Koleksi Perangko Fadli Zon Dipamerkan di Senayan

Esti Utami, Bagus Santosa

Kamis, 18 Agustus 2016 | 13:15 WIB
Koleksi Perangko Fadli Zon Dipamerkan di Senayan
Ilustrasi perangko. (Antara)

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai keberadaan perangko bukan hanya sebagai alat komunikasi tapi juga merekam peristiwa sejarah dan politik.

"Perangko telah menjadi bagian dari arsip sejarah yang penting, karena tidak hanya menjadi tanda bagi bea pengiriman pos, tetapi telah menjadi arsip bagi berbagai peristiwa bersejarah, alat komunikasi pembangunan, serta jembatan diplomasi yang menghubungkan berbagai bangsa," katanya saat membuka pameran filateli dengan tema "Politik dalam Perangko" di Gedung DPR dalam memperingati HUT RI ke-71 tahun dan HUT DPR ke-71 tahun di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Dia mengatakan pameran filateli tersebut merupakan pesan bahwa perjalanan pos terekam peristiwa sejarah dan politik dalam sebuah perangko serta bagian tidak terpisahkan dari Indonesia.

Menurut dia, dunia filatelis Indonesia tetap eksis misalnya masih ada lelang filateli meskipun saat ini ada teknologi yang semakin berkembang.

"Ini bagian dari catatan sejarah yang dilakukan PT Pos dan sebagai pemanasan untuk pameran dan kompetisi filateli dunia di Bandung pada Agustus 2017," ujarnya.

Fadli menilai saat ini dunia filatelis banyak diminati kalangan muda, menandakan bahwa mereka ada keinginan mempelajari sejarah melalui perangko.

Dia mengatakan, saat ini koleksi perangko Indonesia yang merekam perjalanan bangsa banyak dimiliki warga negara lain sehingga itu menjadi pekerjaan rumah untuk mengembalikan koleksi tersebut ke dalam negeri.

"Koleksi Indonesia yang besar tidak dimiliki orang Indonesia namun oleh orang Singapura, sehingga itu tantangan kembalikan koleksi paling hebat ke Indonesia. Banyak kolektor dunia fokuskan ke Indonesia," katanya.

Pameran yang berlangsung sejak 18-26 Agustus 2016 itu menampilkan perangko-perangko yang menggambarkan berbagai peristiwa politik penting dalam sejarah Indonesia.

Koleksi perangko milik Fadli Zon, yang berjudul "Netherlands Indies Postal Cancellation 1789-1917" juga ikut dipamerkan.

Koleksi itu termasuk kelas Postal History ini menceritakan perjalanan cap pos yang diterakan pada seluruh surat dan kartu pos mulai dari masa sebelum ada perangko tahun 1789 (VOC dan pre-philately) sampai dengan masa sesudah ada perangko hingga tahun 1917, pada masa Hindia Belanda.

Koleksi Fadli tersebut pernah mendapatkan Medali Large Vermeil pada pameran filateli tingkat dunia di Singapura tahun 2015, dan di New York pada 2016.

Pada pameran filateli ini juga ditampilkan koleksi perangko seri Pemilihan Umum, keikutsertaan Indonesia dalam berbagai organisasi dunia, hubungan-hubungan diplomatik, Reformasi 1998, lepasnya Timor Timur.

Selain itu juga menampilkan gambaran hasil-hasil pembangunan Indonesia setiap lima tahun sekali, tokoh-tokoh politik, hingga seri Presiden RI, mulai dari Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo.

Ditampilkan juga Sampul Hari Pertama Seri Presiden Joko Widodo yang ditandatangani asli milik Fadli Zon. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:03 WIB

BSU 2026 Cair November-Desember, Ini Cara Cek Informasi dan Syarat Penerimanya

BSU 2026 Cair November-Desember, Ini Cara Cek Informasi dan Syarat Penerimanya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:00 WIB

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:46 WIB

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:44 WIB

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:38 WIB

×