Komunitas Ini Bikin Penyandang Bipolar Punya Keluarga Baru

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Sabtu, 01 April 2017 | 09:30 WIB
Komunitas Ini Bikin Penyandang Bipolar Punya Keluarga Baru
Bipolar Care Indonesia. [Instagram Bipolar Care Indonesia]

Suara.com - Bipolar adalah gangguan kejiwaan yang membuat penderitanya memiliki perubahan suasana hati ekstrim ditandai dengan fase mania dan depresi.

Penderitanya bisa merasakan kegembiraan yang berapi-api atau justru fase depresi yang membuat mereka merasa tak berarti ada di dunia. Itulah sebabnya penderita bipolar erat dengan keinginan bunuh diri yang tinggi.

Kedua kondisi yang dialami penderita bipolar ternyata tak mudah diterima semua orang, termasuk keluarga. Bahkan, tak sedikit anggota keluarga yang mengasingkan penderita bipolar karena dianggap 'gila'.

Padahal, gejala bipolar bisa terkontrol jika diobati. Mereka membutuhkan dukungan penuh dari orang terdekat agar merasa nyaman dan bisa mendapatkan pengobatan medis untuk menangani kondisi yang dialami.

Hal ini pula yang dialami penyandang bipolar, Igi Oktamiasih. Kesadaran masyarakat akan gangguan jiwa yang rendah mendorongnya membentuk komunitas Bipolar Care Indonesia, bersama Vindy Ariella dan Miliana Kanita yang juga sesama penyandang bipolar pada 27 Mei 2013 lalu.

"Komunitas ini kami buat karena kami pernah merasa berjuang sendiri. Dengan adanya Bipolar Care Indonesia bisa menjadi wadah dan dukungan agar penyandang bipolar tidak merasa sendirian," ujar Igi ketika ditemui pada peringatan World Bipolar Day di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Igi yakin, masih banyak penyandang bipolar yang mungkin tak menyadari bahwa dirinya mengidap gangguan kejiwaan tersebut. Sehingga melalui komunitas ini, orang-orang yang mengalami gangguan serupa dapat menjalin persahabatan, berbagi pengalaman dan saling menguatkan.

"Kami juga berharap agar masyarakat luas tidak membedakan perlakuan terhadap penyandang bipolar. Penerimaan mereka justru sangat kami butuhkan agar kami bisa hidup normal dengan kondisi bipolar," tambah dia.

Komunitas Bipolar Care Indonesia, kata dia, rutin menyelenggarakan edukasi dan deteksi dini gangguan kejiwaan dalam berbagai kesempatan. Anggotanya pun telah tersebar ke seluruh wilayah di Indonesia.

baca juga

Bipolar Care Indonesia. [Instagram Bipolar Care Indonesia]

"Kegiatan rutin kita psikoedukasi yang mengangkat masalah kesehatan jiwa. Biasanya kami mengundang psikiater dan psikolog untuk berbagi informasi pada para anggota kami," tambah dia.

Selain itu ada pula kegiatan Kumpul Bareng (kumbar) yang menjadi wadah para anggota untuk curhat mengenai pengalaman mereka saat mengalami kekambuhan atau menghadapi penolakan dari orang-orang terdekat mereka.

Bipolar Care Indonesia. [Instagram Bipolar Care Indonesia]

"Kami juga memberikan dukungan di dunia maya melalui support grup seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan lainnya. Di media tersebut kami berbagi tips bagaimana cara menghadapi bipolar ini," lanjut dia.

Tanggal 30 Maret ditandai sebagai Hari Bipolar Sedunia. Bipolar Care Indonesia mengadakan beragam kegiatan positif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat luas terhadap masalah kesehatan jiwa.

Bipolar Care Indonesia. [Instagram Bipolar Care Indonesia]

Dalam peringatan ini, Igi menekankan bahwa orang dengan masalah kesehatan jiwa sebenarnya sama dengan mereka yang mengidap penyakit fisik karena tersedia obat untuk mengatasinya.

Ia pun mengajak para penyandang bipolar untuk mengalihkan fokusnya pada kegiatan yang produktif dibandingkan memikirkan penilaian orang terhadap kondisinya.

Bipolar Care Indonesia. [Instagram Bipolar Care Indonesia]

"Kami harap, lewat komunitas ini para anggota tidak hanya fokus pada gangguan jiwa yang dihadapi, tapi lebih pada kegiatan positif lain yang membuat mereka bisa berprestasi seperti orang normal lainnya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaya Hidup Modern Bisa Ganggu Pasien Bipolar

Gaya Hidup Modern Bisa Ganggu Pasien Bipolar

Health | Kamis, 30 Maret 2017 | 21:27 WIB

Dokter: Bipolar Bukan Gangguan Jiwa

Dokter: Bipolar Bukan Gangguan Jiwa

Health | Minggu, 05 Maret 2017 | 05:31 WIB

Ada Keinginan Bunuh Diri, Waspadai Bipolar!

Ada Keinginan Bunuh Diri, Waspadai Bipolar!

Health | Sabtu, 04 Maret 2017 | 16:11 WIB

Miliki Bipolar, Demi Lovato Kini Kerjakan 'Proyek Spesial' Ini

Miliki Bipolar, Demi Lovato Kini Kerjakan 'Proyek Spesial' Ini

Entertainment | Minggu, 26 Februari 2017 | 19:38 WIB

Pasien Gangguan Bipolar Rentan Bunuh Diri

Pasien Gangguan Bipolar Rentan Bunuh Diri

Health | Kamis, 23 Juni 2016 | 14:15 WIB

Terkini

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

×