Stres? Coba Cium Bau Pasangan Anda

Ardi Mandiri, Risna Halidi

Sabtu, 06 Januari 2018 | 09:53 WIB
Stres? Coba Cium Bau Pasangan Anda
Ilustrasi perempuan merasa stres dan depresi (Shutterstock)

Suara.com - Apabila Anda tengah mencari obat stres yang efektif, bisa jadi pencarian Anda telah berakhir.

Meski begitu, 'obat' ini hanya berlaku bagi mereka yang sudah memiliki pasangan, ups.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aroma seorang kekasih dapat membantu pasangan mengurangi perasaan stres.

Hal tersebut tidak berlaku bagi aroma orang asing dan malah memiliki efek sebaliknya, meningkatkan kadar hormon stres--kortisol.

"Banyak orang memakai kemeja (pasangannya) saat pasangan mereka pergi, tapi mungkin mereka tidak menyadari mengapa mereka berperilaku seperti itu. Temuan kami menunjukkan bahwa aroma pasangan, bahkan tanpa kehadiran fisik, bisa menjadi alat yang ampuh untuk membantu mengurangi stres," kata Marlise Hofer, seorang peneliti dari University of British Columbia di Kanada.

Untuk penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini, periset melakukan penelitian pada 96 pasangan.

Pihak lelaki diberi kaus bersih untuk kemudian dipakai selama 24 jam. Mereka juga diminta menahan diri untuk tidak menggunakan produk wewangian seperti parfum dan deodoran.

Bukan hanya itu, para lelaki juga diminta tidak merokok dan memakan-makanan berbau khas selama 24 jam masa percobaan.

Itu semua dilakukan agar kaus yang dipakai bisa menangkap aroma khas para responden untuk kemudian dibekukan agar aroma tubuh bisa bertahan lama.

Setelahnya, perempuan secara acak diminta mencium kaus-kaus baik yang belum digunakan, yang digunakan pasangannya, atau bahkan yang digunakan orang asing tanpa diberitahu kaus tersebut milik siapa.

Para peneliti meminta perempuan untuk bertindak sebagai "pengendus" karena menurut mereka, perempuan cenderung memiliki indra penciuman yang lebih baik daripada laki-laki.

Responden perempuan juga diminta menjalani serangkaian tes menguji stres. Tes berupa wawancara kerja tiruan, tugas matematika, serta menjawab pertanyaan tentang tingkat stres mereka.

Peneliti juga meminta air liur responden perempuan untuk menguji tingkat hormon stres paska tes yang diberikan.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa perempuan yang berhasil mencium kaus pasangannya, merasa kurang stres baik sebelum maupun setelah melakukan serangkaian stres.

Bahkan perempuan yang mencium dan berhasil mengidentifikasi aroma tubuh pasangannya memiliki kadar kortisol yang jauh lebih rendah.

Sementara itu, perempuan yang mencium aroma tubuh orang asing memiliki kadar kortisol lebih tinggi selama melakukan tes.

"Dari usia muda, manusia takut pada orang asing, terutama lelaki aneh, jadi mungkin saja aroma laki-laki memicu respons 'fight or flight' yang menyebabkan kortisol meningkat," kata Hofer menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Mencuci Piring Bisa Menurunkan Stres

Studi: Mencuci Piring Bisa Menurunkan Stres

Health | Sabtu, 30 Desember 2017 | 12:36 WIB

Tetap Bahagia Walau Tugas Kantor Bikin Stres dengan Cara Ini

Tetap Bahagia Walau Tugas Kantor Bikin Stres dengan Cara Ini

Lifestyle | Jum'at, 29 Desember 2017 | 06:29 WIB

Terkini

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:30 WIB

×