Perempuan Ini Tewas Setelah Makan Tiram Mentah, Bagaimana Bisa?

Ruben Setiawan, Rinaldi Aban

Selasa, 09 Januari 2018 | 16:58 WIB
Perempuan Ini Tewas Setelah Makan Tiram Mentah, Bagaimana Bisa?
Jeanette LeBlanc dari Texas, tewas tiga pekan usai konsumsi tiram mentah. (Viral4Real)

Setiap tahun jutaan orang Amerika memakan tiram mentah yang disajikan dengan lemon atau sedikit saus.

Namun bila dimakan mentah, moluska ini bisa menimbulkan risiko kesehatan bagi  kelompok orang tertentu. Pasalnya, beberapa tiram mentah mengandung bakteri Vibrio Vulnificus yang dapat menyebabkan kematian.

Contohnya seperti perempuan satu ini yang makan beberapa tiram dan meninggal tiga minggu kemudian.

Jeanette LeBlanc dari Texas dilaporkan  memakan tiram tersebut bersama teman-temannya di daerah Pantai Lousiana pada bulan September tahun lalu.

LeBlanc dan temannya, Karen Bowers, membeli beberapa tiram mentah di pasar Westwego yang kemudian mereka santap di Pantai Lousiana.

Kedua perempuan tersebut makan dua lusin tiram mentah sebelum akhirnya LeBlanc jatuh sakit.

Namun, sayangnya 36 jam kemudian LeBlanc menderita ruam di seluruh kakinya. Awalnya mereka pikir hanya reaksi alergi biasa.

"Kami pikir hal itu hanyalah reaksi alergi biasa," kata Bowers.

Melansir Viral4real, dua hari kemudian kondisi LeBlanc semakin memburuk. Keluargaya membawanya ke rumah sakit. Dokter kemudian memberitahukan bahwa ia terkena bakteri vibrio.

Suami LeBlanc, Vicki Bergquist, mengatakan bahwa vibrio yang dimaksud adalah bakteri pemakan daging.

"Kakinya menderita luka parah akibat bakteri tersebut," ujar Bergquist.

Bahkan LeBlanc harus melawan penyakit tersebut selama 21 hari. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Ia meninggal pada 15 Oktober 2017 lalu.

"Saya bahkan tidak bisa membayangkan ia akan bisa bertahan selama 21 hari. Kebanyakan orang tidak akan bisa melakukannya," jelasnya

"Dia adalah orang yang hebat, banyak tertawa, mencintai keluarganya, mencintai ayahnya," tambah Bergquist.

Bowers dan Bergquist mengatakan bahwa mereka ingin menyadarkan masyarakat tentang bahaya bakteri vibrio tersebut.

"Jika mereka benar-benar tahu apa yang bisa terjadi pada mereka dan benar-benar bisa mati dalam waktu 36 hingga 48 jam. Kami tahu risikonya begitu tinggi, saya pikir dia akan berhenti  makan tiram," ungkap Bergquist.

Sebagian besar infeksi ini terjadi antara bulan Mei hingga Oktober. Gejalanya antara lain diare, mual, demam dan menggigil.

Infeksi yang lebih parah bisa menyebabkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi

Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:06 WIB

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:02 WIB

Filter Laut yang Kita Santap: Dilema Kerang Hijau dan Kesehatan

Filter Laut yang Kita Santap: Dilema Kerang Hijau dan Kesehatan

Your Say | Selasa, 07 April 2026 | 15:45 WIB

Terungkap! Budidaya Tiram Bukan Biang Kerok Emisi, Malah Jadi Solusi Krisis Iklim?

Terungkap! Budidaya Tiram Bukan Biang Kerok Emisi, Malah Jadi Solusi Krisis Iklim?

Your Say | Kamis, 18 September 2025 | 16:05 WIB

Rahasia Cita Rasa Oriental Khas Asia Timur, Bikin Masakan Rumahan Berkelas Restoran

Rahasia Cita Rasa Oriental Khas Asia Timur, Bikin Masakan Rumahan Berkelas Restoran

Lifestyle | Rabu, 03 September 2025 | 12:21 WIB

Bermula dari Sampah Laut, Mahasiswi ISI Padang Panjang Ciptakan Wadah Lipstik Ramah Lingkungan

Bermula dari Sampah Laut, Mahasiswi ISI Padang Panjang Ciptakan Wadah Lipstik Ramah Lingkungan

Lifestyle | Senin, 28 Juli 2025 | 13:05 WIB

Viral Fosil Kerang di Gunung, Benarkah Bukti Banjir Nuh? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Viral Fosil Kerang di Gunung, Benarkah Bukti Banjir Nuh? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Lifestyle | Rabu, 05 Maret 2025 | 14:05 WIB

Doyan Makan Kerang? Waspadai Deretan Bahayanya, Ibu Hamil Harus Hati-Hati

Doyan Makan Kerang? Waspadai Deretan Bahayanya, Ibu Hamil Harus Hati-Hati

Lifestyle | Jum'at, 24 Januari 2025 | 17:44 WIB

Punya Puluhan Menu, Rumah Makan Tungkal Seafood Manjakan Lidah Pengunjung

Punya Puluhan Menu, Rumah Makan Tungkal Seafood Manjakan Lidah Pengunjung

Your Say | Sabtu, 18 Januari 2025 | 19:00 WIB

Seafood Mutiara, Surga Rasa yang Tak Terlupakan di Kota Jambi

Seafood Mutiara, Surga Rasa yang Tak Terlupakan di Kota Jambi

Your Say | Senin, 09 Desember 2024 | 16:39 WIB

Terkini

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

×