Edan! Pasangan Ini Keliling Dunia Telanjang

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Selasa, 03 Oktober 2017 | 21:50 WIB
Edan! Pasangan Ini Keliling Dunia Telanjang
Ilustrasi pasangan telanjang. (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai pilihan dan cara saat melakukan perjalanan, menjadi hal bebas yang bisa dilakukan setiap orang. Seperti yang dilakukan oleh pasangan asal Belgia, Lins dan Nick.

Mereka memilih melakukan naturisme, sebuah gerakan yang mempraktikkan, berkegiatan dan mempertahankan pergaulan dengan kondisi telanjang, baik di lingkungan pribadi maupun publik.

Lins dan Nick mulai menjadi seorang naturisme sekitar delapan tahun lalu, setelah keduanya berkecimpung di Spa telanjang pada usia pertengahan dua puluhan. Pasangan tersebut memulainya kali pertama saat mengunjungi tempat perkemahan yang ramai di Luksemburg.

"Tempat itu berisik, penuh dengan orang, dan bukan benar-benar yang kami cari. Di bagian belakang perkemahan, kami melihat pemandangan yang sepi, sehingga kami memutuskan untuk mencobanya," kisah mereka.

Dan sejak saat itu mereka sepenuhnya melakukan untuk naturisme. Namun, nampakanya hal itu saja tidak cukup untuk membuat mereka puas. Akhirnya Nick dan Lins memutuskan untuk menjadi seorang backpacker, berkeliling dunia, dan menulis tentang pengalaman mereka sepanjang perjalanan.

"Kami memulai blog kami sekitar sembilan bulan sebelum kami jalan. Alasan utamanya adalah menunjukkan kepada orang-orang bahwa naturisme bisa dilalukan untuk semua orang, tidak hanya untuk sekelompok orang tua atau menyimpang," ujar keduanya dilansir Metro.co.uk.

"Kami melihat bahwa sebagian besar informasi di dunia maya yang tersedia, benar-benar ketinggalan jaman atau sangat merendahkan," tambah mereka lagi.

Salah satu alasan mengapa mereka harus melakukan perjalanan lebih jauh, karena tempat untuk naturisme sangat terbatas di Belgia, yakni cuma ada satu pantai, segelintir klub dan sauna.

"Di Belgia, masih cukup tabu untuk menjadi seorang ahli naturis. Organisasi naturisme nasional hanya ada sekitar 7000 anggota, walaupun statistik tidak resmi menunjukkan bahwa lebih banyak yang menikmati naturisme sekarang. Sayangnya mereka hanya menjadi naturist saat hari libur atau mereka tidak ingin menjadi anggota organisasi," jelasnya.

Secara pribadi kita mungkin berpikir bahwa kata "naturist" dan "nudist" memamg ada kaitannya. Tapi, jelas keduanya, banyak orang Belgia menikmati waktu mereka dengan telanjang tapi lebih memilih untuk tidak disebut naturist atau nudist.

Sejauh ini Nick dan Lins telah melakukan perjalanan melalui negara-negara Balkan di mana ketelanjangan umumnya diterima, meskipun masih dipandang aneh di Albania. Kondisi ini membuatnya harus berhati-hati agar tidak ada yang melihat mereka saat telanjang.

"Terkadang terjadi bahwa orang berjalan menuju kita dan berbalik saat melihat kita telanjang. Atau bahwa mereka lewat dan takut untuk melihat. Dalam hal ini selalu menyenangkan untuk kita menyapa," ceritanya.

Tetapi, kata pasangan ini, semakin banyak orang yang melihat mereka menanggalkan pakaian, membuatnya memutuskan untuk telanjang juga, seolah-olah mereka hanya membutuhkan sedikit dorongan.

Meskipun sebagian besar mereka diterima, namun mereka juga memiliki satu pengalaman yang tidak menyenangkan di Yunani. Negara ini memiliki pantai telanjang resmi yang sangat sedikit.


Namun kata mereka, sebenarnya naturisme bisa diterima asalkan Anda cukup jauh dari keramaian. "Kami berada di pantai dengan beberapa pengunjung lainnya, dan kami berjalan ke ujung dan menanggalkan pakaian. Seketika seorang perempuan Jerman berusia paruh baya mendekati kami memberikan 'ceramah' bahwa naturisme dilarang oleh hukum Yunani," ujar mereka.

Pasangan ini bermaksud untuk terus bepergian selama mereka bisa dan mereka telah menjalin pertemana yang memiliki pikiran yang sama sepanjang perjalanan mereka yang mereka pamerkan di blog.

"Tujuan utama kami, adalah membuat semua orang berpikir, bahwa ketelanjangan bukanlah hal yang selalu dikaitkan dengan seksual dan agar ini bisa lebih diterima. Kami ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa ini sebenarnya adalah hal yang menyenangkan untuk dilakukan dan kita tak harus malu akan hal ini," tutup mereka.

Bagaimana, apa Anda setuju dengan pasangan ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serunya Pasangan Ini Jelajahi Dunia dengan Van

Serunya Pasangan Ini Jelajahi Dunia dengan Van

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2017 | 12:27 WIB

Unik! Warga Desa Ini Selalu Tak Berbusana saat Beraktivitas

Unik! Warga Desa Ini Selalu Tak Berbusana saat Beraktivitas

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 19:39 WIB

Begini Rasanya Terjebak di Pantainya Kaum Nudis

Begini Rasanya Terjebak di Pantainya Kaum Nudis

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2015 | 11:33 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×