Gagal Jadi "Addie MS", Rama Widi Harumkan Bangsa lewat Harpa

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Senin, 04 September 2017 | 07:28 WIB
Gagal Jadi "Addie MS", Rama Widi Harumkan Bangsa lewat Harpa
Rama Widi harumkan bangsa lewat harpa (Dok pribadi)

Suara.com - "Tidak ada kata terlambat untuk belajar", pepatah ini cocok disematkan untuk Rama Widi. Betapa tidak, Rama saat ini dikenal sebagai pemain harpa lelaki pertama, dan terbaik yang pernah dilahirkan Indonesia.

Dia memulai kariernya hingga menjadi sesukses sekarang  justru dari sebuah ketidaksengajaan. Datang ke Vienna, Austria, pada tahun 2004, Rama mengaku ingin belajar untuk menjadi seorang dirigen orkestra. Dia bermimpi bisa menjadi penerus Addie MS.

Saat itu, lelaki kelahiran 31 Agustus 1985 ini harus mengikuti serangkaian tes. Sayangmya, langkah Rama harus terhenti saat gagal pada tes kedua.

"Gugur di hari kedua untuk ujian nyanyi. Setelah itu, mau pulang lagi ke Indonesia, tapi nggak boleh sama orangtua. Saat nggak keterima tuh, aku ngerasa kayak impian aku sudah hancur saja," ungkapnya kepada Suara.com.

Selama 1,5 tahun berada di Vienna, Rama mengaku akhirnya menemukan jalan menuju impiannya saat ditawarkan dapat mengikuti tes di Vienna Conservatory. Namun, pada saat itu, Rama ingin belajar bermain harpa.

"Sudah masuk tengah semester, si dekannya bilang untuk datang saja kita lihat musikalitasnya. Sebenarnya, aku daftar ini bukan untuk belajar serius, cuma untuk batu loncatan, nunggu tahun depan belajar conducting lagi," kata dia.

Menurutnya, Harpa memiliki suara yang indah. Apalagi, saat itu, harpis di Indonesia masih sangat sedikit. Inilah sebabnya dia tertarik untuk mencoba belajar harpa.

Setelah dites, Rama diminta untuk memainkan lagu anak-anak. Padahal, saat itu merupakan pertama kalinya bagi Rama menyentuh dan memainkan harpa. Dia hanya membaca dan mengikuti workshop harpa di televisi yang waktu itu mengundang Maya Hasan sebagai bintang tamunya.

Namun, secara mengejutkan, dia bisa dan lancar memainkan alat musik tersebut. Dan diminta untuk memainkan lagu lainnya. Dia pun akhirnya diterima, dan diberikan kesempatan untuk belajar di Vienna Conservatory.

baca juga

Saat menekuni sekolahnya tersebut, Rama dibimbing oleh Julia Reth dan Robert Fontane untuk mengajarkan dirinya harpa dan vocal klasik. Dia lulus dengan nilai luar biasa pada tahun 2010 yang setara dengan S2.

Bersamaan dengan itu, Rama juga mengambil kuliah Musik Pädagogik (Music Education) dengan minor Conducting Orchestra dengan bimbingan Lazlo Gereb yang telah diselesaikan tahun 2012. Saat ini, Rama telah bermain dengan berbagai orkestra di Eropa, Thailand, dan Indonesia.

Harpaku, duniaku

Meski dapat dikatakan sangat telat dalam belajar harpa, Rama telah menoreh beberapa sejarah untuk dunia harpa Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah, Rama pernah menjadi harpis Indonesia pertama yang diundang untuk konser solo di Vienna Jazz Festival 2007. Ia juga termasuk harpis Indonesia atau Asia Tenggara pertama yang lolos seleksi kompetisi harpa tersulit di dunia selama 50 tahun kompetisi harpa ini telah diselenggarakan di Israel.

Pada tahun 2016, Rama kembali diundang sebagai satu-satunya musisi Indonesia untuk perform solo concerto yang diiringi orkestra di hall terbesar di Wiener Konzerthaus, Vienna, Austria pada tahun 2016.

Yang terakhir, dia baru saja konser di acara World Harp Congress ke-13 di Hong Kong yang merupakan ajang pertemuan para harpis dunia.

Kepiawaiannya bermain harpa juga terbukti saat ia pernah menjabat menjadi Principal Harpist di Symphonia Vienna Orchestra dan Thailand Philharmonic Orchestra, serta menjabat menjadi dosen Harpa/Chamber Music di Institute Kesenian Jakarta dan Mahidol University Thailand.

Terhitung dari tahun 2005, Rama telah perform solo lebih dari 40 kali, yang diiringi berbagai orkestra dari Indonesia maupun Vienna. Ia membawakan beraneka Harp Concerto yang sudah tertulis pada jamannya maupun Harp Concerto yang baru ditulis oleh beberapa komposer untuk dimainkan World Premier oleh Rama.

Selain menjadi soloist, Rama juga aktif di dalam kegiatan musik lainnya seperti mengajar, solo resital atau performance dan chamber music.

Selain aktif bermain harpa, Rama pun aktif mengajar harpa secara privat dan telah menerbangkan beberapa murid yang diterima di beberapa Universitas bergengsi di Amerika seperti Curtis University, Peabody Conservatory dan San Fransisco Conservatory.

"Bangga banget sama mereka, karena untuk masuk ke Universitas tersebut saja sudah sangat sulit, ini malahan mereka keterima dengan Beasiswa lebih dari 50 persen. Malah ada satu lagi diminta oleh Dosen Julliard untuk pindah dan akan diberikan Full Beasiswa," pungkas Rama.

Rama adalah sosok nyata yang membuka dan membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar. Ia seakan menjadi seorang figur inspiratif bagi generasi muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terus Tuai Protes, Okky Madasari Belum Bisa 'Tulari' Anak Muda

Terus Tuai Protes, Okky Madasari Belum Bisa 'Tulari' Anak Muda

Lifestyle | Senin, 28 Agustus 2017 | 09:45 WIB

Perempuan Ini Sukses Bikin Marissa Haque Cintai Tas Lukisnya

Perempuan Ini Sukses Bikin Marissa Haque Cintai Tas Lukisnya

Lifestyle | Senin, 21 Agustus 2017 | 11:29 WIB

Elysabeth Ongkojoyo, Pejuang Hak Perokok Pasif

Elysabeth Ongkojoyo, Pejuang Hak Perokok Pasif

Lifestyle | Senin, 14 Agustus 2017 | 10:36 WIB

Gara-gara Asma, Inge Prasetyo Wakili Indonesia di Ironman Dunia

Gara-gara Asma, Inge Prasetyo Wakili Indonesia di Ironman Dunia

Lifestyle | Senin, 07 Agustus 2017 | 08:00 WIB

Begini Cara Istri Stand Up Comedian Ini Sebarkan "Virus" Sains

Begini Cara Istri Stand Up Comedian Ini Sebarkan "Virus" Sains

Lifestyle | Selasa, 01 Agustus 2017 | 12:38 WIB

Perempuan Ini Pebulutangkis Dunia yang Putar Haluan Jadi Psikolog

Perempuan Ini Pebulutangkis Dunia yang Putar Haluan Jadi Psikolog

Lifestyle | Senin, 24 Juli 2017 | 12:20 WIB

Terkini

Jelang Diresmikan Prabowo 10 November, Perlinsos Digital Sudah Jangkau 17 Juta KK

Jelang Diresmikan Prabowo 10 November, Perlinsos Digital Sudah Jangkau 17 Juta KK

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:46 WIB

Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November

Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:45 WIB

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 16:37 WIB

Apa Perbedaan Kulkas Inverter vs Non Inverter Hemat Listrik?

Apa Perbedaan Kulkas Inverter vs Non Inverter Hemat Listrik?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:35 WIB

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:33 WIB

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:31 WIB

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

×