Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Jalan Perbatasan Indonesia-Timor Leste Tahun ini Tembus 63 Km

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 01 Oktober 2016 | 15:52 WIB
Jalan Perbatasan Indonesia-Timor Leste Tahun ini Tembus 63 Km
Jalan raya perbatasan Indonesia-Timor Leste. [Dok Kementerian PUPR]

Jakarta-Jalan perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) provinsi yang berbatasan dengan Timor Leste, ditargetkan akhir tahun 2016 sudah tembus 63 Km yang terdiri 48 Km jalan baru tembus dengan kondisi masih tanah dan 15 Km pembangunan jalan baru dengan kondisi perkerasan. Untuk keseluruhan dari total 176 km ditargetkan tembus pada akhir 2017. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Pengembangan Jaringan Jalan (PJJ) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rachman Arief, di Jakarta (30/9/2016).

“Di NTT, disebut dengan jalan sabuk merah, total panjangnya 176 km, kita upayakan 2017 kita selesaikan, (jalan perbatasan) sudah bisa tembus dan nyambung. Di NTT, sudah digunakan pada saat ada jalur sepeda Tour de Flores dan diakui bahwa kondisi jalan disana sudah bagus,” tutur Arief dalam keterangan tertulis, Jumat (1/10/2016).

Dikatakan Arief alokasi untuk NTT di tahun 2017 meningkat dibandingkan alokasi 2016 yaitu sebesar Rp 832 miliar sebelumnya di 2016 adalah sebesar Rp 139 miliar.

Sementara itu untuk Jalan Perbatasan Kalimantan ditargetkan bisa fungsional tahun 2018. "Jalan Perbatasan di Kaltim belum tembus 111 km, diharapkan di 2017 kita akan bisa selesaikan 40 km. Kaltara yang belum tembus 186 km, di 2017 ditangani 74 km harapannya tersisa yang belum tembus 112 km. Kalbar belum tembus 147,9 km di 2017 ditangani 83,7 km sehingga sisa 133 km, ” tambah Arief.

Kallimantan memiliki 1900 km jalan perbatasan yang tersebar di Kalimantan Barat 850 km, Kalimantan Timur 223 km dan Kalimantan Utara 827 km, dari panjang tersebut di akhir 2016 diharapkan jalan yang tersambung sepanjang 1454 km dan di 2017 tersambung 1633 km.

Sedangkan untuk jalan perbatasan di Provinsi Papua dari panjang totalnya 1111,5 km di akhir 2016 tersambung 844,59 km, tahun 2017 akan disambungkan sepanjang 56,51 km sehingga jalan tembus menjadi 901,1 km.

Selanjutnya, Arief mengatakan dalam penanganannya jalan perbatasan, akan diatur agar tidak semua jalan di perbatasan jalannya harus beraspal. Untuk jalan tanpa penduduk akan menggunakan chip seal yaitu lapis penutup perkerasan jalan. Apabila jalan dekat dengan pemukiman maka akan dilakukan pengaspalan. Sedangkan untuk jalan di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan ditangani secara total yakni beraspal dengan 4 lajur.

“Dengan membagi seperti itu, cost akan semakin menurun, jadi target utama kita adalah mengfusionalkan, kita berupaya supaya jalan tersebut bisa tembus terlebih dahhulu, secara bertahap sesuai dengan pertumbuhannya akan kita tingkatkan kualitas jalan tersebut,” tutur Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalan Nasional Pantai Selatan Pulau Jawa Ditarget Tembus 2017

Jalan Nasional Pantai Selatan Pulau Jawa Ditarget Tembus 2017

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 15:45 WIB

Rusun Korban Bencana Garut Dilelang Mulai Bulan Oktober

Rusun Korban Bencana Garut Dilelang Mulai Bulan Oktober

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 01:46 WIB

Indonesia-India Menjajaki Kerjasama Pengembangan Smart City

Indonesia-India Menjajaki Kerjasama Pengembangan Smart City

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 01:41 WIB

Presiden Jokowi Instruksikan Bangun Dua Rusun di Garut

Presiden Jokowi Instruksikan Bangun Dua Rusun di Garut

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 01:34 WIB

6 Jalan Tol Jabodetabek Dikebut Penyelesaiannya

6 Jalan Tol Jabodetabek Dikebut Penyelesaiannya

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 00:42 WIB

Kementerian PUPR Sempurnakan Standar Pembangunan JPO

Kementerian PUPR Sempurnakan Standar Pembangunan JPO

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 00:21 WIB

Aturan Analisis Harga Satuan Pekerjaan Umum Telah Terbit

Aturan Analisis Harga Satuan Pekerjaan Umum Telah Terbit

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 00:16 WIB

Jumlah Insinyur Konstruksi di Indonesia Terendah Se-ASEAN

Jumlah Insinyur Konstruksi di Indonesia Terendah Se-ASEAN

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 00:12 WIB

Jalan Tol Tanjung Priok Ditargetkan Rampung Maret 2017

Jalan Tol Tanjung Priok Ditargetkan Rampung Maret 2017

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 02:37 WIB

DWP PUPR Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Sumedang dan Garut

DWP PUPR Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Sumedang dan Garut

News | Rabu, 28 September 2016 | 02:33 WIB

Terkini

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:15 WIB

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:11 WIB

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:10 WIB

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:03 WIB

OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG

OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:35 WIB

RI Borong Minyak Rusia, Soal Volume Bahlil Enggan Jawab

RI Borong Minyak Rusia, Soal Volume Bahlil Enggan Jawab

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:25 WIB

'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250

'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:09 WIB