Menpar Ajak Investor Buka Theme Park di Indonesia

Madinah | Suara.com

Rabu, 10 Agustus 2016 | 16:01 WIB
Menpar Ajak Investor Buka Theme Park di Indonesia
Ilustrasi theme park. [shutterstock]

Suara.com - Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menyatakan ingin agar Indonesia memiliki theme park (taman bertema) berskala internasional di 10 top destinasi prioritas. Theme park diyakininya akan memperkuat atraksi yang sudah ada di 10 kawasan wisata tersebut, baik berupa alam maupun culture. Niat ini disampaikannya saat membuka Fun Asia Expo, pameran theme park, waterpark & attraction terbesar di ASEAN, yang digelar di Jakarta Interantional Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, 4-5 Agustus 2016.

“Kami membuka peluang bagi para investor yang berminat membangun theme park, terutama di 10 top destinasi. Silakan menambahkan satu atraksi man made (acara yang sengaja dibuat untuk wisata) yang memiliki business opportunity yang bagus di bidang pariwisata,” kata Arief, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Theme Entertaiment Association (TEA/AECOM) 2015, pertumbuhan wisata jenis ini sangat tinggi. Beberapa di antaranya adalah Chimelong, Songcheng, Disneyland, dan Universal Studio, yang didominasi oleh pasar Asia dan berpusat di Amerika Serikat (AS).

Untuk top 25 taman hiburan di seluruh dunia pada periode 2014-2015, rata-rata pertumbuhan kedatangan wisatawannya mencapai 5,4 persen. Itu terjadi di tengah laju pertumbuhan Asia Pasifik sebesar 6,9 persen.

Secara keseluruhan, jumlah kunjungan pada top 25 wisata theme park di seluruh dunia pada 2014 mencapai 223.500.000 orang. Sementara pada 2015 meningkat menjadi 235.600.000 orang.

“Bila standar globalnya dikelola dan dipromosikan dengan baik, punya karakteristik mass tourism dan keluarga, saya yakin bisa membantu capaian target nasional 20 juta wisatawan mancanegara di 2019,” tambah Arief.

Faktanya, tren kunjungan wisata theme park selalu tinggi. Lihat saja capaian top 5 taman hiburan pada 2015, yaitu Magic Kingdom Walt Disney World di Florida, AS, dikunjungi 20.492.000 wisatawan dalam kurun waktu satu tahun. Disneyland di California, AS, menembus angka 18.278.000 kunjungan.

Tokyo Disneyland juga tak kalah fantastisnya. Theme park di ibu kota Jepang itu dikunjungi 16.600.000 orang per tahun. Dua lainnya, Universal Studios Japan di Osaka dan Tokyo Disney Sea dikunjungi masing-masing 13.900.000 dan 13.600.000 pengunjung per tahun.

Sementara itu, angka pertumbuhan rata-rata theme park di Indonesia berdasarkan Asosiasi Rekreasi Keluarga Indonesia (ARKI) sekitar 5-10 persen. Angka ini di atas pertumbuhan rata-rata dunia.

 Waterpark Ancol paling Banyak Dikunjungi di Dunia

Bila perumbuhan pengunjung waterpark dunia pada 2015 mencapai 3,7 persen, maka Indonesia berada di kisaran 5-7 persen. Saat ini, salah satu waterpark di Indonesia, Atlantis Ancol, Jakarta, berada di peringkat 19 besar waterpark paling banyak dikunjungi di seluruh dunia. Pada 2015, angkanya menembus 970.000 pengunjung.

Dengan besarnya potensi tersebut, mantan Direktur Utamat Telkom itu mengundang para investor untuk mengembangkan theme park berskala internasional di Indonesia. Lokasi yang ditawarkan adalah di 10 destinasi prioritas, seperti Danau Toba-Sumatera Utara, Tanjung Kelayang-Belitung, Tanjung Lesung-Banten, KepulauanSeribu-Jakarta, Candi Borobudur-Jawa Tengah, Bromo-Tengger-Semeru Jawa Timur, Mandalika-Lombok, Labuan Bajo-Nusa Tenggara Barat, Wakatobi-Sulawesi Tenggara, dan Morotai-Maluku Utara.

“Kami mendorong dan menyambut investor untuk datang dan berinvestasi di daerah tersebut. Kami berharap bantuan ARKI dan IAAPA (organisasi yang membawahi asosiasi berbagai taman wisata yang ada di berbagai belahan dunia) untuk membangun minimal satu theme park di 10 destinasi prioritas hingga 2019. Sesuai Perpres (Peraturan Presiden) 44 Tahun 2016, usaha pariwisata taman rekreasi, taman bertema, dan arena permainan terbuka 100 persen untuk investasi asing,” papar Arief.

Undangan tadi diutarakan Arief di hadapan 200 exhibitor dari Inggris Raya, Italia, Belanda, Jerman, AS, Kanada, Jepang, Korea, Tiongkok, Taiwan, dan Singapura. Mereka yang hadir adalah Vice President of International Association of Amusement Parks and Attractions Asia Pacific (IAAPA), June Ko, eks President of IAAPA, Cesar Mario Mamon, Founder and Advisor of Indonesian Family Recreation Association (ARKI), Rachmat Sutiono, hingga Chairman of Indonesian Family Recreation Association, Taufik A Wumu.

“Ajakan yang menarik. Nanti kami jajaki peluangnya. Kalau ada theme park berskala internasional di seluruh destinasi prioritas, seperti Disneyland, pasti wisatawan mancanegara akan banyak datang ke Indonesia,” ujar Rachmat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:00 WIB

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:40 WIB

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:35 WIB

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:47 WIB

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:25 WIB