Jazz Gunung Bromo Membuat Kawasan Tengger Dipadati Pengunjung

Esti Utami Suara.Com
Sabtu, 20 Agustus 2016 | 21:48 WIB
Jazz Gunung Bromo Membuat Kawasan Tengger Dipadati Pengunjung
Pagelaran musik Jazz Gunung Bromo. (Antara/Ari Bowo Sucipto)

Suara.com - Selama dua hari penikmat musik akan disuguhi penampilan dari musisi ternama dari dalam dan luar negeri, di antaranya Dwiki Dharmawan Jazz Connection, Ermy Kullit. Ian Scionti Trio, Shaggy Dog, The Groove, Ring of Fire featuring Bonita dan Ricad Hutapea, Penny Candarini, Samba Sunda dan Nial Djuliarso trio featuring Arief Setiadi.

Mereka tampil dalam acara Jazz Gunung Bromo,  festival tahunan yang digagas Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan Djaduk Ferianto. Acara ini bentuk apresiasi terhadap musik jazz. Animo masyarakat Indonesia untuk menyaksikan pertunjukan ini cukup besar, terbukti dengan jumlah pesanan kamar yang meningkat drastis di kawasan Tengger pada saat jadwal pertunjukan.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Probolinggo mencatat pemesanan kamar hotel di kawasan Tengger sudah mencapai 50 persen untuk hari H pertunjukan, sementara separuhnya sudah dipesan utnuk penonton jazz gunung.

Jazz Gunung kali ini bertemakan "Pesta Merdeka di Puncak Jazz Raya" yang bertepatan dengan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, serta acara akan dikemas dengan balutan semangat merah putih di pegunungan.

Di hari pertama, penyanyi senior Ermy Kullit mampu mengajak penonton untuk bernostalgia dengan lagu-lagu lawasnya di pentas Festival Jazz Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (19/8/2016) malam.

"Saya tidak menyangka, ternyata tidak hanya generasi saya yang hafal lagu-lagu saya, ini bukan sekadar nostalgia," kata Ermy sesaat setelah menyanyikan lagu berjudul "Pasrah".

Walau usianya tidak muda lagi, kualitas suaranya masih berkarakter khas masa keemasannya pada era 80-an.

Lagu "Pasrah" merupakan lagu yang ia bawakan pertama kali di Festival Jazz Gunung 2016. Kemudian dilanjutkan dengan lagu kedua, "Tergoda".

Memasuki lagu ketiga, Ermy mengajak penonton untuk lebih mengenang romantika 90-an dengan membawakan lagu "Masih Ada", tidak disangka hampir seluruh penonton dari berbagai generasi tersebut turut mengikuti lirik yang dilantunkan Bunda Ermy, sapaan akrabnya.

Di sela-sela pementasan, penyanyi bernama lengkap Ermy Maryam Nurjannah Kullit ini sempat menceritakan bagaimana lagu-lagu populernya tersebut tercipta dan diolah bersama musisi-musisi senior, salah satunya almarhum Ireng Maulana.

Penampilan Ermy Kullit ditutup dengan lagu andalannya, yaitu "Kasih". Seorang penonton terjatuh di atas panggung saat ingin memberikan bunga padanya.

Selanjutnya, pentas Jazz Gunung hari pertama ditutup dengan penampilan band asal Yogyakarta, Shaggydog. Penampilan tersebut membuat penonton beranjak dari tempat duduknya dan berdansa mengikuti irama dari lagu-lagu Shaggydog yang lebih beraliran ska. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI