Perbaikan Kualitas Pendidikan di Perbatasan Bersama Komunitas Ini

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 09:21 WIB
Perbaikan Kualitas Pendidikan di Perbatasan Bersama Komunitas Ini
Komunitas Kaltara. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Suara.com - Kita semua tentu sudah mengetahui, bahwa mendapatkan pendidikan yang layak bagi setiap warga Indonesia adalah hal yang sudah diatur dalam undang-undang dan masuk dalam salah satu Hak Asasi Manusia (HAM).

Tapi, tahukah Anda, jika kenyataannya sampai saat ini, masih begitu banyak anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan yang layak?

Kalimantan Utara menjadi salah satu bukti hal tersebut. Provinsi terbaru di Indonesia ini, menurut Divika, salah satu pencetus komunitas Kaltara, memiliki kondisi yang sangat memprihatinkan, khususnya dalam sektor pendidikan.

Saat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di berbagai desa, di daerah Malinau dan Nunukan Kalimantan Utara pada 2014 dan 2015, Divika tinggal di tengah masyarakat desa Kaltara yang sangat sederhana. Ia melihat dan observasi langsung berbagai masalah yang dihadapi masyarakat setempat.

"Sarana belajar dan buku minim. Jumlah guru sedikit. Gedung dan fasilitas yang tidak memadai membuat kami merasa harus bergerak melakukan kontribusi untuk pendidikan Kaltara," kisah dia pada suara.com.

Komunitas Kaltara. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Ia sadar, bahwa provinsi ini memerlukan banyak bantuan dari luar dan merasa terpanggil untuk ikut membantu Kaltara melalui sektor pendidikannya. Inilah yang menggerakkan kelima alumni Universitas Indonesia tersebut, yakni Divika, Hastin, Melly, Trini, dan Irfan, untuk membentuk komunitas Kaltara pada 2016.

Sejak saat itu, kelimanya fokus pada usaha perbaikan kualitas pendidikan perbatasan melalui pengiriman buku ke desa-desa dan kegiatan yang mendorong pemuda desa untuk mengenyam pendidikan tinggi.

"Kegiatan ini sangat terbantu sejak ada kebijakan Pustaka Bergerak yang menggratiskan ongkos pengiriman buku ke pelosok Indonesia," tambah dia.

baca juga

Komunitas Kaltara. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Biasanya, dalam melakukan kegiatan untuk Kaltara, komunitas ini terlebih dahulu aktif mengumpulkan donasi buku dan uang melalui kampanye online, menjalin kerjasama dengan instansi lain, dan donasi individu.

Divika mengaku, ia dan teman-temannya juga aktif memperkenalkan komunitas Kaltara, bagaimana kondisi pendidikan di Kaltara, dan apa yang bisa orang lain lakukan untuk membantu pendidikan Kaltara, di berbagai forum pertemuan.

Hingga saat ini, kata dia, komunitas Kaltara sudah berhasil mengirimkan berbagai buku, baik buku pelajaran, maupun buku pengetahuan umum ke berbagai desa di pedalaman dan perbatasan, yang aksesnya sangat sulit dijangkau.

"Kami juga baru saja membuat kegiatan untuk pemuda desa, bernama KALTARA YOUTH EXCHANGE 2017 (KYE), sebagai solusi dari minimnya akses informasi mengenai pendidikan perguruan tinggi untuk pemuda-pemuda desa," ungkapnya.

Kegiatan KYE ini kata Divika merupakan kegiatan seminar pendidikan di beberapa desa yang dihadiri oleh para pemuda, orangtua, dan guru sekolah. KYE merupakan projek sosial yang didanai oleh US Embassy Jakarta, sebagai projek implementasi provinsi Kalimantan Utara tahun 2017.

Menurut Divika, agar bisa terus membantu masyarakat di Kaltara, komunitas ini menyambut baik jika ada teman-teman yang mau ikut membantu dengan kerjasama antar komunitas atau menjadi donatur Buku Untuk Kaltara.

"Kami juga membuka jika ada kegiatan yang dapat dilakukan bersama-sama, seperti pengiriman buku secara langsung ke daerah ataupun kegiatan lainnya," jelas Divika.

Dengan apa yang dilakukan oleh komunitas Kaltara, Divika dan teman-temannya berharap agar anak-anak di desa-desa di Kaltara bisa lebih mudah mendapatkan buku.

Komunitas Kaltara. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Tak hanya itu, diharapkan semakin banyak desa yang bisa menjalin kerja sama dengan komunitas Kaltara, agar mereka bisa secara bersama-sama berusaha memajukan pendidikan di desa mereka.

'Kami juga berharap pemuda desa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan mereka. Kami sadar bahwa mereka adalah aset, sumber kemajuan desa di masa depan," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Bikin Generasi Muda Siap Bersaing secara Global

Begini Cara Bikin Generasi Muda Siap Bersaing secara Global

Lifestyle | Rabu, 09 Agustus 2017 | 10:49 WIB

Unik, Seragam Sekolah dari Berbagai Negara

Unik, Seragam Sekolah dari Berbagai Negara

Video | Jum'at, 28 Juli 2017 | 17:55 WIB

Ini 4 Tips Pendidikan Keuangan Buat Generasi Milenial

Ini 4 Tips Pendidikan Keuangan Buat Generasi Milenial

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 21:13 WIB

Terkini

Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri

Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:24 WIB

Tips Lari bagi Pemula yang Ingin Kuat Maraton Tanpa Beban

Tips Lari bagi Pemula yang Ingin Kuat Maraton Tanpa Beban

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:16 WIB

7 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Juli, Penuh Empati dan Mudah Disukai

7 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Juli, Penuh Empati dan Mudah Disukai

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:59 WIB

Review 3 AC Portable 1/2 PK Terbaik untuk Kosan, Hemat Listrik Dinginnya Nampol

Review 3 AC Portable 1/2 PK Terbaik untuk Kosan, Hemat Listrik Dinginnya Nampol

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:59 WIB

Hyaluronic Acid vs Ceramide: Mana yang Paling Ampuh Atasi Kulit Kering?

Hyaluronic Acid vs Ceramide: Mana yang Paling Ampuh Atasi Kulit Kering?

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:31 WIB

Latsarmil itu Apa? Diubah Jadi Latihan Bela Negara dan Manajerial

Latsarmil itu Apa? Diubah Jadi Latihan Bela Negara dan Manajerial

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:13 WIB

Berapa Harga Sepatu Lari Diadora Ori? Ini 3 Rekomendasi Termurah untuk Daily Run

Berapa Harga Sepatu Lari Diadora Ori? Ini 3 Rekomendasi Termurah untuk Daily Run

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:08 WIB

Sunscreen Bebas Alkohol Apa Saja? Ini 5 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan dan Sudah BPOM

Sunscreen Bebas Alkohol Apa Saja? Ini 5 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan dan Sudah BPOM

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:57 WIB

Libur Sekolah sampai Kapan? Intip Jadwal Masuk untuk Tahun Ajaran Baru 2026/2027

Libur Sekolah sampai Kapan? Intip Jadwal Masuk untuk Tahun Ajaran Baru 2026/2027

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:40 WIB

Bingung Pilih AC Low Watt atau Inverter? Ini Perbedaannya, Jangan Salah Beli

Bingung Pilih AC Low Watt atau Inverter? Ini Perbedaannya, Jangan Salah Beli

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:26 WIB

×