Para Penyelam Indonesia Kumpul di Tulamben

Yazir Farouk

Kamis, 25 Agustus 2016 | 16:33 WIB
Para Penyelam Indonesia Kumpul di Tulamben
Ilustrasi penyelam [shutterstock]

Suara.com - Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menyatakan apresiasinya pada Komunitas Forum Selam, yang menggagas pertemuan khusus para penyelam di Tulamben, Bali. Event yang dinamai "Diver Gathering 10th Years Anniversary" ini berlangsung 25-28 Agustus 2016.

"Ini ada tren yang bagus untuk wisata bahari, baik coastal zone, underwater zone, maupun sea zone. Nah, ajang itu cukup baik untuk ajang komunikasi antar divers (penyelam)," kata Menpar di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Wisata bawah laut, kata Arief, dulu hanya disukai oleh wisatawan Eropa dan Amerika. Tetapi sekarang diminati masyarakat Asia dan Pacifik. Menurutnya, hampir setiap pameran underwater di Cina, Hongkong, Seoul, dan Singapura selalu ramai diserbu pengunjung.

"Dulu mereka hanya suka melihat pantai, sekarang mereka suka tantangan untuk melihat objek baru, bawah laut. Sementara, pemandangan bawah laut Indonesia adalah yang terbaik di dunia," ujarnya.

Fasilitasi Komunitasi Para Penyelam Indonesia

Acara yang didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini dibuat untuk memfasilitasi komunikasi antarpenyelam di Indonesia.

"Diver gathering akan diramaikan oleh beragam kegiatan yang melibatkan penyelam, agensi selam, dan pemain industri selam. Anda tidak akan jenuh, karena kegiatan tersebut akan menghadirkan sajian musik, bermacam permainan, pendidikan selam, workshop dan bazar. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang telah mendukung acara ini,” ujar panitia pelaksana Diver Gathering 10th Years Anniversary, Ebram Harimurti.

Di samping itu, lanjut Ebram, acara ini juga menyuguhkan kelas selam tertentu, seperti peak performance bouyancy, dive safety, dan masih banyak lagi.

"Peserta yang hadir berhak meningkatkan level selam lewat kelas advanced open water dan mengikuti kelas pengambilan sertifikasi dengan harga spesial. Kami lakukan ini agar semakin banyak orang yang menyelam ke Tanah Air kita," ujarnya.

Ebram menambahkan, bagi yang belum memiliki sertifikasi selam atau bahkan belum memiliki pengalaman selam, akan diberi kesempatan untuk mencoba scuba atau discover scuba diving di ajang ini.

"Jika beruntung, Anda dapat memenangkan berbagai door prize, seperti free courses hingga memenangkan trip ke Gili Island di Lombok," ucapnya.

Surga Selam Dunia

Indonesia merupakan Surga penyelam dunia, karena memiliki lebih dari 700 spot diving dan snorkeling. Beberapa di antaranya adalah Sonegat, Pulau Keraka, Pulau Syahrir Batu Kapal, Pulau Hatta, dan Pulau Ai.

Bukan itu saja, Indonesia juga memiliki 20 titik penyelaman di Bunaken-Sulawesi Utara, Taman Nasional Wakatobi, 88 titik penyelaman di Selat Lembeh-Sulawesi Utara, dan tiga spot diving di Pulau Weh, Aceh.

Sejumlah titik penyelaman juga tersebar di Labuan Bajo, Pulau Komodo, dan Pulau Rinci-Nusa Tenggara Timur, 50 titik di Laut Alor, 28 titik penyelaman di Derawan, spot diving di Teluk Cenderawasih, dan Raja Ampat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Gebrakan Sulut Kerek Kunjungan Wisata

Dua Gebrakan Sulut Kerek Kunjungan Wisata

Lifestyle | Rabu, 24 Agustus 2016 | 16:07 WIB

Warga Singapura Kepincut Masakan Indonesia

Warga Singapura Kepincut Masakan Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Agustus 2016 | 15:06 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×