Serunya Habiskan Akhir Pekan di Museum Nasional

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Minggu, 27 Agustus 2017 | 14:32 WIB
Serunya Habiskan Akhir Pekan di Museum Nasional
Keseruan akhir pekan di Museum Nasional. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Suara.com - Selalu ada cara menyenangkan untuk belajar dan mengetahui tentang sejarah. Selain dengan berjalan-jalan di museum, Anda bisa mengajak keluarga dan buah hati ke acara Akhir Pekan @Museum Nasional.

Tak hanya berkeliling melihat benda-benda peninggalan masa lampau, pada acara yang digelar hari ini, Minggu (27/8/2017), Museum Nasional bekerjasama dengan dapoerdongeng dan Teater Koma menggelar pentas dongeng "Wasiat Aksara, Wahyu Semesta".

Dongeng ini menyajikan sebuah lakon yang mengangkat sejarah tentang kendudukan Inggris di Nusantara yang singkat, pada 1811-1815, namun penuh dengan kontroversi.

"Pentas dongeng kali ini merupakan episode ketiga Akhir Pekan @Museum Nasional, program storytelling interaktif dan penuh muatan sejarah. Kami harap acara yang dimulai sejak 2013 ini dapat terus membuat anak-anak, keluarga muda, dan dewasa muda Indonesia lebih akrab lagi dengan museum," jelas Yudhi Soertjoatmodjo, Produser dan Founder dapoerdongeng yang menyusun program Akhir Pekan @Museum Nasional.

"Wasiat Aksara, Wahyu Semesta" lanjut Yudhi.

Dongeng ini menghadirkan sosok Letnan-Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles, tokoh yang dielu-elukan sebagian orang karena kebijakannya, menghapuskan perdagangan budak dan tanam paksa yang berlangsung semasa penjajahan Belanda.

Selain menyajikan sejarah secara lebih menarik bagi anak-anak dan keluarga, acara ini juga mengajak penonton untuk merenungkan dan mendiskusikan secara kritis pelajaran baik dan buruk yang didapatkan dari kejadian masa silam.

Untuk memperkaya pengalaman penonton, dapoerdongeng bekerjasama dengan Museum Nasional juga menggelar kegiatan Jelajah Museum. Melaui acara ini, anak-anak bisa menggali informasi tentang aneka koleksi museum yang berkaitan dengan kisah disajikan dalam pentas dongeng.

Kegiatan ini ditemani Pemandu Museum serta berbekal Peta Jelajah dan Stiker Sejarah. Usai berkunjung ke museum, lanjut Yudhi, orangtua juga didorong untuk mengajak anaknya berdiskusi dengan cara mengakses bersama situs khusus yang berisi aneka kuis dan info.

baca juga

"Khusus pada rangkaian kegiatan program Akhir Pekan @Museum Nasional kali ini, kami juga mengajak penonton anak-anak untuk mengikuti workshop mengenal dan menulis aksara Jawa," ujarnya.

Diharapkan, museum juga bisa menjadi tempat belajar alternatif bagi semua orang, selain belajar di sekolah. Ingin mengikuti Akhir Pekan @Museum Nasional selanjutnya? Anda bisa datang pada 24 Spetember 2017 mendatang. Catat tanggalnya ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mereka Mengajak Liburan di Museum dengan Cara Beda

Mereka Mengajak Liburan di Museum dengan Cara Beda

Lifestyle | Sabtu, 09 Juli 2016 | 15:21 WIB

Flashmob 1000 Penari Tari Pendet

Flashmob 1000 Penari Tari Pendet

Foto | Sabtu, 23 April 2016 | 15:08 WIB

Museum Nasional Gelar Pameran Permainan Tradisional

Museum Nasional Gelar Pameran Permainan Tradisional

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2015 | 13:32 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×