Uniknya Menu Takjil Khas Pontianak Ini

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 27 Mei 2017 | 17:00 WIB
Uniknya Menu Takjil Khas Pontianak Ini
Sotong pangkong (Suara.com/Dinda)

Suara.com - Menjelang berbuka, banyak pedagang takjil musiman ditemui di banyak ruas jalan. Beragam takjil mulai dari berbagai gorengan, kolak, bubur sum-sum, hingga kue basah.

Berbeda dengan takjil yang dijual di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Menjelang Magrib, ruas jalan di kawasan Jalan Merdeka Barat, Pontianak, akan dipenuhi oleh etalase yang hampir semuanya menjual penganan khas yang dinamakan sotong pangkong.

Para penjual sotong pangkong sudah bisa kita temui, sejak beberapa pekan sebelum Ramadan. Lantas, apa sih sotong pangkong itu?

Berbahan dasar sotong (cumi) yang dikeringkan, sotong pangkong merupakan kuliner khas Bumi Khatulistiwa yang hanya muncul saat Ramadan.

Uniknya, sotong yang sudah dikeringkan ini digantung berjejer rapi memenuhi etalase para penjual. Seakan menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap orang yang melewati ruas jalan tersebut, di mana penjual sotong pangkong paling banyak temui.

Penasaran mencicipi seperti apa rasanya, saya pun berhenti untuk segera mencoba. Sebelumnya, penjual sotong pangkong akan mempersilakan saya memilih sotong mana yang akan saya santap. Untuk ukuran sedang, harganya Rp15 ribu, dan yang besar Rp25 ribu.

Setelah memilih, saya pun duduk di tikar lesehan yang sudah disediakan oleh penjual sotong pangkong. Sambil menunggu, terdengar suara pukulan bertalu-talu dari sotong yang dipangkong (pukul). Itu merupakan cara menyajikan sotong pangkong setelah dipakar, sebelum disajikan kepada pelanggan.

"Jadi sesudah dibakar, lalu sotong dipangkong. Pangkong itu artinya dipukul-pukul supaya dagingnya lembut tidak alot," jelas Diana, penjual sotong pangkong yang saya temui.

Setelah sotong dibakar dan dipangkong (dipukul) hingga pipih, serta terlihat serat-serat dagingnya, sotong pun disajikan menggunakan piring kecil. Untuk menyantapnya, Anda bisa mencelupkannya ke sambal yang sudah disediakan penjual.

Ada dua jenis sambal yang bisa Anda pilih saat menyantap kuliner ini. Yang pertama, sambal kacang dengan paduan rasa asam dan manis. Sedangkan sensasi pedas akan memanjakan lidah Anda jika sotong dicelupkan ke dalam sambal yang pedas.

"Banyak orang cari kalau Ramadan. Mungkin karena saat buka puasa kita senangnya makanan yang gurih, segar dan pedas. Jadi cocok untuk takjil," ungkap Diana.

Menurut Diana, penjual sotong pangkong sudah sejak belasan tahun lalu berjualan di Jalan Merdeka Barat. Dimulai dari beberapa penjual, saat ini jumlahnya sudah semakin banyak hingga 50 lebih.

Penikmatnya pun berasal dari berbagai macam kalangan, mulai dari kelas bawah hingga atas, karena harganya yang relatif terjangkau. Biasanya, para pedagang buka mulai pukul 17.00 hingga tengah malam.

Anda bisa membawa penganan ini pulang dan menyantapnya bersama keluarga, atau langsung di tempat, karena beberapa penjual menyediakan kursi dan meja. Selain itu, Anda juga bisa mencicipi sotong pangkong dengan cara menggelar tikar lesehan untuk alas duduk bagi pelanggan.

Penasaran mencicipi uniknya sotong pangkong? Cobalah jika berkesempatan ke Pontianak saat Ramadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meriam di Istana Ini untuk Menembak Kuntilanak

Meriam di Istana Ini untuk Menembak Kuntilanak

Lifestyle | Selasa, 23 Mei 2017 | 06:53 WIB

Pelesir Pontianak, Yuk ke Tugu Khatulistiwa!

Pelesir Pontianak, Yuk ke Tugu Khatulistiwa!

Lifestyle | Senin, 22 Mei 2017 | 14:03 WIB

Nikmatnya Pisang Goreng Khas Pontianak Lapis Srikaya di Sini

Nikmatnya Pisang Goreng Khas Pontianak Lapis Srikaya di Sini

Lifestyle | Minggu, 21 Mei 2017 | 10:52 WIB

Pontianak Pecahkan Rekor MURI Penggorengan Pisang Terbanyak

Pontianak Pecahkan Rekor MURI Penggorengan Pisang Terbanyak

Lifestyle | Minggu, 05 Februari 2017 | 18:59 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×