Bangkai Kapal Jerman di Sabang Jadi Spot Selam Favorit

Ruben Setiawan

Kamis, 15 September 2016 | 03:00 WIB
Bangkai Kapal Jerman di Sabang Jadi Spot Selam Favorit
Ilustrasi menyelam [Pixabay]

Suara.com - Bangkai kapal Sophie Rickmers yang tenggelam sekira tahun 1940-an di Teluk Pria Laot (laut), Sukakarya, Sabang, Aceh ketika pecah perang dunia kedua menjadi salah satu lokasi penyelaman terbaik para pencinta diving belahan dunia.

"Kapal Sophie Rickmers sudah lebih setengah abad tenggelam di dasar laut, Pria laot, Sabang dan sekarang menjadi salah satu lokasi penyelaman terfavorit bagi para pencinta diving di belahan dunia," kata salah seorang tour guide diving asal Sabang, Bukhari baru ini.

Ia memperkirakan, Kapal berkebangsaan Jerman itu dapat ditemui persisnya di Teluk Pria Laot, Sabang pada kedalaman 40-50 meter dan untuk melakukan penyelaman dilokasi untuk diharuskan menggunakan dua tabung oksigen.

"Kapal itu telihat jelas pada kedalam 40-an meter yang sudah banyak ditumbuhi terumbu karang secara alami pada bangkai kapal itu dan beragam ikan hias pun mudah dijumpai, para diver dipastikan puas sajian keindahan pesona bawah laut dilokasi tenggelamnya kapal tersebut," paparnya.

Penyelam tadi menyebutkan, ribuan penyelam dunia dan lokal sudah menyelam dilokasi tenggelamnya kapal Sophie Reickmers itu dan para penyelam tersebut tidak menyia-yiakan kesempatan itu.

"Dominan penyelam belahan dunia dan lokal yang diving dilokasi itu mengabadikan gambar pada kedalam 40-an meter dari pelagai sudut, para wisatawan juga bisa mengeliligi kapal itu dan tidak sedikit para diver masuk kedalam kapal itu," tuturnya.

Informasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah pihak, Kapal berkembangsaan Jerman yang melintasi Samudera Hindia mengangkut barang-barang berharga diantaranya, timah hitam, piring keramik besar dan banyak barang berharga lainnya dibiarkan tenggelam kedasar laut Sabang.

Adapun kapal tersebut diproduksi oleh perusahaan The Rickmers Werft di Bremerhaven Kota Bagian Barat Hamburg menggunakan material terbaik pada masa itu antara tahun 1917-1920 panjangnya 134 meter, lebar 17,5 meter, tinggi 8 meter dengan kecepatan rata-rata 12 knot.

Pada masa itu, sekira tahun 1940-an Kapal Sophie Rickmers masuk perairan Sabang, Aceh hendak dibajak dan dirampas oleh serdadu Belanda yang bekuasa diwilayah Sabang, namun Capten bersama awak kapal memutuskan untuk menenggelamkan kapal itu.

"Kapal Sophie Rickmers pertama kali beroperasi tanggal 16 Juli 1920 dibawah lisensi perusahaan The Rickmers-Reederei dengan membawa barang berharga seperti timah hitam dan piring keramik besar dan kapal tersebut segeja ditinggelamkan pada tanggal 10 Mai 1940 untuk menghindari bajakan pasukan Belanda yang menguasi Sabang," sebut Albina Arrahman, penulis buku "Sabang Dalam Lintas Sejarah" dan Anggota DPRK Sabang itu.

Ketika pecahnya perang dunia kedua antara tahun 1939 - 1945 juga berdampak ke Pulau Weh dan sebagai bukti nyata adalah tenggelamnya kapal berkembangsaan Jerman tersebut di Teluk Sabang.

Panglima Laot (Lembaga adat laut) Wilayah Pria Laot Sabang, Mansur mengakui, lokasi tenggelam kapal tersebut sudah menjadi rumah ikan dan masyarakat wilayah amat sering memancing di area itu.

"Lokasi tenggelam kapal Sophie itu sudah menjadi rumah ikan, masyarakat pribumi sudah bertahun-tahun mencari nafkah untuk keluarganya di lokasi kapal itu tenggelam," akui Panglima Laot Wilayah Pria Laot, Sabang.

Ia menambahkan, masyarakat pribumi juga banyak yang berprofesi sebagai tour guide dan membawa sejumlah wisatawan asing maupung lokal untuk menyelam di lokasi tenggelamnya kapal berkebangsaan Jerman itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:19 WIB

Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta

Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta

Foto | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:54 WIB

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:14 WIB

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:54 WIB

Prabowo Ungkap Kartel Narkoba Kini Pakai Kapal Selam, Minta Polisi Jadi 'Mata dan Telinga Rakyat'

Prabowo Ungkap Kartel Narkoba Kini Pakai Kapal Selam, Minta Polisi Jadi 'Mata dan Telinga Rakyat'

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 20:22 WIB

TNI AL Pesan 2 Kapal Selam Scorpene Prancis, Pertimbangkan Beli Unit Tambahan dari China

TNI AL Pesan 2 Kapal Selam Scorpene Prancis, Pertimbangkan Beli Unit Tambahan dari China

News | Kamis, 11 September 2025 | 18:30 WIB

Trump Siaga! Dua Kapal Selam Dikerahkan ke Rusia Usai Medvedev Ancam Perang

Trump Siaga! Dua Kapal Selam Dikerahkan ke Rusia Usai Medvedev Ancam Perang

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 15:33 WIB

Hariff Defense Gandeng Produsen Kapal Selam Asal Perancis, RI Bisa Diuntungkan di Sektor Maritim?

Hariff Defense Gandeng Produsen Kapal Selam Asal Perancis, RI Bisa Diuntungkan di Sektor Maritim?

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 21:49 WIB

Pengawasan Bawah Laut Nihil, TNI AL Curhat di DPR: Belum Punya Alat Deteksi Kapal Selam Asing

Pengawasan Bawah Laut Nihil, TNI AL Curhat di DPR: Belum Punya Alat Deteksi Kapal Selam Asing

News | Senin, 28 April 2025 | 19:03 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×