Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang

Yasinta Rahmawati

Rabu, 20 Mei 2026 | 16:05 WIB
Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang
Ilustrasi mencuci beras. (Dibuat dengan Chat GPT)
baca 10 detik
  • Mencuci beras bertujuan untuk menghilangkan debu, kotoran, sisa pati, serta mengurangi residu kimia.
  • Pakar menyarankan pencucian beras idealnya dilakukan dua hingga tiga kali saja.
  • Air cucian tidak perlu sampai bening karena warna keruh mengandung nutrisi penting yang justru bermanfaat.

Suara.com - Mencuci beras adalah ritual wajib sebelum memasak nasi bagi masyarakat Indonesia. Namun, hingga kini masih banyak perdebatan mengenai teknik yang paling benar.

Ada yang beranggapan beras harus dicuci berkali-kali sampai airnya bening, namun ada juga yang khawatir nutrisinya akan hilang.

Lantas, mencuci beras sebaiknya berapa kali? Dan apakah benar air cuciannya harus sampai bening? Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Mengapa Beras Perlu Dicuci?

Sebelum menjawab frekuensinya, kita perlu memahami alasan mengapa beras harus dicuci:

1. Menghilangkan Kelebihan Pati (Starch): Mencuci beras membuang sisa pati pada permukaan butiran beras. Hal ini mencegah nasi menjadi terlalu lengket atau menggumpal setelah matang.

2. Membersihkan Kotoran: Proses distribusi beras seringkali melibatkan debu, sekam, atau benda asing kecil lainnya yang perlu dibersihkan.

3. Mengurangi Residu Kimia: Mencuci beras dapat membantu mengurangi sisa pestisida atau kandungan arsenik yang mungkin menempel selama proses penanaman dan penggilingan.

Ilustrasi mencuci beras. (Pixabay)
Ilustrasi mencuci beras. (Pixabay)

Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali?

baca juga

Menurut para ahli kuliner dan pakar gizi, frekuensi mencuci beras yang ideal adalah 2 sampai 3 kali saja.

Pencucian sebanyak dua hingga tiga kali dianggap sudah cukup untuk membuang debu dan kelebihan pati tanpa merusak struktur butiran beras secara berlebihan.

Jika Anda mencucinya lebih dari itu, ada risiko besar nutrisi penting di dalamnya ikut terbuang.

Apakah Air Harus Sampai Benar-Benar Bening?

Jawabannya adalah tidak.

Banyak orang salah kaprah dengan menganggap air yang masih keruh adalah tanda beras masih kotor. Padahal, warna keruh tersebut berasal dari pati dan lapisan luar beras yang kaya akan vitamin dan mineral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Merah Naik, Beras Premium Masih Bertahan Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Merah Naik, Beras Premium Masih Bertahan Tinggi

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:28 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota

Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:25 WIB

Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit

Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×