Fakta tentang Kecanduan Seks

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 16 Oktober 2017 | 21:40 WIB
Fakta tentang Kecanduan Seks
Ilustrasi kecanduan seks. (Shutterstock)

Suara.com - Kita mungkin sering mendengar kata "pecandu seks" atau "kecanduan seks". Namun, tak pernah tahu apa penjelasan mengenai hal ini. Bahkan, dua kata tersebut sering digunakan sebagai lelucon atau memberi label pada seseorang.

Pecandu seks atau kecanduan seks benar-benar kondisi yang sangat serius. Deborah Schiller, Direktur Program Perawatan Kecanduan Seksual, Pine Grove di Hattiesburg, Mississippi akan menjelaskannya terkait hal tersebut.

Saat mendengar kata kecanduan seks, dia mengungkap bahwa banyak orang sering berkata kepadanya "Oh, itu adalah kecanduan yang sangat saya harapkan, itu pasti sangat menyenangkan". Tapi sebenarnya, kata Schiller, itu jauh dari yang kita kira.

Kecanduan seks, menurut dia, justru seperti sebuah penyiksaan. Dia menjelaskan bahwa secara tradisional, banyak orang memiliki kecanduan seks akibat trauma dalam kehidupan mereka.

"Orang-orang yang tumbuh dan tak lepas dari film porno juga bisa benar-benar membuat mereka kecanduan, dan ini akan menjadi hidup mereka," katanya, sambil memberikan contoh, ada seorang lelaki yang menonton film porno sejak berusia empat tahun dan sekarang melakukan masturbasi selama enam jam sehari.

Pasien dengan kecanduan seks, kata dia, datang ke Pine Grove dan dirawat dengan hari-hari yang terstruktur dalam meditasi, kelompok kecanduan, psikoterapi dan pengembangan keterampilan komunikasi.

Mereka diajari bagaimana untuk tidak menjadikan seseorang sebagai objek, bagaimana mengatasi fantasi dan menghadapi panggilan kesenangan itu.

Menurut Schiller, pecandu seks pada dasarnya perlu sadar. Pasien di Pine Grove juga diperlakukan secara ilmiah, dengan pengujian psikologis dengan 500 pertanyaan saat pertama kali tiba, serta grafik untuk menemukan bagaimana mereka mengukurnya terhadap orang lain.

Ada beberapa pasien perempuan, namun Schiller mengatakan bahwa mereka biasanya dirawat karena apa yang mereka sebut "hubungan kompulsif atau kecanduan cinta."

Kecanduan ini adalah penyakitnya, Schiller menggambarkan penyakit ini sebagai penyakit kronis dan menghancurkan.

"Ada kesalahan di otak mereka, dan orang yang dilahirkan dengan reseptor dopamin lebih sedikit daripada yang lain, tidak dapat menghargai diri mereka sendiri dari dalam," katanya.

"Mereka meraih sesuatu di luar diri mereka untuk memperbaikinya, mulai sejak awal dalam kehidupan. Dan seks adalah salah satu perilaku di luar diri mereka, yang bisa mereka lakukan untuk mengatasi stres," tambah dia.

Sayangnya, Schiller mengatakan bahwa, seperti diabetes, kecanduan seks bukanlah sesuatu yang bisa disembuhkan. Tapi pecandu seks dapat diberi alat untuk mengatasi kecanduan mereka dan dengan demikian membuat mereka tidak lagi melakukan hal-hal buruk, yang menyakiti orang yang mereka cintai dan menyabotase karier mereka.

Schiller memperjelas bahwa serangan seksual dan pemerkosaan benar-benar terpisah dengan kecanduan seks.

"Pemerkosaan adalah kekerasan seksual. Ini bukan tentang kecanduan seks. Ini tentang dominasi. Ini seperti mengalahkan seseorang, bukan kecanduan seks," ungkapnya dilansir Independent.co.uk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bila Ini yang Terjadi, Itu Tanda Anda Pecandu Seks

Bila Ini yang Terjadi, Itu Tanda Anda Pecandu Seks

Lifestyle | Jum'at, 06 Januari 2017 | 20:59 WIB

Pengakuan Perempuan yang Kecanduan Seks

Pengakuan Perempuan yang Kecanduan Seks

Lifestyle | Jum'at, 22 April 2016 | 18:07 WIB

Bipolar Mengakibatkan Mantan Presenter Ini Kecanduan Seks

Bipolar Mengakibatkan Mantan Presenter Ini Kecanduan Seks

Health | Selasa, 23 September 2014 | 20:13 WIB

Terkini

Dari Toast hingga Tasting: Cara Menikmati Minuman dengan Lebih Proper

Dari Toast hingga Tasting: Cara Menikmati Minuman dengan Lebih Proper

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

Skincare Animate Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Ceknya!

Skincare Animate Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Ceknya!

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 16:45 WIB

7 Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak yang Tidak Oksidasi, Mulai 50 Ribuan

7 Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak yang Tidak Oksidasi, Mulai 50 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 16:30 WIB

5 Moisturizer Cowok untuk Mencerahkan Kulit, Nyaman Dipakai dan Tidak Lengket

5 Moisturizer Cowok untuk Mencerahkan Kulit, Nyaman Dipakai dan Tidak Lengket

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 16:15 WIB

Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma

Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 15:57 WIB

Bisakah Sunscreen Dipakai di Tangan? Ini 7 Lotion SPF Tinggi untuk Badan, Khasiat Lebih Nampol

Bisakah Sunscreen Dipakai di Tangan? Ini 7 Lotion SPF Tinggi untuk Badan, Khasiat Lebih Nampol

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 15:44 WIB

Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Mulai dari Makna hingga Tradisinya

Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Mulai dari Makna hingga Tradisinya

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

4 Sabun Batangan Animate untuk Cerahkan Kulit Wajah dan Tubuh

4 Sabun Batangan Animate untuk Cerahkan Kulit Wajah dan Tubuh

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB

5 Urutan Skincare Animate untuk Menghilangkan Flek Hitam, Lokal Rasa Premium

5 Urutan Skincare Animate untuk Menghilangkan Flek Hitam, Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 15:30 WIB

Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan

Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 15:15 WIB