia Berada di 10 Besar

Meski posisi tiga besar didominasi pebalap asing, pebalap Indonesia sebenarnya mampu bersaing, karena mampu berada di posisi sepuluh besar finish tercepat. Ada Rastra Patria Dinawan, pebalap Yogyakarta dari timnas Indonesia, yang mampu berada di posisi tujuh, dengan catatan waktu 02:55:54.

Apa yang diraih timnas Indonesia dinilai cukup bagus oleh manajer timnas, Wawan Setyobudi. Menurutnya, anak asuhnya mampu menjalankan strategi dengan terus berada di rombongan terbesar.

"Itu harapan kami sejak awal dan harus bisa konsisten terus di balapan berikutnya," katanya.

Sebagai 10 besar pebalap tercepat, Indonesia juga menempatkan Jamalidin Novardianto, yang memperkuat tim Singha Infinite Singapura di posisi sembilan dan Slamet Juangga dari KFC Cycling Team Jakarta, dengan catatan waktu yang sama dengan pebalap di atasnya.

Sementara itu, pemegang red white jersey atau pebalap Indonesia tercepat, Dadi Suryadi harus finish di urutan 29, dengan catatan waktu yang sama. Dengan demikian, pebalap dari Terengganu Cycling Team Malaysia itu tetap berhak memegang red white jersey.

Untuk pemegang klasemen umum atau yellow jersey tetap dipegang oleh Dylan Newberry, yang pada etape dua finish di urutan 30. Dylan juga masih berhak memegang green jersey atau predikat raja sprint.

Sedangkan raja tanjakan (polkadot jersey) dipegang pebalap Pishgaman, Amir Kolahdouz, dengan 19 poin. Setelah menyelesaikan etape dua, semua pebalap akan yang finish akan melanjutkan etape tiga, yaitu dari Pasaman menuju Pasaman Barat, hari ini, Senin (8/8/2016).

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Burhasman Bur mengaku senang dengan pelaksanaan TdS 2016.

”Ini saatnya Sumatera Barat menebarkan pesonanya di mata dunia, dan kami minta kepada masyarakat untuk bisa menyambut even ini dengan suka cita. Kita buktikan bahwa sumber daya manusia di Sumbar sangat mengerti bahwa pariwisata adalah untuk kemakmuran masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 25 tim yang berasal dari 30 negara datang pada balapan sepeda internasiola sepanjang 1.000 km ini. Sebanyak 19 tim berasal dari luar negeri, dan dari Indonesia sebanyak enam tim. Ke-19 tim luar negeri  berasal dari Malaysia, Singapura, Laos, Taiwan, Jepang, Swis, Korea, Australia, Iran, Uni Emirat Arab, Filipina, Hong Kong, dan Kenya. Indonesia diwakili oleh tim nasional Indonesia, Prima Indonesia, BRCC Banyuwangi, SAKB Jawa Barat, dan tim dari Sumbar.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menjelaskan, TdS 2016 menyumbangkan dampak langsung bagi pariwisata Indonesia. “Karena disiarkan di banyak tempat, dilaporkan di banyak media, dan membuat Sumatera Barat semakin populer,” ungkapnya.

Kedua, kata Menpar, soal repeater tourisme yang berasal dari international sport event. “Sekitar 60 persen dari turis yang datang pada even akan datang kembali setelah even, sebelum satu tahun,” katanya.

Sport tourism masuk dalam atraksi man made (karya manusia), yang menyumbangkan 5 persen wisatawan mancanegara (wisman), yang bila dikategorikan lagi menjadi sport event, yang menyumbang 1-2 persen wisman.

 

 

 

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenpar Targetkan 20 Juta Kunjungan Wisman

Kemenpar Targetkan 20 Juta Kunjungan Wisman

Lifestyle | Minggu, 07 Agustus 2016 | 14:39 WIB

Menpar: Kita Harus Jadi Nomor Satu!

Menpar: Kita Harus Jadi Nomor Satu!

Lifestyle | Minggu, 07 Agustus 2016 | 16:03 WIB

Jaga Destinasi Wisata, Kemenpar Gandeng Basarnas

Jaga Destinasi Wisata, Kemenpar Gandeng Basarnas

Lifestyle | Minggu, 07 Agustus 2016 | 14:15 WIB

Aceh Siap Rebut Best Halal Destination 2016

Aceh Siap Rebut Best Halal Destination 2016

Lifestyle | Minggu, 07 Agustus 2016 | 13:43 WIB

Terkini

K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia

K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:50 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah

4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:28 WIB

Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC

Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:21 WIB

Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan

Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:06 WIB

Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?

Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:25 WIB

Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia

Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:10 WIB

6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026

6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:07 WIB

Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi

Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:52 WIB

Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna

Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:49 WIB

Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin

Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:43 WIB