Dibanding Mie, Baiknya Pilih Spaghetti

Dythia Novianty | Risna Halidi
Dibanding Mie, Baiknya Pilih Spaghetti
Ilustrasi spaghetti. [Shutterstock]

Dibandingkan dengan mie, spaghetti dinilai lebih baik.

Suara.com - Orang Asia terutama Indonesia, telah lama dikenal sebagai masyarakat yang jatuh cinta dengan makanan mie. Dari sekadar hanya menjadi kudapan hingga menu utama. Namun, apakah mie benar-benar sehat?

Sebagian besar merek mie yang ada di pasaran terbuat dari tepung gandum murni atau maida yang kaya lemak, kalori, sodium dan pengawet tinggi.

Mie instan juga mengandung lemak jenuh, jika dikonsumsi secara berlebihan atau teratur bisa menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Ujung-ujungnya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Kelezatan mie instan ternyata membawa serta risiko gangguan pencernaan yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan kandungan dan sindroma metabolik yang tinggi karena kandungan lemak jenuh yang tinggi dan tidak sehat. Semua ini telah dibuktikan melalui studi yang dilakukan di Harvard.

"Mie instan berbasis maida penuh dengan bahan pengawet dan tidak lain adalah sumber kalori kosong yang merobek semua nutrisi. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan obesitas," ucap seorang dokter.

Untuk itu, sudah saatnya kita mulai beralih ke produk yang terbuat dari bahan yang lebih sehat dengan gizi lebih baik. Misalnya, mie instant dan maida bisa diganti dengan spaghetti, mie yang terbuat dari semumol gandum durum (sooji), yang berarti memiliki kandungan protein lebih tinggi, menawarkan nutrisi dan kesehatan yang lebih baik dalam setiap porsi.

Spaghetti memiliki protein sekitar 35% lebih banyak daripada mie instan dan tidak mengandung lemak trans juga kolesterol. Jadi, kita bisa makan mie sebanyak yang kita mau tanpa mengkhawatirkan kenaikan asupan lemak.

Spaghetti, sebagai mie, memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dan teksturnya yang halus. Spaghetti terdiri dari semolina gandum durum yang dicampur dengan air tawar dan kemudian dikeringkan untuk memberi bentuk mie, yang berarti tidak mengalami proses pemurnian dan tidak menambahkan bahan tambahan atau pengawet yang memberikannya tekstur yang halus.

Selain itu, mie tidak memerlukan penambahan minyak pada saat mendidih karena tidak menempel, yang pada gilirannya, mengurangi keseluruhan kandungan lemak dari sajian yang dibuat dengan spaghetti.

Serat dan protein adalah suatu keharusan bagi setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Hal itulah yang membuat spaghetti lebih menyenangkan bagi setiap ibu dibanding mie. Sudah saatnya kita menyajikan mie lezat dengan semua sayuran tanpa khawatir dengan kesehatan. [Zeenews]

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS