alexametrics

Anda Harus Tahu, 9 Makanan Ini Bisa Bikin Cepat Tua!

Ririn Indriani
Anda Harus Tahu, 9 Makanan Ini Bisa Bikin Cepat Tua!
Ilustrasi camilan keripik yang identik dengan makanan tinggi garam dan berpenyedap. (Shutterstock)

Ternyata ada makanan tertentu yang bisa bikin Anda cepat tua, simak ulasannya.

Suara.com - Merawat kulit tentu tidak hanya sekadar datang ke dokter kulit dan rajin menggunakan krim perawatan. Beberapa  kebiasaan buruk Anda justru bisa menjadi penyebab Anda menjadi cepat tua, lho!

Salah satunya mengonsumsi makanan buruk terus-menerus yang dapat mempercepat proses penuaan kulit dan gigi dari waktu ke waktu. Anda tidak mau hal ini terjadi bukan?

Menurut Ariel Ostad, dokter dari American Academy of Dermatology, apa yang Anda makan dapat memengaruhi kulit Anda menjadi lebih baik atau buruk. Jika ingin terus awet muda dan tidak ingin cepat tua, ada baiknya Anda mengetahui sembilan makanan yang sebaiknya dibatasi agar Anda tak cepat tua dihimpun oleh hellosehat.com.

1. Makanan Manis
Gula yang berlebihan dapat memulai proses glikasi. Teorinya adalah, ketika Anda makan lebih banyak gula daripada kemampuan memproses sel, molekul gula yang berlebihan bergabung dengan protein, menciptakan advanced glycation end products (yang disingkat AGES).

Pada akhirnya AGES dapat merusak kolagen kulit seseorang. Kolagen adalah protein yang dapat membuat kulit kencang dan awet muda.  Perlu Anda ketahui bahwa terlalu banyak manis juga buruk bagi senyum Anda.

Gula yang menempel pada gigi, mendorong bakteri, pembusukan, dan perubahan warna. Jika Anda mengonsumsi makanan manis, berkumurlah untuk menghilangkan penumpukan apapun.

2. Alkohol
Organ hati yang sehat mencerminkan kulit yang sehat. Menurut Ariel Ostad, ketika hati berfungsi dengan baik, racun yang berpotensi memengaruhi kulit akan dikeluarkan secara alami melalui tubuh. 

Baca Juga: Cuma 30 Menit, Saraf Terjepit Anda Teratasi dengan Metode Ini

Namun, ketika racun menyebar di dalam hati dan tidak dipecah dengan benar, kulit akan mengalami berbagai masalah, seperti jerawat, warna yang pudar, dan keriput.  

Minuman beralkohol juga dapat memicu wabah rosacea. Alkohol dapat membuat dehidrasi dan buruk bagi kualitas tidur, yang dikaitkan dengan penuaan dalam penelitian yang dilakukan Case Western Rerserve University.  Kurang tidur juga membuat keriput, pigmentasi tidak merata, dan mengurangi elastisitas kulit.

3. Anggur Putih
Anggur putih memiliki kategori berbeda karena dapat efek merusak gigi. Asam yang terkandung di dalam anggur putih merusak enamel dan membuat gigi lebih rentan terhadap noda yang tahan lama. Jadi, jika terbiasa mengakhiri hari dengan segelas anggur putih, gigi akan lebih rentan terhadap noda kopi keesokan pagi.

Menurut Mauren McAndrew, profesor klinis dari New York University School of Dentistry sikatlah gigi segera setelah minum (berlaku untuk setiap minuman asam). Anda harus memberikan waktu gigi untuk remineralisasi setelah ‘bermandikan’ minuman asam. Setelah minum, Anda bisa menunggu selama satu jam sebelum menyikat gigi.

4. Daging Hangus
Arang hitam di burger Anda mungkin berisi hidrokarbon pro-inflamasi. Zat tersebut membawa masalah terutama bagi kulit karena dapat merusak kolagen kulit.

Meski demikian, jangan menghapus menu barbeque sebagai makanan favorit. Setidaknya pastikan Anda mengikis arang hitam, dan membersihkan panggangan sesudahnya sehingga tidak mengotori makanan berikutnya.

5. Makanan Asin
Barangkali Anda tidak memasak dengan garam, tapi itu tidak menjamin asupan garam Anda menjadi rendah.

Baca Juga: Kebanyakan Kosmetik di Sekitar Mata, Awas Berisiko Buta!

Menurut Ranella Hirsch, MD, mantan presiden American Society of Cosmetic Dermatology & Aesthetic Surgery, yang juga dermatologis di Massachusetts banyak makanan kaleng yang diawetkan dengan natrium, yang membuat air tertahan dan menyebabkan pipi Anda menjadi ‘bengkak’. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menggunakan pelembab yang mengandung kafein.

6. Makanan Pedas
Makanan pedas tidak hanya dapat memperburuk kulit rosacea (kulit kemerahan pada wajah), tetapi juga mengakibatkan kerusakan selama menopause. Makanan pedas diyakini membuat pembuluh darah di kulit menjadi lebih reaktif.