Sudah Diet Ketat tapi Belum Berhasil? Coba CICO Diet

Chaerunnisa

Minggu, 19 November 2017 | 13:19 WIB
Sudah Diet Ketat tapi Belum Berhasil? Coba CICO Diet
Ilustrasi perempuan menjalani diet (Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda termasuk salah satu orang yang merasa sudah diet dan rutin berolahraga, tapi berat badan tidak kunjung turun? Jika ya, metode diet terbaru yang diberi nama Calories In, Calories Out (CICO) bisa membantu Anda.

Diet CICO diklaim sangat bermanfaat karena memungkinkan pelaku diet untuk makan jenis makanan apapun yang mereka sukai, dalam bentuk apapun yang mereka inginkan. Namun, selama mereka mengonsumsi lebih sedikit kalori dari yang mereka bakar.

Diet yang dengan cepat dapat menurunkan berat badan ini menyarankan mengonsumsi hampir seluruh asupan kalori harian lewat satu jenis makanan cepat saji, tidak makan apa-apa lagi sepanjang hari dan tetap menurunkan berat badan.

Meskipun ini mungkin terdengar menarik, dan dapat bekerja untuk mereka yang kelebihan berat badan secara signifikan atau suka makan makanan berkualitas, untuk rata-rata orang yang ingin melakukannya dapat menurunkan 5-10 kg berat badan.

Berikut, beberapa alasan mengapa Anda tidak bisa makan banyak kue, makanan cepat saji dan kudapan olahan manis jika diet dengan metode CICO, seperti dilansir News.com.au:

1. Berat badan bukan satu patokan

Sementara kita sering berbicara tentang penurunan berat badan sebagai konsep universal, kenyataannya setiap orang memiliki gen, gaya hidup dan perilaku unik yang pada akhirnya berarti variabel spesifik yang diperlukan untuk metabolisme lemak dan penurunan berat badan yang berkelanjutan akan berbeda untuk setiap orang. 

Misalnya, lelaki obesitas berusia 60 tahun akan memerlukan pendekatan diet yang berbeda untuk menurunkan berat badan daripada perempuan langsing 60 kg yang hanya ingin menurunkan beberapa kilogram dari berat badannya dan sudah berolahraga.

Masing-masing metabolisme yang berbeda akan merespons secara berbeda terhadap diet yang berbeda, sementara beberapa individu mungkin mendapatkan hasil awal berbeda.

baca juga

2. Sangat mudah untuk membuang kalori

Diet CICO terdengar menarik, karena tetap bisa makan kue dan menurunkan berat badan. Namun, penting untuk diingat, sulit menjaga asupan kalori harian saat kalori tinggi, makanan olahan termasuk makanan cepat saji dan gorengan, kue, biskuit, cokelat dan kue kering yang dikonsumsi.

Dengan rata-rata orang dewasa hanya membutuhkan 1.500-2.000 kalori per hari, dan satu potong kue mengandung 800 kalori, atau makanan cepat saji lebih dari 1.000 kalori, hanya satu atau dua dari makanan yang "diizinkan" dikonsumsi. Ini berarti agar diet CICO bekerja optimal, mereka yang sedang diet juga harus fokus pada makanan berkalori rendah, yang sebenarnya sangat mirip dengan makanan biasa.

3. Semua kalori tidak sama

Aspek paling lucu dari diet CICO adalah mengasumsikan semua kalori yang kita konsumsi dimetabolisme sama dalam tubuh. Misalnya, kalori yang dikonsumsi sebagai gula tambahan lebih cenderung menghasilkan kadar insulin tinggi, yang dapat menyebabkan penyimpanan lemak dari waktu ke waktu.

Sementara lemak selalu preferentially disimpan saat dikonsumsi dengan adanya karbohidrat dan makanan berprotein tinggi akan memberi kontribusi terhadap rasa kenyang, dan menurunkan kadar insulin seiring berjalannya waktu dibandingkan dengan karbohidrat olahan. Waktu makan juga penting, sejumlah besar kalori yang dikonsumsi separuh hari sangat berbeda dibandingkan jika dikonsumsi pada malam hari.

Kekhasan diet ini berarti, ketika seseorang ingin menurunkan berat badan dalam jumlah besar, defisit kalori akan efektif, namun kualitas makronutrien jangka panjang dan waktu makan juga perlu dipertimbangkan.

4. Gangguan hormon 

Sebuah kalori dalam melawan kalori dari pendekatan diet juga mengabaikan fakta bahwa sejumlah gangguan hormonal terkait dengan penambahan berat badan, termasuk resistensi leptin dan insulin secara signifikan mengganggu siklus metabolisme lemak alami tubuh.

Untuk kelompok ini mungkin berarti sel mereka tidak seefisien dalam membakar karbohidrat dan lemak, dan karena itu benar-benar membutuhkan lebih sedikit kalori dan atau karbohidrat yang secara efektif membakar lemak tubuh. Ini berarti untuk kelompok ini, defisit kalori mungkin sama sekali tidak cukup untuk mendukung penurunan berat badan yang berkelanjutan.

5. Penurunan berat badan tidak berarti kesehatan

Sementara asupan kalori penting untuk pengendalian berat badan, yang lebih penting adalah kebutuhan berbagai makanan alami utuh yang tidak diproses baik untuk kesehatan. Itu menunjukkan bahwa tubuh tidak hanya butuh kalori, tapi juga berbagai nutrisi makro dan mikro yang setiap hari berfungsi sebaik mungkin.

Mengonsumsi makanan yang dikemas penuh dengan makanan olahan yang masih menghasilkan penurunan berat badan mungkin terdengar hebat, namun seiring waktu akan berdampak pada kesehatan umum, tingkat energi, mood dan penampilan. Diet yang hanya berfokus pada kalori sama sekali mengabaikan pentingnya berbagai makanan untuk kesehatan dan kesejahteraan yang baik secara keseluruhan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gangguan Makan Lebih Banyak Dialami Perempuan, Kenapa Ya?

Gangguan Makan Lebih Banyak Dialami Perempuan, Kenapa Ya?

Health | Selasa, 14 November 2017 | 17:10 WIB

Banyak Makan Bisa Turunkan Berat Badan?

Banyak Makan Bisa Turunkan Berat Badan?

Health | Minggu, 12 November 2017 | 19:06 WIB

Kandungan Gula Segelas Minuman Ini Setara Tujuh Donat

Kandungan Gula Segelas Minuman Ini Setara Tujuh Donat

Health | Sabtu, 11 November 2017 | 14:18 WIB

Rutin Makan Makanan Cepat Saji, Perempuan Ini Tetap Langsing

Rutin Makan Makanan Cepat Saji, Perempuan Ini Tetap Langsing

Health | Jum'at, 10 November 2017 | 13:13 WIB

Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Anda Kurangi Gula

Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Anda Kurangi Gula

Health | Senin, 06 November 2017 | 07:42 WIB

Terkini

3 Power Bank Jumbo dengan Panel Surya, Bisa Nyalakan Laptop dan Kipas Angin saat Mati Listrik

3 Power Bank Jumbo dengan Panel Surya, Bisa Nyalakan Laptop dan Kipas Angin saat Mati Listrik

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:12 WIB

3 Pilihan Sepatu Lari Karbon Ardiles, Lengkap dengan Ulasan Jujur Pengguna

3 Pilihan Sepatu Lari Karbon Ardiles, Lengkap dengan Ulasan Jujur Pengguna

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:08 WIB

Glad2Glow Moisturizer untuk Apa? Ini 8 Varian, Manfaat, dan Harganya

Glad2Glow Moisturizer untuk Apa? Ini 8 Varian, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:01 WIB

5 Jersey Piala Dunia 2026 Adidas Terlaris, Nyaris Ludes Diburu Kolektor

5 Jersey Piala Dunia 2026 Adidas Terlaris, Nyaris Ludes Diburu Kolektor

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:57 WIB

Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing

Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:56 WIB

Apakah Ada Parfum Scarlett di Indomaret? Ini 5 Varian yang Bisa Ditemukan

Apakah Ada Parfum Scarlett di Indomaret? Ini 5 Varian yang Bisa Ditemukan

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

4 AC 1/2 PK dengan Fitur Pendingin Cepat dan Hemat Listrik, Mulai Rp2 Jutaan

4 AC 1/2 PK dengan Fitur Pendingin Cepat dan Hemat Listrik, Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:10 WIB

5 Parfum Hijab yang Wanginya Segar dan Tahan Lama, Mulai Rp14 Ribuan

5 Parfum Hijab yang Wanginya Segar dan Tahan Lama, Mulai Rp14 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:02 WIB

Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Produk Makeup Kedaluwarsa yang Wajib Diketahui

Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Produk Makeup Kedaluwarsa yang Wajib Diketahui

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:56 WIB

3 Sepatu Jalan Skechers Diskon di Sports Station, Intip Harga dan Ulasan Penggunanya

3 Sepatu Jalan Skechers Diskon di Sports Station, Intip Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:53 WIB