Array

Dibanding Mie, Baiknya Pilih Spaghetti

Senin, 01 Mei 2017 | 21:16 WIB
Dibanding Mie, Baiknya Pilih Spaghetti
Ilustrasi spaghetti. [Shutterstock]

Suara.com - Orang Asia terutama Indonesia, telah lama dikenal sebagai masyarakat yang jatuh cinta dengan makanan mie. Dari sekadar hanya menjadi kudapan hingga menu utama. Namun, apakah mie benar-benar sehat?

Sebagian besar merek mie yang ada di pasaran terbuat dari tepung gandum murni atau maida yang kaya lemak, kalori, sodium dan pengawet tinggi.

Mie instan juga mengandung lemak jenuh, jika dikonsumsi secara berlebihan atau teratur bisa menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Ujung-ujungnya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Kelezatan mie instan ternyata membawa serta risiko gangguan pencernaan yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan kandungan dan sindroma metabolik yang tinggi karena kandungan lemak jenuh yang tinggi dan tidak sehat. Semua ini telah dibuktikan melalui studi yang dilakukan di Harvard.

"Mie instan berbasis maida penuh dengan bahan pengawet dan tidak lain adalah sumber kalori kosong yang merobek semua nutrisi. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan obesitas," ucap seorang dokter.

Untuk itu, sudah saatnya kita mulai beralih ke produk yang terbuat dari bahan yang lebih sehat dengan gizi lebih baik. Misalnya, mie instant dan maida bisa diganti dengan spaghetti, mie yang terbuat dari semumol gandum durum (sooji), yang berarti memiliki kandungan protein lebih tinggi, menawarkan nutrisi dan kesehatan yang lebih baik dalam setiap porsi.

Spaghetti memiliki protein sekitar 35% lebih banyak daripada mie instan dan tidak mengandung lemak trans juga kolesterol. Jadi, kita bisa makan mie sebanyak yang kita mau tanpa mengkhawatirkan kenaikan asupan lemak.

Spaghetti, sebagai mie, memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dan teksturnya yang halus. Spaghetti terdiri dari semolina gandum durum yang dicampur dengan air tawar dan kemudian dikeringkan untuk memberi bentuk mie, yang berarti tidak mengalami proses pemurnian dan tidak menambahkan bahan tambahan atau pengawet yang memberikannya tekstur yang halus.

Selain itu, mie tidak memerlukan penambahan minyak pada saat mendidih karena tidak menempel, yang pada gilirannya, mengurangi keseluruhan kandungan lemak dari sajian yang dibuat dengan spaghetti.

Baca Juga: VIDEO: Spaghetti Shrimp Salty Egg

Serat dan protein adalah suatu keharusan bagi setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Hal itulah yang membuat spaghetti lebih menyenangkan bagi setiap ibu dibanding mie. Sudah saatnya kita menyajikan mie lezat dengan semua sayuran tanpa khawatir dengan kesehatan. [Zeenews]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI