Melahirkan, Ini yang Terjadi pada Vagina Perempuan

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Sabtu, 05 Agustus 2017 | 22:14 WIB
Melahirkan, Ini yang Terjadi pada Vagina Perempuan
Ilustrasi organ intim perempuan, vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak perempuan merasa khawatir dan takut saat mereka akan menghadapi persalinan.

Kekhawatiran terbesar, berkisar seputar apa yang nantinya akan terjadi pada vagina mereka. Benarkah vagina akan dirobek, digunting atau mungkin saja tidak bisa kembali ke keadaan sebelumnya.

Ukuran rata-rata kepala bayi berdiameter 11,4 centimeter. Sementara, diameter rata-rata vagina perempuan, menurut sebuah penelitian adalah 2,1 sampai 3,5 sentimeter. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi pada vagina saat perempuan melahirkan.

Tapi, mengingat tubuh perempuam memang diciptakan dengan kemampuan memiliki anak, apakah kita harus benar-benar khawatir?

Ya, vagina perempuan memang diciptakan untuk melahirkan anak dan beradaptasi dengan itu. Banyak perempuan mengalami pengguntingan vagina untuk memudahkan mereka saat mengeluarkan kepala bayi dan beberapa lainnya menderita karena operasi caesar. Tapi, vagina tetaplah vagina yang dirancang untuk perempuan melahirkan.

Setelah melalui proses persalinan, konon, semuanya akan berubah.

"Vagina bisa terasa lebih longgar, lebih lembut dan lebih 'terbuka'. Mungkin juga akan terlihat dan terasa memar atau bengkak. Ini normal, dan pembengkakan juga keterbukaan biasanya akan mulai berkurang beberapa hari setelah bayi Anda lahir," kata konsultan di bidang urogiologi Dr. Sohier Elneil.

Vagina, lanjut Elneil, mungkin tidak akan kembali sepenuhnya ke bentuk sebelum Anda melahirkan, tapi ini seharusnya tidak menjadi masalah.

"Kami selalu merekomendasikan latihan dasar panggul, kadang-kadang disebut latihan Kegel untuk membantu mengencangkan otot vagina dan otot dasar panggul Anda dan mencegah inkontinensia," ungkapnya.

baca juga

Anda mungkin juga menemukan vagina agak kering daripada biasanya setelah melahirkan.

"Area vagina bisa terasa sakit atau nyeri setelah melahirkan. Ini biasanya akan membaik dalam waktu enam sampai 12 minggu setelah melahirkan," ujar dia.

Begitu Anda berhenti menyusui dan menstruasi kembali, kata dia, tingkat estrogen kembali seperti sebelum hamil. Jika Anda mengalami kekeringan, itu harusnya sudah membaik.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sama seperti saat kehilangan keperawanan, Anda akan merasakan sakit pada vagina saat melahirkan untuk pertama kalinya.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalkan rasa sakit pada vagina Anda, setelah melahirkan kata Elneil.

"Obat penghilang rasa sakit bisa membantu, tapi bicarakan dengan bidan, obgyn, dokter umum atau apoteker sebelum membeli obat penghilang rasa sakit jika Anda sedang menyusui," saran Dr. Elneil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Aturan Memakai Panty Liner, Sudah Ikuti?

Lima Aturan Memakai Panty Liner, Sudah Ikuti?

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2017 | 14:34 WIB

Ternyata Begini Bentuk Vagina yang Diidamkan Perempuan

Ternyata Begini Bentuk Vagina yang Diidamkan Perempuan

Lifestyle | Rabu, 02 Agustus 2017 | 19:59 WIB

Bukan Waxing, Ini Cara Paling Aman Pangkas Bulu Vagina

Bukan Waxing, Ini Cara Paling Aman Pangkas Bulu Vagina

Health | Selasa, 01 Agustus 2017 | 19:27 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×