Demi Boneka Sigale-gale, Samosir Gelontor Rp80 M

Madinah

Senin, 22 Agustus 2016 | 17:06 WIB
Demi Boneka Sigale-gale, Samosir Gelontor Rp80 M
Ilustrasi boneka kayu. [shutterstock]

Suara.com - Jika Anda menyaksikan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016 di Parapat, Kabupaten Simalungun dan Balige, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara (Sumut), akhir pekan lalu, maka Anda pasti takkan melewatkan Sigale-gale.

Sigale-gale adalah boneka yang terbuat dari kayu, yang dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga bisa digerakkan dari belakang, yang penuh dengan kisah mistis. Sigale-gale hidup dalam budaya masyarakat Batak Toba, Pulau Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir tengah menyiapkan dana sebesar Rp 80 miliar, agar patung ini bisa dinikmati sebagai atraksi budaya.

“Cerita ini merupakan karya budaya turun temurun dan dipercaya oleh masyarakat. Pasti ada banyak hikmah di balik legenda Sigale-gale itu. Silakan disimak cerita langsungnya dan lihatlah dengan mata kepala sendiri di lokasi tempat asal muasal cerita itu dibuat,” kata Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, Tomok, beberapa waktu lalu.

Namanya juga legenda, bisa faktual atau pernah terjadi, bisa juga rekaan tokoh-tokoh di sana secara turun-temurun, sehingga menjadi kemasan cerita yang menarik. Terlepas dari percaya atau tidak percaya, legenda-legenda seperti itu sangat penting bagi dunia pariwisata.

“Di Korea, apa saja dibuat monumental, dan ramai dikunjungi untuk selfie (foto diri) dan berwisata budaya,” kata Menpar.

Nah, pertunjukan Sigale-gale ini bisa Anda saksikan di Desa Tomok. Lokasinya tak jauh dari Parapat. Cukup satu jam menyeberang dengan kapal ferry, Anda sudah sampai di Tomok, desa yang menjadi destinasi wisata budaya boneka Sigale-gale.

Menurut Legenda, Boneka adalah Raja Manggale dengan Rohnya

Legenda mengungkapkan, Sigale-gale merupakan boneka kayu yang dibuat untuk membahagiakan Raja Rahat. Dia adalah seorang raja dari salah satu kerajaan di Pulau Samosir, yang dikelilingi Danau Toba. Dan pada masanya, Si Raja Rahat memiliki seorang putra bernama Raja Manggale.

Suatu ketika, sang raja mengirim putranya untuk berperang. Namun tak dinyana, Raja Manggale tumbang di medan perang. Tragisnya lagi, jenazahnya tak pernah ditemukan. Raja Rahat sangat sedih kehilangan putra semata wayangnya, yang akan mewarisi kerajaannya.

Konon, raja pun akhirnya jatuh sakit, karena selalu memikirkan anaknya. Akhirnya, para dukun membuat patung mirip Manggale. Lalu dipanggilnyalah roh Raja Manggale, sehingga bisa menggerak-gerakkan tangannya. Perlahan, sang raja mulai pulih dari sakit. Sejak saat itu, orang Batak menyebut boneka tersebut sebagai Sigale-gale, atau Si Lemas-lemas.

Dalam pertunjukan sekarang, tentu boneka tidak dimasuki roh. Untuk menggerakkannya, dibuatkan sistem penggerak mekanis. Bahkan ada yang sampai dapat membuat boneka tersebut menangis.

Pertunjukkan Sigale-gale menari biasanya dimainkan dengan iringan musikal Sordam dan Gondang Sabangunan. Biasanya ada sekitar tujuh macam musik ritual Batak untuk memainkan tarian patung Sigale-gale ini.

Atraksi ini dilengkapi oleh 8-10 penari yang mengiringinya. Mereka akan menari Tor-tor, sesuai musik, meskipun fokus utama tetap pada patung Sigale-gale. Pertunjukan mistis ini rupanya masih melekat dalam budaya Batak Toba dan tidak punah tergerus zaman.

Hingga kini, masih dapat dijumpai sejumlah patung yang dipahat puluhan tahun silam. Tak ingin kehilangan momentum, Sigale-gale, satu dari sejumlah legenda di Kabupaten Samosir, Sumut, telah menjadi andalan untuk menarik wisatawan.

"Kita akan bangun patung Sigale-gale setinggi 100 meter (m) lebih, beserta cable car (kereta gantung). Kami ingin menjadikan Kabupaten Samosir sebagai destinasi utama wisatawan di Sumatera Utara,” terang Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, Tomok, Rabu (17/8/2016).

Biaya yang disiapkan cukup fantastis. Untuk Sigale-gale raksasa seukuran Monas, Rapidin mengaku sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 80 miliar, sementara untuk cable car, investasi yang disiapkan sebesar Rp 120 miliar.

“Jadi, kalau ada KKPDT lagi, wilayah kami sudah punya infrastruktur pariwisata yang bagus. Wisatawan jadi semakin nyaman berwisata ke daerah kami,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sukses Besar, Pesona Danau Toba Siap "Go International"

Sukses Besar, Pesona Danau Toba Siap "Go International"

Lifestyle | Senin, 22 Agustus 2016 | 13:01 WIB

Demi Dato, Garuda Indonesia Buka Rute Medan-Silangit

Demi Dato, Garuda Indonesia Buka Rute Medan-Silangit

Lifestyle | Minggu, 21 Agustus 2016 | 15:06 WIB

Yuk, Nikmati 2 Acara Keren Ini di Danau Toba

Yuk, Nikmati 2 Acara Keren Ini di Danau Toba

Lifestyle | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 15:06 WIB

Hari Ini, Slank Gebrak Panggung Apung Pesona Danau Toba

Hari Ini, Slank Gebrak Panggung Apung Pesona Danau Toba

Entertainment | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 13:03 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×