Ajang Maraton, Bukti Stamina Perempuan Lebih Baik dari Lelaki

Chaerunnisa, Risna Halidi

Jum'at, 25 Agustus 2017 | 14:33 WIB
Ajang Maraton, Bukti Stamina Perempuan Lebih Baik dari Lelaki
Ilustrasi perempuan berlari (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan memiliki stamina yang lebih dari lelaki, dan hal itu merupakan hasil sebuah studi ilmiah yang dilakukan peneliti.

Meskipun laki-laki biasanya lebih besar, dan lebih kuat daripada perempuan, penelitian terbaru menemukan fakta perempuan memiliki daya tahan yang lebih besar.

Kekuatan lelaki menurun 15 persen lebih banyak daripada perempuan setelah mengulang latihan 200 kali. Ini merupakan bukti tambahan bahwa perempuan lebih baik dalam hal daya tahan tubuh.

Padahal, dulunya perempuan dianggap terlalu lemah bahkan untuk diizinkan mengikuti kompetisi maraton. Perempuan pertama yang berkompetisi dalam maraton yaitu Kathrine Switze, mengikuti ajang Marathon Boston pada tahun 1967, dan harus menyamar sebagai laki-laki.

Perempuan baru boleh mengikuti lomba maraton dalam perlombaan olimpiade pada 1984. Sebelumnya, perempuan dilarang mengikuti lomba maraton. Pasalnya, ada anggapan bahwa maraton terlalu berbahaya dan tidak feminin bagi perempuan.

Sejak saat itu, perempuan bahkan pernah mengalahkan laki-laki dalam ajang ketahanan fisik.

Tahun lalu, pengendara sepeda dari Amerika, Lael Wilcox menjadi perempuan pertama yang memenangkan Trans Am sebuah lomba sejauh 4.300 mil dari Oregon ke Virginia dengan lebih dari 18 hari saat mengalahkan pembalap laki-laki.

Brian Dalton, seorang profesor neurofisiologi dari University of British Columbia, Kanada, mengungkapkan perempuan akan mengalami kelelahan lebih sedikit setelah melakukan latihan otot alami dan dinamis dibandingkan laki-laki dengan usia dan kemampuan atletik yang serupa.

Dia menguji teori tersebut dengan meminta peserta studi untuk melakukan olahraga betis dan menemukan keuntungan gender yang dramatis untuk perempuan.

baca juga

Dalam rekaman, daya laki-laki akan turun 15 persen lebih banyak daripada rekan perempuan mereka, setelah melakukan olahraga angkat betis 200 kali pengulangan.

"Jawabannya cukup pasti. Perempuan bisa bertahan lebih lama dari laki-laki dengan selisih lebar," ucap sang profesor.

Sembilan perempuan dan delapan laki-laki terhubung dalam dynamometers untuk mengukur kecepatan, tenaga dan torsi selama latihan. Peserta kemudian diminta melenturkan kaki mereka ke sekumpulan sensor secepat mungkin.

Kecepatan, tenaga dan torsi gerakan mereka dan aktivitas listrik otot mereka kemudian ditangkap dan dicatat dari waktu ke waktu.

"Kami memilih untuk mengukur pergerakan kaki karena menggunakan otot betis di bagian belakang kaki yang penting untuk tugas sehari-hari seperti berdiri dan berjalan. Apa yang kami temukan adalah bahwa laki-laki lebih cepat dan lebih kuat pada awalnya tapi menjadi lebih lelah jauh lebih cepat daripada perempuan," jelasnya.

Meski hanya satu kelompok yang dipelajari, Profesor Dalton mengatakan bahwa dia berharap hasil yang serupa juga terjadi untuk orang lain.

"Jika sebuah ultra-ultra-maraton ada, perempuan mungkin akan mendominasi di arena itu," ungkapnya.

Studi sebelumnya tentang kontraksi isometrik, telah menunjukkan bahwa perempuan memiliki daya tahan otot yang lebih besar.

Dipublikasikan dalam Applied Physiology, utrition, and Metabolism, secara resmi Profesor Dalton mengatakan bahwa perempuan dapat bertahan lebih lama daripada laki-laki dalam sebuah latihan dinamis.

"Perempuan memiliki daya tahan lebih besar daripada laki-laki. Jadi, meski mereka tidak bisa mencapai kapasitas kekuatan atau kekuatan maksimal yang sama, mereka dapat melakukan tugas lebih lama," tandasnya. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Ikut Kompetisi Triathlon bagi Pemula

Tips Ikut Kompetisi Triathlon bagi Pemula

Health | Senin, 14 Agustus 2017 | 14:27 WIB

Keluarga Indonesia Ikut Milo JI 10 K, Ada yang Usia Lanjut

Keluarga Indonesia Ikut Milo JI 10 K, Ada yang Usia Lanjut

Health | Minggu, 23 Juli 2017 | 17:53 WIB

Jangan Lakukan Empat Hal Ini Setelah Lari

Jangan Lakukan Empat Hal Ini Setelah Lari

Health | Minggu, 23 Juli 2017 | 07:47 WIB

Inspiratif! Pakai Sandal Jepit, Maria Jadi Juara Maraton Dunia

Inspiratif! Pakai Sandal Jepit, Maria Jadi Juara Maraton Dunia

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 19:39 WIB

Kakek Usia 85 Tahun Pecahkan Rekor Lari Maraton

Kakek Usia 85 Tahun Pecahkan Rekor Lari Maraton

Health | Kamis, 20 Oktober 2016 | 09:06 WIB

Ini Dia Minuman Tepat Para Atlet

Ini Dia Minuman Tepat Para Atlet

Health | Sabtu, 25 Juli 2015 | 05:01 WIB

Terkini

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

×